Himpunan Mahasiswa Program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Selasa, 26 Desember 2023

SIDANG PARIPURNA HIMPUNAN MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI K.H. ABDURRAHMAN WAHID PEKALONGAN 2023

 

Pada hari Sabtu sampai Minggu, tanggal Dua Puluh Tiga sampai Dua Puluh Empat bulan Desember tahun Dua Ribu Dua Puluh Tiga bertempat di Balai Desa Jrebengkembang, Kecamatan Karangdadap telah dilaksanakan Sidang Paripurna dengan tema “Optimalisasi dan Refleksi dalam Regenerasi Mencapai Sinergitas HMPS PGMI” oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan 2023.

Kegiatan ini berjalan sebagaimana mestinya. Kegiatan ini di diawali dengan pembukaan kemudian sidang pleno 1 yaitu tata tertib pemilihan presidium. Selanjutnya adalah sidang pleno 2 mengenai laporan pertanggungjawaban pengurus selama satu periode yang dimulai dari Badan Pengurus Harian, Departemen Pendidikan dan Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa, Departemen Agama dan Sosial dan yang terakhir Departemen Jaringan dan Komunikasi. Disampaikan pula rekomendasi dan masukan untuk HMPS periode selanjutnya. Dilanjutkan dengan sidang pleno 3 yang membahas tentang sidang komisi, dimana peserta sidang dibagi menjadi komisi A dan komisi B. Kemudian, masing-masing komisi menyampaikan hasil pembahasannya. Kegiatan berikutnya yakni sidang pleno 4 yang berisi pemilihan ketua HMPS PGMI periode 2024. Pemilihan ketua ini sebagai penyerahan tongkat kepengurusan dari periode 2023 untuk periode 2024. Kegiatan ini dimulai pukul 08.00 WIB dari tanggal ditetapkan dan ditutup pukul 06.00 WIB.

Demikian berita acara ini dibuat dalam rangkap secukupnya untuk dipergunakan
sebagaimana mestinya.


——————————————————————————————————
Reporter   : Milatunnisa 
Jurnalis     : Rusma

Redaktur  : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi
Share:

Kamis, 23 November 2023

Membangun Akar Kuat Al-Qur'an: Pendidikan Tahfidz di Madrasah Ibtidaiyah dan Sekolah Dasar


 

Pendidikan adalah kunci pembentukan karakter dan spiritualitas anak-anak. Dalam menjalani kehidupan sehari-hari, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan informasi, penting bagi anak-anak untuk memiliki dasar iman yang kuat. Salah satu upaya nyata untuk mewujudkan hal ini adalah dengan mengintegrasikan pendidikan tahfidz, yaitu pembelajaran dan penghafalan Al-Qur'an, di tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD).

Arti Penting Pendidikan Tahfidz di MI dan SD

Penghafalan Al-Qur'an sebagai Warisan Budaya Islami: Pendidikan tahfidz di MI dan SD bukan hanya tentang menghafal teks suci, tetapi juga menjadi sarana untuk mewariskan budaya Islami yang kaya kepada generasi mendatang.

Pembentukan Karakter dan Moralitas: Al-Qur'an bukan hanya petunjuk ibadah, tetapi juga panduan etika dan moral. Pendidikan tahfidz membantu membentuk karakter siswa dengan nilai-nilai Islami, seperti kejujuran, keadilan, dan kasih sayang.

Penguatan Identitas Keislaman: Dengan mendalami Al-Qur'an sejak dini, siswa dapat memperkuat identitas keislaman mereka. Ini memberikan dasar kuat untuk mereka berinteraksi dengan dunia sekitar, menjadikan mereka agen perubahan positif.

Penanaman Cinta kepada Al-Qur'an: Melalui proses penghafalan, siswa tidak hanya mengingat teks, tetapi juga menciptakan ikatan emosional dan spiritual dengan Al-Qur'an. Ini membantu menanamkan cinta kepada ajaran-ajaran Islam.

Strategi Implementasi Pendidikan Tahfidz di MI dan SD

Integrasi Kurikulum: Pendidikan tahfidz dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum MI dan SD, sehingga siswa dapat belajar tidak hanya mata pelajaran umum tetapi juga memperoleh kecakapan membaca Al-Qur'an.

Penggunaan Metode Pembelajaran Interaktif: Metode pembelajaran yang interaktif dan menarik akan membuat proses penghafalan lebih efektif. Penggunaan teknologi seperti aplikasi dan multimedia juga dapat digunakan untuk menarik perhatian siswa.

Pembinaan oleh Pengajar yang Kompeten: Guru yang memiliki pengetahuan mendalam tentang Al-Qur'an dan keterampilan dalam membimbing siswa dalam proses tahfidz sangat penting. Pelatihan berkala untuk meningkatkan kemampuan mereka juga diperlukan.

Partisipasi Orang Tua dan Masyarakat: Melibatkan orang tua dan masyarakat dalam pendidikan tahfidz akan memberikan dukungan yang signifikan. Ini dapat dilakukan melalui kegiatan-kegiatan seperti pengajian keluarga, seminar, atau kegiatan sosial berbasis Islami.

Manfaat Pendidikan Tahfidz di MI dan SD

Peningkatan Prestasi Akademis: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa siswa yang belajar tahfidz memiliki kemampuan konsentrasi yang lebih baik, yang dapat membantu mereka dalam prestasi akademis.

Pembentukan Akhlak Mulia: Pendidikan tahfidz membantu membentuk akhlak siswa, mengajarkan nilai-nilai seperti kesabaran, ketekunan, dan rasa tanggung jawab.

Pemberdayaan Anak sebagai Agen Perubahan: Dengan membekali anak-anak dengan pengetahuan Al-Qur'an, mereka menjadi agen perubahan positif dalam masyarakat. Mereka dapat memberikan kontribusi dalam membangun lingkungan yang lebih baik.

Hubungan yang Erat dengan Nilai Kemanusiaan: Al-Qur'an bukan hanya ajaran bagi umat Islam, tetapi juga panduan untuk hidup berdampingan dan berkontribusi positif kepada masyarakat. Pendidikan tahfidz membantu siswa mengaitkan nilai-nilai kemanusiaan dengan ajaran Islam.

Kesimpulan

Pendidikan tahfidz di MI dan SD bukan hanya tentang menghafal ayat demi ayat Al-Qur'an, tetapi juga tentang pembentukan karakter, moralitas, dan kecintaan kepada ajaran Islam. Dengan memahami nilai-nilai Al-Qur'an sejak dini, siswa dapat tumbuh menjadi individu yang berkomitmen pada kebaikan, keadilan, dan perdamaian. Melalui kolaborasi antara sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat, pendidikan tahfidz di MI dan SD dapat menjadi pondasi kuat dalam membangun generasi yang beriman, berakhlak, dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat.

 

Share:

Pendidikan Inklusi di Era Abad 21: Menghadapi Tantangan, Membangun Kesetaraan


        Pendidikan inklusi mencerminkan konsep bahwa setiap siswa, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus, seharusnya dapat belajar bersama teman sebaya mereka dalam lingkungan pendidikan mainstream. Ini melibatkan adaptasi kurikulum, metode pengajaran, dan lingkungan sekolah untuk memenuhi kebutuhan beragam siswa, sehingga memastikan bahwa tidak ada yang terpinggirkan dari akses pendidikan.

Tantangan dalam Pendidikan Inklusi

Meskipun semangat inklusi semakin berkembang, masih ada sejumlah tantangan yang dihadapi sistem pendidikan inklusif di era abad 21:

Persiapan Guru: Guru memegang peran kunci dalam implementasi pendidikan inklusi. Tantangan utama adalah memastikan bahwa guru memiliki keterampilan dan pengetahuan yang cukup untuk mengelola kebutuhan beragam siswa di kelas mereka.

Dukungan dan Sumber Daya: Pendidikan inklusi memerlukan sumber daya yang memadai, termasuk dukungan spesialis dan peralatan pendukung. Kurangnya sumber daya dapat menjadi hambatan serius dalam memberikan pendidikan yang setara.

Penerimaan Masyarakat: Beberapa masyarakat masih menghadapi resistensi terhadap konsep inklusi. Pendidikan harus berperan dalam membimbing masyarakat untuk mengatasi stereotip dan memahami kebutuhan beragam siswa.

Manfaat Pendidikan Inklusi di Era Abad 21

Pembangunan Keterampilan Sosial: Dalam lingkungan inklusif, siswa belajar untuk berinteraksi dengan teman sebaya yang memiliki kebutuhan khusus. Ini membangun keterampilan sosial dan empati yang penting dalam masyarakat yang beragam.

Pengembangan Kreativitas: Dengan adanya keberagaman di kelas, siswa diberi kesempatan untuk melihat masalah dari berbagai sudut pandang. Ini merangsang kreativitas dan pemikiran inovatif.

Persiapan untuk Dunia Kerja yang Beragam: Masyarakat dan tempat kerja saat ini semakin beragam. Pendidikan inklusi membantu siswa untuk memahami dan menghargai keragaman, persiapan yang sangat penting untuk berhasil di dunia kerja yang kompleks.

Pemberdayaan Individu dengan Kebutuhan Khusus: Pendidikan inklusi mempromosikan pemberdayaan individu dengan kebutuhan khusus, memberikan mereka kesempatan untuk belajar dan berkembang sesuai dengan potensi mereka.

Implementasi Pendidikan Inklusi

Pelatihan Guru yang Berkelanjutan: Guru perlu mendapatkan pelatihan yang berkelanjutan dalam strategi pengajaran inklusif, pemanfaatan teknologi, dan manajemen kelas yang efektif.

Peningkatan Sumber Daya: Pemerintah dan lembaga pendidikan perlu berinvestasi dalam sumber daya yang memadai, termasuk dukungan spesialis, teknologi pendukung, dan fasilitas yang dapat diakses oleh semua.

Keterlibatan Orang Tua dan Masyarakat: Meningkatkan pemahaman dan dukungan orang tua dan masyarakat terhadap pendidikan inklusi adalah kunci kesuksesan. Seminar, diskusi, dan kampanye penyadaran dapat membantu menciptakan lingkungan yang mendukung.

Kesimpulan

Pendidikan inklusi di era abad 21 bukan hanya tentang memberikan akses ke pendidikan bagi semua, tetapi juga tentang membangun masyarakat yang inklusif, menghargai keberagaman, dan mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan global. Dengan mengatasi tantangan yang dihadapi, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam prosesnya, pendidikan inklusi dapat menjadi kekuatan pendorong positif dalam membentuk masa depan yang lebih inklusif dan berkeadilan.

 

Share:

Transformasi Pendidikan Menuju Kurikulum Merdeka: Mewujudkan Kemandirian dan Kreativitas Siswa


 

Makna Kurikulum Merdeka

Kurikulum Merdeka bukan hanya sekadar perubahan dalam kurikulum tradisional. Lebih dari itu, konsep ini mengusung ide bahwa setiap sekolah memiliki keunikannya sendiri, serta memberikan kewenangan kepada guru untuk menyesuaikan materi pembelajaran dengan realitas lokal dan kebutuhan siswa. Hal ini menciptakan suasana belajar yang lebih relevan dan memberdayakan siswa untuk mengembangkan potensi mereka.

Fokus pada Pengembangan Karakter

Salah satu poin penting dalam Kurikulum Merdeka adalah penekanan pada pengembangan karakter siswa. Selain memahami konsep-konsep akademis, siswa juga didorong untuk mengembangkan sikap, nilai-nilai moral, serta keterampilan sosial yang dapat membantu mereka dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, pendidikan tidak hanya berorientasi pada hasil akademis semata, tetapi juga pada pembentukan manusia yang berintegritas dan berkontribusi positif dalam masyarakat.

Kreativitas dan Inovasi dalam Pembelajaran

Kurikulum Merdeka memberikan ruang lebih untuk pengembangan kreativitas dan inovasi dalam pembelajaran. Guru didorong untuk menggunakan metode-metode pembelajaran yang inovatif, seperti proyek kolaboratif, penggunaan teknologi, dan pembelajaran berbasis masalah. Hal ini bertujuan untuk menciptakan suasana pembelajaran yang lebih dinamis, menantang, dan sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.

Pengintegrasian Teknologi dalam Pembelajaran

Sejalan dengan semangat inovasi, Kurikulum Merdeka mendorong pengintegrasian teknologi dalam proses pembelajaran. Penggunaan platform digital, perangkat lunak pendidikan, dan sumber daya daring dapat memperkaya pengalaman belajar siswa. Selain itu, ini juga membantu mempersiapkan mereka menghadapi era digital yang terus berkembang.

Partisipasi Aktif Siswa

Kurikulum Merdeka mengedepankan partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran. Siswa didorong untuk menjadi agen pembelajaran mereka sendiri dengan mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan komunikasi. Proses pembelajaran bukan hanya tentang transfer pengetahuan dari guru ke siswa, tetapi juga tentang membangun pemahaman bersama melalui diskusi dan eksplorasi.

Tantangan dan Peran Guru

Meskipun Kurikulum Merdeka membawa banyak potensi positif, tantangan juga muncul, terutama dalam hal persiapan dan pembinaan guru. Guru perlu dilibatkan secara aktif dalam proses pengembangan kurikulum dan terus meningkatkan keterampilan mereka agar dapat mengimplementasikan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan kontekstual.

Kesimpulan

Kurikulum Merdeka mewakili tonggak penting dalam transformasi pendidikan menuju arah yang lebih relevan, dinamis, dan kreatif. Dengan memberikan kebebasan kepada sekolah dan guru, serta menekankan pengembangan karakter dan kreativitas siswa, diharapkan pendidikan dapat lebih efektif mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan. Sementara masih ada perjalanan panjang dan tantangan yang harus diatasi, Kurikulum Merdeka memberikan landasan yang kuat untuk pembangunan sistem pendidikan yang lebih adaptif dan berdaya saing.

 

Share:

Metode Contextual Learning dalam Pendidikan

 

    Contextual learning adalah metode pembelajaran yang menekankan pentingnya konteks dalam proses penerimaan informasi. Pendekatan ini berfokus pada hubungan antara konsep yang diajarkan dan situasi dunia nyata di sekitar peserta didik. Dengan kata lain, contextual learning bertujuan untuk membantu siswa mengaitkan pengetahuan dengan konteks yang dapat mereka pahami dan relevan dalam kehidupan sehari-hari.

Keuntungan Metode Contextual Learning

Meningkatkan Keterlibatan Siswa: Dengan mengaitkan materi pelajaran dengan situasi nyata, siswa merasa lebih terlibat dalam pembelajaran. Hal ini dapat meningkatkan motivasi mereka untuk memahami dan mengaplikasikan konsep-konsep yang diajarkan.

Mempermudah Pemahaman: Konteks memberikan kerangka kerja yang membantu siswa memahami konsep-konsep abstrak dengan lebih baik. Dengan melihat bagaimana pengetahuan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mereka dapat lebih mudah memahami dan mengingat informasi tersebut.

Mendorong Kreativitas dan Problem Solving: Contextual learning mendorong siswa untuk berpikir kritis dan kreatif. Mereka tidak hanya belajar fakta, tetapi juga mengembangkan keterampilan pemecahan masalah dengan menghadapi situasi dunia nyata.

Persiapan untuk Dunia Kerja: Metode ini mempersiapkan siswa dengan pengetahuan yang dapat diterapkan langsung dalam dunia kerja. Mereka belajar bagaimana menggunakan pengetahuan mereka dalam konteks pekerjaan, yang dapat meningkatkan daya saing mereka di pasar kerja.

Mengurangi Hambatan Pemahaman: Siswa dengan latar belakang budaya atau pengalaman yang berbeda dapat lebih mudah memahami materi jika dapat dihubungkan dengan pengalaman mereka sendiri. Contextual learning mengurangi hambatan pemahaman yang mungkin muncul karena perbedaan konteks.

Implementasi Metode Contextual Learning

Desain Kurikulum yang Relevan: Guru perlu merancang kurikulum yang mencakup studi kasus, proyek, atau situasi dunia nyata yang dapat memberikan konteks pada materi pelajaran.

Penggunaan Teknologi: Integrasi teknologi dalam pembelajaran dapat memberikan konteks melalui simulasi, video, atau studi kasus interaktif.

Kolaborasi antara Guru dan Industri: Kerjasama antara dunia pendidikan dan industri dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang kebutuhan dunia kerja, sehingga kurikulum dapat diarahkan ke arah yang lebih relevan.

Mendorong Diskusi dan Kolaborasi Siswa: Memberikan kesempatan kepada siswa untuk berdiskusi, bekerja sama dalam proyek, atau melakukan penelitian tentang topik tertentu dapat meningkatkan pemahaman mereka melalui interaksi dan pembelajaran sosial.



 Redaktur  : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi


Share:

Senin, 21 Agustus 2023

LOMBA DESAIN LOGO DIESNATALIS HMPS PGMI KE-10

 Dalam rangka memperingati Hari Lahir PGMI Ke-10, maka HMPS PGMI mengadakan Lomba Desain Logo untuk ikut merayakan Puncak Harlah HMPS PGMI.

Link Pendaftaran : Klik Disini

Link Juklak Juknis : Klik Disini

CP : 
0831-6250-4881(Anhar)
0895-0899-4181(Rusma
)






Share:

Rabu, 28 Juni 2023

PELATIHAN MEDIA BELAJAR (PMB) HIMPUNAN MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI K.H. ABDURRAHMAN WAHID PEKALONGAN

 


          Pada hari Minggu tanggal Delapan Belas bulan Juni tahun Dua Ribu Dua Puluh Tiga bertempat di Ruang 303 Lantai 3 Gedung GPT telah dilaksanakan Pelatihan Media Belajar dengan tema "Membangun Dasar Kreativitas Digital Mahasiswa dalam Lingkup Media Belajar" oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan 2023.

        Kegiatan ini berjalan sebagai mana mestinya. Dimulai dari kegiatan offline registrasi hingga pembukaan acara pukul 09.00 WIB dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh narasumber, sesi tanya jawab. Kemudian jeda untuk ISHOMA pukul 12.00 WIB dilanjutkan dengan kegiatan follow up pukul 12.45 WIB. Kemudian ditutup dengan membaca doa dan tangkap layar guna dokumentasi kegiatan. Kegiatan ini diikuti oleh 27 orang secara offline. Pelatihan Media Belajar ini diadakan guna wadah untuk mahasiswa khususnya fakultas ilmu keguruan dalam kemampuan kompetensi digital terutama dalam lingkup media belajar. Kegiatan ini dimulai pukul 08.00 WIB dari tanggal ditetapkan dan ditutup pukul 14.00 WIB.

        Dengan berita acara ini dibuat dalm rangkap secukupnya untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.





——————————————————————————————————
Reporter   : Risqi Arfiyanto 
Editor       : Juwita Rini, M.Pd.

Redaktur  : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi
Share:

Kamis, 01 Juni 2023

BACA SIMAK AL-QU’RAN (BASAMAN) HIMPUNAN MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAYAH FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI K.H. ABDURRAHMAN WAHID PEKALONGAN 2023


 

            Pada hari Minggu, tanggal Dua Puluh Delapan bulan Mei tahun Dua Ribu Dua Puluh Tiga bertempat di Kediaman Saudara Anwar Kang Mas PGMI 2022/2023 Kandeman Batang dengan tema Khataman Al-Qu’ran Bernuasa Alam”.Oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan 2023. 
            Kegiatan berjalan sebagaimana mestinya. Dimulai dari pembacaan Al-Qu’ran per-juz oleh setiap anggota HMPS PGMI di Rumahnya masing-masing dilanjut dengan khataman bersama di kediaman Saudara Anwar. Kemudian ditutup dengan membaca do’a khotmil Qu’ran dan sholawat Bersama. Kegiatan ini diikuti oleh 32 orang diantaranya seluruh Anggota Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Baca Simak AlQu’ran ini diadakan guna wadah untuk mahasiswa khususnya fakultas ilmu keguruan dalam meningkatkan pemahaman spiritualitas melalui Al-Qu’ran, dan melaksanakan nilai-nilai kebaikan yang ada. Kegiatan ini dimulai pukul 10.00 WIB dari tanggal di tetapkan pukul 13.00 WIB.
                Dengan berita acara ini dibuat dalam rangkap secukupnya untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.






——————————————————————————————————
Reporter   : M. Danny Pamungkas
Editor       : Juwita Rini, M.Pd.
Redaktur  : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi

Share:

ZIARAH DAN TADABBUR ALAM HIMPUNAN MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI K.H. ABDURRAHMAN WAHID PEKALONGAN 2023


 

            Pada hari Minggu, tanggal Dua Puluh Delapan bulan Mei tahun Dua Ribu Dua Puluh Tiga bertempat di Makam Syeh Maulana Maghribi Ujungnegoro Batang dengan tema Menggali Makna Kehidupan Dan Mensyukuri Keindahan Alam”.Oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan 2023.
                Kegiatan berjalan sebagaimana mestinya. Dimulai dari Membaca Sholawat salam, tahlil,
dan bertawasul bersama seluruh anggota HMPS PGMI di Makam Syekh Maulana Setelahnya mengajak untuk bersama-sama mensyukuri, dan mentadabburi keindahan Alam melalui ciptaan Allah yang ada di Pantai Ujungnegoro Batang. Kemudian ditutup dengan membaca do’a penutup dan asmaul husna. Kegiatan ini diikuti oleh 32 orang diantaranya seluruh Anggota Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Ziarah dan Tadabur Alam ini diadakan guna wadah untuk mahasiswa khususnya fakultas ilmu keguruan dalam menghormati serta mengingat jasa wali Allah melalui Ziarah, dan menyadari pentingnya menjaga alam dan lingkungan dikalangan sesama mahasiswa melalui pengamatan dan refleksi. Kegiatan ini dimulai pukul 14.00 WIB dari tanggal di tetapkan dan ditutup pukul 17.00 WIB.
                   Dengan berita acara ini dibuat dalam rangkap secukupnya untuk dipergunakan
sebagaimana mestinya.



——————————————————————————————————
Reporter   : M. Danny Pamungkas
Editor       : Juwita Rini, M.Pd.
Redaktur  : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi



Share:

Kamis, 11 Mei 2023

SEMINAR NASIONAL PGMI 2 HIMPUNAN MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI K.H. ABDURRAHMAN WAHID PEKALONGAN 2023


        Pada hari Selasa, tanggal Sembilan bulan Mei tahun Dua Ribu Dua Puluh Tiga bertempat di Ruang Meeting Lantai 1 Gedung FTIK dengan tema "Penguatan Profil Pelajar Pancasila Melalui Pembelajaran Berbasis Proyek di MI/SD" oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan 2023. Kegiatan ini berjalan sebagai mana mestinya. Dimulai dari kegiatan offline registrasi hingga pembukaan acara pukul 09.20 dilanjut dengan penyampaian materi oleh narasumber, sesi tanya jawab hingga berakhirnya kegiatan seminar offline pukul 12.29. Kemudian jeda untuk ishoma dilanjut dengan kegiatan seminar online via zoom meeting pukul 13.15 yang terbagi menjadi 4 room yang berisi 1 moderator dan 1 host, masing-masing room berisi 10 hingga 11 kelompok presenter dan diberi waktu 7 menit untuk presentasi tiap kelompok dan 5 menit untuk sesi tanya jawab. Kemudian ditutup dengan membaca doa dan tangkap layar guna dokumentasi kegiatan. Kegiatan ini diikuti oleh 28 orang secara offline, 41 kelompok presenter diantaranya Anggota Himpunan Mahasiswaa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Dosen dan Mahasiswa Umum. Seminar Nasional PGMI 2 ini diadakan guna wadah untuk mahasiswa khususnya fakultas ilmu keguruan dalam mengikuti perkembangan pendidikan dan mendalami tata kepenulisan. Kegiatan ini dimulai pukul 08.00 WIB dari tanggal di tetapkan dan ditutup pukul 15.00 WIB. Dengan berita acara ini dibuat dalam rangkap secukupnya untuk dipergunakan sebagaimana mestinya. 





——————————————————————————————————
Reporter   : Fadhilah
Editor       : Juwita Rini, M.Pd.
Redaktur  : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi


Share:

Sabtu, 15 April 2023

MAKAN BERSAMA DIBULAN RAMADHAN HIMPUNAN MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAYAH FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI K.H. ABDURRAHMAN WAHID PEKALONGAN 2023


    Pada hari Kamis tanggal Tiga Belas bulan April tahun Dua Ribu Dua Puluh Tiga bertempat di Sambel Djawa dengan tema “Mempererat Silaturahmi Dan Solidaritas Dibulan Suci Ramadhan Penuh Berkah”. Oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan 2023. Kegiatan berjalan sebagaimana mestinya. Dimulai dari bagi-bagi takjil dan pembukaan di Sambel Djawa, kemudian ditutup dengan do’a,penyerahan sertifikat kepada Tutor Pendidikan Pesantren Ramadhan, dan foto Bersama. Kegiatan ini dihadiri 97 orang diantarannya Anggota Himpunan Mahasiswa Program Studi, ketua jurusan,staff,mahasiswa Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan. Kegiatan ini guna Membangun Kebersamaan Dan Saling Berbagi. Kegiatan dimulai pukul 17.00 WIB tanggal ditetapkan dan ditutup pukul 19.30 WIB. Dengan berita acara ini dibuat dalam rangkap secukupnya untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.



——————————————————————————————————
Reporter   : Suci Indah Sari
Editor       : Juwita Rini, M.Pd.
Redaktur  : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi


Share:

PENDIDIKAN PESANTREN RAMADHAN HIMPUNAN MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAYAH FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI K.H. ABDURRAHMAN WAHID PEKALONGAN 2023

    Pada hari Senin,Selasa,dan Rabu,tanggal Sepuluh,Sebelas,dan Dua Belas bulan April tahun Dua Ribu Dua Puluh Tiga bertempat di 10 SD/MI Batang-Pekalongan dengan tema “Mewujudkan Generasi Cerdas Islam Dengan Menciptakan Akhlakul Karimah Yang Berkualitas Di Bulan Suci Ramadhan”.Oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan 2023. Kegiatan berjalan sebagaimana mestinya. Dimulai dari pembukaan di masing-masing 10 SD/MI Batang-Pekalongan dilanjut penyampaian materi oleh para Tutor selama 2 hari, kemudian pada hari ketiga review materi melalui tayangan vidio,tutor memberi pertanyaan,dan bagi siswa yang menjawab pertanyaan diberi hadiah. Kemudian ditutup dengan Membaca do’a,penyerahan piagam,dan foto Bersama. Kegiatan ini dihadiri oleh 126 orang diantarannya Anggota Himpunan Mahasiswa Program Studi, Mahasiswa Semester 2,4,dan 6 (Tutor) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan.Pendidikan Pesantren Ramadhan ini guna Wadah Untuk Mahasiswa Khususnya Pgmi Dalam Mengajar di SD/MI. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB tanggal ditetapkan dan ditutup pukul 10.00 WIB. Dengan berita acara ini dibuat dalam rangkap secukupnya untuk dipergunakan sebagaimana mestinya. 



——————————————————————————————————
Reporter   : Suci Indah Sari
Editor       : Juwita Rini, M.Pd.
Redaktur  : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi


Share:

Sabtu, 11 Maret 2023

HMPS PGMI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Adakan Pelatihan Skripsi

    

       Pada hari Sabtu, tanggal Sebelas bulan Maret tahun Dua Ribu Dua Puluh Tiga bertempat di Ruang 315-316 Gedung FTIK Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, telah dilaksanakan Pelatihan Skripsi oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah.

     Kegiatan berjalan sebagaimana mestinya. Dimulai dari pembukaan dilanjut penyampaian materi yang disampaikan oleh Ibu Juwita Rini M.Pd kemudian dilanjut sesi diskusi dan follow up (peserta mengisi link follow up yang sudah disediakan panitia yang terdiri dari nama, semester, dan judul skripsi guna untuk dikoreksi pemateri pada saat itu juga), kemudian ditutup dengan pembacaan doa. Kegiatan ini dihadiri oleh 90 orang diantarnya peserta pelatihan skripsi tahun angkatan 2019 Sampai 2022, delegasi ormawa salah satunya Himpunan Mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris (HMPS TBIG), dan dihadiri Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA),  dan Senat Mahasiswa (SEMA) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Pelatihan ini guna menunjang kemudahan mereka dalam penyusunan tugas akhir. Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB tanggal ditetapkan dan ditutup pukul 12.00 WIB.

Share:

Kamis, 26 Januari 2023

FTIK Adakan Pelantikan Pengurus ORMAWA dan Sosialisasi Kebijakan Penggunaan Anggaran Dana Periode 2023

Organisasi mahasiswa merupakan Lembaga yang sangat berpengaruh dalam dunia kampus. Organisasi mahasiswa memiliki peranan dalam mendukung para mahasiswa dalam meningkatkan soft skill. Oleh karena itu, organisasi sangat penting dan sangat dibutuhkan dalam dunia kampus.

Pada 26 januari 2023 fakultas tarbiyah dan ilmu keguruan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan mengadakan pelantikan pengurus ORMAWA pada lingkungan FTIK UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Kegiatan pelantikan pengurus ORMAWA merupakan kegiatan yang setiap tahunnya diadakan setelah adanya pemilihan pengurus ORMAWA yang dilkuka oleh LP2M UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan melalui sistem pemilihan secara online maupun melalui pemilihan pada saat siding paripurna.

            Dalam acara pelantikan yang dilakukan oleh DEKAN Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan yaitu Bapak Sugeng solehudin, M.Pd. diikuti oleh wakil dekan, ketua jurusan, sekretaris jurusan serta kurang lebih 100 mahasiswa yang masuk dalam jajaran kepengurusan ORMAWA FTIK.

            Dalam sambutannya DEKAN FTIK berharap dengan adanya organisasi mahasiswa ini bisa membawa nama baik FTIK dengan selalu menjaga kode etik mahasiswa serta juga bisa membuat FTIK semakin berprestasi dan dikenal dikancah internasional.

Share:

Kamis, 19 Januari 2023

HMJ Pendidikan Guru Madrasah Ibtidiyah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Mengadakan Kegiatan Makrab dan Pra Raker


    HMJ Pendidikan Madrasah ibtidiyah UIN K. H. Abdurrahman Wahid Pekalongan mengadakan kegiatan Makrab dan Pra Raker untuk pengurus HMJ PGMI Periode 2023. Kegiatan ini diselenggarakan di Desa Wangkelang, Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan pada hari Rabu-Kamis, tanggal 18-19 januari 2023. Dengan tema “Menanamkan Kebersamaan, Mewujudkan Persatuan, Menghasilkan Persaudaraan”, kegiatan ini bertujuan untuk mengakrabkan pengurus HMJ PGMI Periode 2023 dan merancang program kerja selama satu periode kedepan. Kegiatan Makrab dan Pra Raker berlangsung dengan lancar, meskipun jalan yang dilalui tergolong sulit dan jauh, seluruh pengurus HMJ PGMI Periode 2023 dapat menghadiri kegiatan tersebut. Banyak tamu undangan mulai dari HMJ jurusan lain, Demisioner HMJ PGMI, SEMA FTIK dan DEMA FTIK juga turut hadir dalam kegiatan Makrab dan Pra Raker ini.

    Dalam kegiatan Makrab dan Pra Raker, pengurus HMJ PGMI Periode 2023 dibekali dengan materi Manajemen Konflik dan Manajeman Organisasi yang disampaikan oleh saudari Mei Rahmawati selaku demisioner HMJ PGMI Periode 2021 dan materi Bedah AD/ART yang disampaikan oleh saudara Akhmad Dalil Rohman selaku demisioner HMJ PGMI Periode 2022 sekaligus Ketua Umum SEMA FTIK Periode 2023. Selain itu pada kegiatan ini juga diselenggarakan sosialisasi dari DEMA FTIK dan SEMA FTIK agar para pengurus dapat mengetahi lebih lanjut mengenai sistematika kepengurusan ormawa di FTIK.

    Para demisioner HMJ PGMI juga saling bertukar cerita serta memberikan wejangan / nasihat kepada para pengurus HMJ PGMI periode 2023 ini untuk mempererat silaturahmi dan komunikasi agar tetap terjalin dengan baik, dikarenakan keberhasilan dan kesuksesan acara yang diadakan sebuah organisasi ditentukan oleh komunikasi dan kekompakan antar pengurus dalam menjalankan tugasnya. 



——————————————————————————————————
Reporter   : Windi Widiantari
Editor       : Juwita Rini, M.Pd.
Redaktur  : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi


Share:

Cari Blog Ini

Arsip Blog

Kritik & Saran

Nama

Email *

Pesan *