Himpunan Mahasiswa Program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 November 2023

Membangun Akar Kuat Al-Qur'an: Pendidikan Tahfidz di Madrasah Ibtidaiyah dan Sekolah Dasar


 

Pendidikan adalah kunci pembentukan karakter dan spiritualitas anak-anak. Dalam menjalani kehidupan sehari-hari, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan informasi, penting bagi anak-anak untuk memiliki dasar iman yang kuat. Salah satu upaya nyata untuk mewujudkan hal ini adalah dengan mengintegrasikan pendidikan tahfidz, yaitu pembelajaran dan penghafalan Al-Qur'an, di tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD).

Arti Penting Pendidikan Tahfidz di MI dan SD

Penghafalan Al-Qur'an sebagai Warisan Budaya Islami: Pendidikan tahfidz di MI dan SD bukan hanya tentang menghafal teks suci, tetapi juga menjadi sarana untuk mewariskan budaya Islami yang kaya kepada generasi mendatang.

Pembentukan Karakter dan Moralitas: Al-Qur'an bukan hanya petunjuk ibadah, tetapi juga panduan etika dan moral. Pendidikan tahfidz membantu membentuk karakter siswa dengan nilai-nilai Islami, seperti kejujuran, keadilan, dan kasih sayang.

Penguatan Identitas Keislaman: Dengan mendalami Al-Qur'an sejak dini, siswa dapat memperkuat identitas keislaman mereka. Ini memberikan dasar kuat untuk mereka berinteraksi dengan dunia sekitar, menjadikan mereka agen perubahan positif.

Penanaman Cinta kepada Al-Qur'an: Melalui proses penghafalan, siswa tidak hanya mengingat teks, tetapi juga menciptakan ikatan emosional dan spiritual dengan Al-Qur'an. Ini membantu menanamkan cinta kepada ajaran-ajaran Islam.

Strategi Implementasi Pendidikan Tahfidz di MI dan SD

Integrasi Kurikulum: Pendidikan tahfidz dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum MI dan SD, sehingga siswa dapat belajar tidak hanya mata pelajaran umum tetapi juga memperoleh kecakapan membaca Al-Qur'an.

Penggunaan Metode Pembelajaran Interaktif: Metode pembelajaran yang interaktif dan menarik akan membuat proses penghafalan lebih efektif. Penggunaan teknologi seperti aplikasi dan multimedia juga dapat digunakan untuk menarik perhatian siswa.

Pembinaan oleh Pengajar yang Kompeten: Guru yang memiliki pengetahuan mendalam tentang Al-Qur'an dan keterampilan dalam membimbing siswa dalam proses tahfidz sangat penting. Pelatihan berkala untuk meningkatkan kemampuan mereka juga diperlukan.

Partisipasi Orang Tua dan Masyarakat: Melibatkan orang tua dan masyarakat dalam pendidikan tahfidz akan memberikan dukungan yang signifikan. Ini dapat dilakukan melalui kegiatan-kegiatan seperti pengajian keluarga, seminar, atau kegiatan sosial berbasis Islami.

Manfaat Pendidikan Tahfidz di MI dan SD

Peningkatan Prestasi Akademis: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa siswa yang belajar tahfidz memiliki kemampuan konsentrasi yang lebih baik, yang dapat membantu mereka dalam prestasi akademis.

Pembentukan Akhlak Mulia: Pendidikan tahfidz membantu membentuk akhlak siswa, mengajarkan nilai-nilai seperti kesabaran, ketekunan, dan rasa tanggung jawab.

Pemberdayaan Anak sebagai Agen Perubahan: Dengan membekali anak-anak dengan pengetahuan Al-Qur'an, mereka menjadi agen perubahan positif dalam masyarakat. Mereka dapat memberikan kontribusi dalam membangun lingkungan yang lebih baik.

Hubungan yang Erat dengan Nilai Kemanusiaan: Al-Qur'an bukan hanya ajaran bagi umat Islam, tetapi juga panduan untuk hidup berdampingan dan berkontribusi positif kepada masyarakat. Pendidikan tahfidz membantu siswa mengaitkan nilai-nilai kemanusiaan dengan ajaran Islam.

Kesimpulan

Pendidikan tahfidz di MI dan SD bukan hanya tentang menghafal ayat demi ayat Al-Qur'an, tetapi juga tentang pembentukan karakter, moralitas, dan kecintaan kepada ajaran Islam. Dengan memahami nilai-nilai Al-Qur'an sejak dini, siswa dapat tumbuh menjadi individu yang berkomitmen pada kebaikan, keadilan, dan perdamaian. Melalui kolaborasi antara sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat, pendidikan tahfidz di MI dan SD dapat menjadi pondasi kuat dalam membangun generasi yang beriman, berakhlak, dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat.

 

Share:

Pendidikan Inklusi di Era Abad 21: Menghadapi Tantangan, Membangun Kesetaraan


        Pendidikan inklusi mencerminkan konsep bahwa setiap siswa, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus, seharusnya dapat belajar bersama teman sebaya mereka dalam lingkungan pendidikan mainstream. Ini melibatkan adaptasi kurikulum, metode pengajaran, dan lingkungan sekolah untuk memenuhi kebutuhan beragam siswa, sehingga memastikan bahwa tidak ada yang terpinggirkan dari akses pendidikan.

Tantangan dalam Pendidikan Inklusi

Meskipun semangat inklusi semakin berkembang, masih ada sejumlah tantangan yang dihadapi sistem pendidikan inklusif di era abad 21:

Persiapan Guru: Guru memegang peran kunci dalam implementasi pendidikan inklusi. Tantangan utama adalah memastikan bahwa guru memiliki keterampilan dan pengetahuan yang cukup untuk mengelola kebutuhan beragam siswa di kelas mereka.

Dukungan dan Sumber Daya: Pendidikan inklusi memerlukan sumber daya yang memadai, termasuk dukungan spesialis dan peralatan pendukung. Kurangnya sumber daya dapat menjadi hambatan serius dalam memberikan pendidikan yang setara.

Penerimaan Masyarakat: Beberapa masyarakat masih menghadapi resistensi terhadap konsep inklusi. Pendidikan harus berperan dalam membimbing masyarakat untuk mengatasi stereotip dan memahami kebutuhan beragam siswa.

Manfaat Pendidikan Inklusi di Era Abad 21

Pembangunan Keterampilan Sosial: Dalam lingkungan inklusif, siswa belajar untuk berinteraksi dengan teman sebaya yang memiliki kebutuhan khusus. Ini membangun keterampilan sosial dan empati yang penting dalam masyarakat yang beragam.

Pengembangan Kreativitas: Dengan adanya keberagaman di kelas, siswa diberi kesempatan untuk melihat masalah dari berbagai sudut pandang. Ini merangsang kreativitas dan pemikiran inovatif.

Persiapan untuk Dunia Kerja yang Beragam: Masyarakat dan tempat kerja saat ini semakin beragam. Pendidikan inklusi membantu siswa untuk memahami dan menghargai keragaman, persiapan yang sangat penting untuk berhasil di dunia kerja yang kompleks.

Pemberdayaan Individu dengan Kebutuhan Khusus: Pendidikan inklusi mempromosikan pemberdayaan individu dengan kebutuhan khusus, memberikan mereka kesempatan untuk belajar dan berkembang sesuai dengan potensi mereka.

Implementasi Pendidikan Inklusi

Pelatihan Guru yang Berkelanjutan: Guru perlu mendapatkan pelatihan yang berkelanjutan dalam strategi pengajaran inklusif, pemanfaatan teknologi, dan manajemen kelas yang efektif.

Peningkatan Sumber Daya: Pemerintah dan lembaga pendidikan perlu berinvestasi dalam sumber daya yang memadai, termasuk dukungan spesialis, teknologi pendukung, dan fasilitas yang dapat diakses oleh semua.

Keterlibatan Orang Tua dan Masyarakat: Meningkatkan pemahaman dan dukungan orang tua dan masyarakat terhadap pendidikan inklusi adalah kunci kesuksesan. Seminar, diskusi, dan kampanye penyadaran dapat membantu menciptakan lingkungan yang mendukung.

Kesimpulan

Pendidikan inklusi di era abad 21 bukan hanya tentang memberikan akses ke pendidikan bagi semua, tetapi juga tentang membangun masyarakat yang inklusif, menghargai keberagaman, dan mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan global. Dengan mengatasi tantangan yang dihadapi, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam prosesnya, pendidikan inklusi dapat menjadi kekuatan pendorong positif dalam membentuk masa depan yang lebih inklusif dan berkeadilan.

 

Share:

Transformasi Pendidikan Menuju Kurikulum Merdeka: Mewujudkan Kemandirian dan Kreativitas Siswa


 

Makna Kurikulum Merdeka

Kurikulum Merdeka bukan hanya sekadar perubahan dalam kurikulum tradisional. Lebih dari itu, konsep ini mengusung ide bahwa setiap sekolah memiliki keunikannya sendiri, serta memberikan kewenangan kepada guru untuk menyesuaikan materi pembelajaran dengan realitas lokal dan kebutuhan siswa. Hal ini menciptakan suasana belajar yang lebih relevan dan memberdayakan siswa untuk mengembangkan potensi mereka.

Fokus pada Pengembangan Karakter

Salah satu poin penting dalam Kurikulum Merdeka adalah penekanan pada pengembangan karakter siswa. Selain memahami konsep-konsep akademis, siswa juga didorong untuk mengembangkan sikap, nilai-nilai moral, serta keterampilan sosial yang dapat membantu mereka dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, pendidikan tidak hanya berorientasi pada hasil akademis semata, tetapi juga pada pembentukan manusia yang berintegritas dan berkontribusi positif dalam masyarakat.

Kreativitas dan Inovasi dalam Pembelajaran

Kurikulum Merdeka memberikan ruang lebih untuk pengembangan kreativitas dan inovasi dalam pembelajaran. Guru didorong untuk menggunakan metode-metode pembelajaran yang inovatif, seperti proyek kolaboratif, penggunaan teknologi, dan pembelajaran berbasis masalah. Hal ini bertujuan untuk menciptakan suasana pembelajaran yang lebih dinamis, menantang, dan sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.

Pengintegrasian Teknologi dalam Pembelajaran

Sejalan dengan semangat inovasi, Kurikulum Merdeka mendorong pengintegrasian teknologi dalam proses pembelajaran. Penggunaan platform digital, perangkat lunak pendidikan, dan sumber daya daring dapat memperkaya pengalaman belajar siswa. Selain itu, ini juga membantu mempersiapkan mereka menghadapi era digital yang terus berkembang.

Partisipasi Aktif Siswa

Kurikulum Merdeka mengedepankan partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran. Siswa didorong untuk menjadi agen pembelajaran mereka sendiri dengan mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan komunikasi. Proses pembelajaran bukan hanya tentang transfer pengetahuan dari guru ke siswa, tetapi juga tentang membangun pemahaman bersama melalui diskusi dan eksplorasi.

Tantangan dan Peran Guru

Meskipun Kurikulum Merdeka membawa banyak potensi positif, tantangan juga muncul, terutama dalam hal persiapan dan pembinaan guru. Guru perlu dilibatkan secara aktif dalam proses pengembangan kurikulum dan terus meningkatkan keterampilan mereka agar dapat mengimplementasikan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan kontekstual.

Kesimpulan

Kurikulum Merdeka mewakili tonggak penting dalam transformasi pendidikan menuju arah yang lebih relevan, dinamis, dan kreatif. Dengan memberikan kebebasan kepada sekolah dan guru, serta menekankan pengembangan karakter dan kreativitas siswa, diharapkan pendidikan dapat lebih efektif mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan. Sementara masih ada perjalanan panjang dan tantangan yang harus diatasi, Kurikulum Merdeka memberikan landasan yang kuat untuk pembangunan sistem pendidikan yang lebih adaptif dan berdaya saing.

 

Share:

Metode Contextual Learning dalam Pendidikan

 

    Contextual learning adalah metode pembelajaran yang menekankan pentingnya konteks dalam proses penerimaan informasi. Pendekatan ini berfokus pada hubungan antara konsep yang diajarkan dan situasi dunia nyata di sekitar peserta didik. Dengan kata lain, contextual learning bertujuan untuk membantu siswa mengaitkan pengetahuan dengan konteks yang dapat mereka pahami dan relevan dalam kehidupan sehari-hari.

Keuntungan Metode Contextual Learning

Meningkatkan Keterlibatan Siswa: Dengan mengaitkan materi pelajaran dengan situasi nyata, siswa merasa lebih terlibat dalam pembelajaran. Hal ini dapat meningkatkan motivasi mereka untuk memahami dan mengaplikasikan konsep-konsep yang diajarkan.

Mempermudah Pemahaman: Konteks memberikan kerangka kerja yang membantu siswa memahami konsep-konsep abstrak dengan lebih baik. Dengan melihat bagaimana pengetahuan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mereka dapat lebih mudah memahami dan mengingat informasi tersebut.

Mendorong Kreativitas dan Problem Solving: Contextual learning mendorong siswa untuk berpikir kritis dan kreatif. Mereka tidak hanya belajar fakta, tetapi juga mengembangkan keterampilan pemecahan masalah dengan menghadapi situasi dunia nyata.

Persiapan untuk Dunia Kerja: Metode ini mempersiapkan siswa dengan pengetahuan yang dapat diterapkan langsung dalam dunia kerja. Mereka belajar bagaimana menggunakan pengetahuan mereka dalam konteks pekerjaan, yang dapat meningkatkan daya saing mereka di pasar kerja.

Mengurangi Hambatan Pemahaman: Siswa dengan latar belakang budaya atau pengalaman yang berbeda dapat lebih mudah memahami materi jika dapat dihubungkan dengan pengalaman mereka sendiri. Contextual learning mengurangi hambatan pemahaman yang mungkin muncul karena perbedaan konteks.

Implementasi Metode Contextual Learning

Desain Kurikulum yang Relevan: Guru perlu merancang kurikulum yang mencakup studi kasus, proyek, atau situasi dunia nyata yang dapat memberikan konteks pada materi pelajaran.

Penggunaan Teknologi: Integrasi teknologi dalam pembelajaran dapat memberikan konteks melalui simulasi, video, atau studi kasus interaktif.

Kolaborasi antara Guru dan Industri: Kerjasama antara dunia pendidikan dan industri dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang kebutuhan dunia kerja, sehingga kurikulum dapat diarahkan ke arah yang lebih relevan.

Mendorong Diskusi dan Kolaborasi Siswa: Memberikan kesempatan kepada siswa untuk berdiskusi, bekerja sama dalam proyek, atau melakukan penelitian tentang topik tertentu dapat meningkatkan pemahaman mereka melalui interaksi dan pembelajaran sosial.



 Redaktur  : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi


Share:

Rabu, 14 Desember 2022

Pentingnya Penguasaan Informasi Teknologi Bagi Guru dalam Pembelajaran

Perkembangan zaman yang semakin maju dan modern merubah semua lini aspek kehidupan kita termasuk teknologi. Semakin hari teknologi mengalami perkembangan yang sangat cepat dan tidak dapat terbendungkan oleh karenanya zaman sekarang disebut zaman digital. Pada zaman digital seperti sekarang ini semua orang berlomba-lomba dalam mengembangkan teknologi, tidak terkecuali di bidang pendidikan. Pendidikan pada dasarnya menuntut seorang siswa untuk memahami materi yang disampaikan oleh gurunya. Oleh karenya guru perlu mempunyai sikap profesionalisme. Pentingnya profesionalime guru, akan menjadi suatu faktor penentu proses pendidikan yang bermutu.

Berkenaan dengan profesionalisme guru, PP Nomor 74 Tahun 2008 tentang guru, menyebutkan empat kompetensi yang harus dikuasai yaitu pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Kompetensi profesional dapat diartikan sebagai kemampuan guru untuk menguasai serta memanfaatkan berbagai sumber daya untuk mendukung pembelajaran, termasuk kemampuan untuk menguasai ilmu pengetahuan serta teknologi informasi dan komunikasi sesuai dengan perkembangan zaman. Guru memegang peranan yang sangat penting dalam pelaksanaan proses belajar mengajar, oleh karena itu pengetahuan, keterampilan serta penguasaan teknologi informasi dapat mendukung proses pembelajaran menjadi sesuatu hal yang berguna untuk diketahui oleh guru saat ini ini. Guru harus berhadapan dengan tiga isu penting di masa depan yaitu: menjadi orang-orang yang lebih kompetitif atas perkembangan global; siap dalam peningkatan kualitas, inovasi, dan pelayanan; dan melaksanakan teknologi informasi berbasis jaringan.

Dalam bidang pendidikan terdapat tiga jenis penerapan teknologi yaitu guru menggunakan teknologi ke dalam pengajaran di ruang kelas, untuk merencanakan pengajaran dan penyajian isi pelajaran kepada siswa;  guru menggunakan teknologi untuk presentasi; dan guru menggunakan teknologi untuk mengerjakan tugas administrasi yang terkait dengan profesinya, seperti penilaian, pembuatan catatan, pelaporan, dan tugas pengelolaan.

Namun, bagaimana jika seorang guru gagap teknologi dalam melakukan suatu proses pembelajaran? Gagap teknologi sama halnya dengan seseorang yang tidak pandai mengoperasikan teknologi secara baik yang disebabkan karena ketidaktahuan dengan kemajuan teknologi yang ada ataupun tidak mau belajar akan kemajuan teknologi saat ini. Dalam berbagai hasil penelitian dan tulisan, mensinyalir ada sekitar 70 s/d 90% guru dalam pemanfaatan kemajuan teknologi informasi dalam proses pembelajaran dan kegiatan lain dianggap masih gagap teknologi. Jika kondisi dilapangan bener adanya maka pendidikan di Indonesia masih belum bisa dianggap berkembang mengikuti perkembangan zaman yang semakin cepat mengalami perubahan. Guru seharusnya pada zaman seperti sekarang ini harus melek akan teknologi karena pembelajaran konvensional seperti dahulu  tidak cocok digunakan pada zaman sekarang dan akan menjadikan siswa kurang minat akan pembelajaran yang disampaikan di kelas. Siswa pada zaman sekarang ini lebih tertarik akan hal-hal yang berbau akan teknologi sepeti memberikan menerapkan pembelajaran berbasis animasi ataupun aplikasi dalam pembelajaran sehingga perhatian siswa akan tertuju ke materi dan menjadikan siswa mudah memahami materi yang akan guru sampaikan kepada siswa.

Maka dari itu, guru sebagai mediator pendidikan harus selalu meningkatkan keprofesionalismenya seiring dengan teknologi yang semakin berkembang pesat di segala bidang, salah satunya bidang pendidikan. Guru harus profesional sesuai dengan amanat undang-undang dan guru dapat memadukan teknologi dalam pembelajaran, sehingga dapat meningkatkan stimulus siswa dalam belajar menjadi tinggi, dengan demikian sangat berpengaruh baik terhadap prestasi belajar siswa. Dalam mengatasi problematika guru dalam menguasai teknologi, beberapa hal yang dapat diterapkan diantaranya: 1) pengadaan sarana lengkap dan memadai bagi guru; 2) melaksanakan program pelatihan rutin dalam bidang TIK dalam proses pembelajaran; dan 3) melaksanakan kegiatan pelatihan tentang metode pembelajaran yang efektif dan efisien. Dari pernyataan tersebut, diharapkan dapat menjadi solusi untuk guru yang masih belum maksimal dalam menguasai teknologi.

——————————————————————————————————
Reporter   : Mochamad Ron Yani
Editor       : Aan Fadia Annur, M.Pd.
Redaktur  : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi

Share:

Senin, 12 Desember 2022

Pembelajaran Seni Tari di Ranah SD/MI

Pembelajaran adalah kegiatan formal yang dilakukan di sekolah, perguruan tinggi atau di lingkungan lainnya. Pembelajaran akan berjalan lancar jika ada perencanaan dan kegiatan antara pendidik dan peserta didik. Pembelajaran di sekolah dasar merupakan pembelajaran formal antara peserta didik dan pendidik yang memberikan pengetahuan untuk pemahaman dasar peserta didik dalam perkembangan motorik.

Dunia anak-anak adalah dunia bermain. Menurut Dra. Widia Pakerti, Ppd dkk hakikat seni adalah langsung dan tidak langsung. Media langsung adalah media ekspresi, media komunikasi dan media bermain. Media bermain pada masa kanak-kanak tampaknya merupakan masa bermain yang paling menonjol, karena hampir setiap anak tidak pernah menghentikan kegiatan tersebut. Oleh karena itu, kegiatan dan bentuk seni untuk anak lebih tepat menggunakan pola atau bentuk seni yang bernuansa permainan.

Pembelajaran seni tari merupakan sarana yang mengajak peserta didik untuk bermain dan belajar. Selain membantu pembentukan keterampilan motorik pada anak di bawah usia 12 tahun, pembelajaran menari juga bertujuan untuk menumbuhkan kepekaan estetis dan artistik sehingga terbentuk sikap kritis, apresiatif, dan kreatif pada diri peserta didik.  Selain itu pembelajaran tari juga mengandung unsur pesan budaya, yakni agar generasi muda dapat mengenal, mengembangkan dan melestarikan budaya tari di sekolah dasar dan lingkungan lainnya.

Diadakannya pelajaran tari di sekolah dasar bertujuan untuk mengajarkan anak-anak untuk berani berekspresi tanpa malu. Melatih anak dalam kegiatan menari membutuhkan kesabaran, karena banyak anak yang masih malu-malu, tidak percaya diri dan masih sering bercanda, melihat keadaan saat ini pelatih menggunakan teknik permainan, dalam berlatih tari tradisional selain bermain di kelas siswa juga mendapatkan ilmu dan menjaga kesehatan tubuh. Tetapi tidak hanya tari yang membantu anak mengembangkan keterampilan motorik, ada juga seni lain yang mendukungnya.

Pada umumnya anak suka bermain terutama dalam hal praktik, sehingga dalam proses belajar menari, pelatih tidak memaksakan peserta didik belajar dengan serius, anak masih banyak bercanda dan masih asyik bermain sendiri. Bukan perkara mudah ketika terlibat langsung dalam memberikan pembelajaran di sekolah dasar yang berkaitan dengan pelatihan tari, dibutuhkan kesabaran dan pemahaman yang kuat untuk mengendalikan situasi. Selama proses pembelajaran pelatih menggunakan teknik bermain, dengan tujuan agar peserta didik tidak bosan. Sudah bisa ditebak jika anak mulai bosan dan rewel, maka kegiatan belajar tidak akan berjalan maksimal.

Ketika anak usia dini melihat dan memperhatikan segala sesuatu yang mereka lihat, mereka dengan cepat mengikuti apa yang dilihat jika itu menarik minat mereka. Sifat peniru yang dilakukan peserta didik merupakan sifat yang menarik, selain melihat peserta didik  yang aktif, peserta didik juga terlihat mencoba hal-hal baru. Sangat mudah mengarahkan peserta didik untuk menghafal teknik dasar gerakan tari, gerakan yang dipilih bukanlah gerakan yang sulit untuk dihafal, melainkan gerakan sederhana yang sesuai dengan usianya. Pada usia yang relatif muda, peserta didik akan cepat mempelajari apa yang telah dilihat dan dilakukan. Sehingga pada usia ini sangat baik untuk mengajak anak mengenal tarian tradisional dengan harapan budaya Indonesia tetap lestari.

——————————————————————————————————

Reporter   : Salisa Mawaddah

Editor       : Aan Fadia Annur, M.Pd.

Redaktur  : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi

Share:

Jumat, 09 Desember 2022

Peran Teknologi Informasi dan Komunikasi Dalam Pendidikan

Kemajuan ilmu teknologi sekarang ini sangat berkembang pesat. Bahkan telah banyak mengubah cara pandang dan gaya hidup masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Berbeda halnya dengan zaman dulu sebelum virus corona-19 melanda. Keberadaan dan peranan teknologi informasi dalam sistem pendidikan belum berperan aktif  karena pembelajaran pada waktu itu masih dilakukan dengan pertemuan tatap muka. Ketika virus covid-19 muncul, ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) sangat dibutuhkan terutama bagi pelajar dari mahasiswa bahkan sampai ke jejang SD/MI. Dimana hal itu tak jarang meyulitkan mereka yang ingin menimba ilmu secara langsung. Secara tidak langsung mereka dituntut harus bisa dan terbiasa menggunakan teknologi guna mengikuti pembelajaran jarak jauh.

Pembelajaran jarak jauh ini juga telah membawa era baru perkembangan dunia pendidikan, akan tetapi sumber keberhasilan dunia pendidikan ini belum diimbangi dengan peningkatan sumber daya manusia yang memadai untuk itu setiap tenaga pendidik baik yang muda maupun tua dituntut agar dapat mengikuti perkembangan teknologi guna memajukan kualitas pendidikan yang ada di Indonesia. Tapi hal ini cukup menyulitkan bagi tenaga pendidik yang sudah cukup berumur karena sulit untuk memahami teknologi pada saat ini.

Peningkatan kinerja pendidikan pada saat ini sering kali dibutuhkan akses internet guna mepermudah mendapatkan informasi dari jarak jauh. Akses internet ini merupakan kemampuan suatu individu atau kelompok untuk tersambung ke jaringan internet menggunakan terminal komputer, komputer, handphone atau perangkat lainnya. Akses internet sering mengalami hambatan untuk menerima informasi terutama di daerah yang minim signal.  Karena terhambatnya akses internet siswa juga terhambat pembelajarannya untuk mengikuti pembelajaran yang berlangsung lewat via zoom, gmeet atau aplikasi lainnya, juga terhambatnya dalam menerima materi dan mengumpulkan tugas. Untuk itu, di pedasaan yang minim sinyal biasanya ada bantuan dari pemerintah desa yang dipasangkan Wi-Fi di setiap RT guna menunjang kelancaran pembelajaran jarak jauh. Peningkatan kinerja pendidikan di masa mendatang diperlukan sistem informasi dan teknologi informasi yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana pendukung, tetapi lebih sebagai senjata utama untuk mendukung keberhasilan dunia pendidikan sehingga mampu bersaing di pasar global.

Posisi teknologi informasi dan komuikasi (TIK) perlu digambarkan, sehingga keberadaannya menjadi jelas. Poisisi TI sering disamakan dengan TIK , sehingga sering salah dalam menentukan posisinya. TIK memiliki bidang kajian yang bermacam-macam, karena dalam TIK tidak hanya membahas masalah teknologi informasi dan computer, tetapi juga membahas teknologi komunikasi. Adapun kajian TIK seperti, e-Learning, manajemen informasi, teknologi informasi, teknologi komputer, sistem informasi manajemen, internet, teknologi telekomunikasi (handphone, dll), teknologi jaringan komputer, sistem keamanan jaringan computer, dan sistem basis data.

Perubahan di dalam semua segi kehidupan dewasa ini terutama disebabkan karena kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Terjadinya perubahan besar tersebut oleh karena sumber kekuatan dan kemakmuran suatu masyarakat atau Negara bukan lagi ditentukan oleh luas wiayahnya atau kekayaan sumber daya alamnya yang melimpah, akan tetapi telah berpindah kepada penguasaan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Perkembangan teknologi dan informasi yang semakin pesat di era globalisasi saat ini tidak bisa dihindari lagi pengaruhnya terhadap dunia pendidikan. Tuntutan global menuntut dunia pendidikan untuk selalu dan senantiasa menyesuaikan perkembangan teknologi terhadap usaha dalam peningkatan mutu pendidikan, terutama penyesuaian penggunaan teknologi informasi dan komunikasi bagi dunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran. Dalam dunia pendidikan, teknologi informasi dan komunikasi secara umum bertujuan agar siswa memahami alat teknologi informasi dan komunikasi, termasuk komputer atau handphone. Peran teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran, selain membantu siswa dalam belajar juga memiliki peran yang cukup berpengaruh bagi guru   terutama dalam pemanfaatan fasilitas untuk kepentingan memperkaya kemampuan pengajarnya. Walaupun banyak kendala yang dialami ketika pembelajaran jarak jauh, akan tetapi pemerintah mengusahakan semaksimal mungkin mendukung dan membantunya demi kelancaran pembelajaran.    

——————————————————————————————————
Reporter   : Dewi Yuliani
Editor       : Aan Fadia Annur, M.Pd.
Redaktur  : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi
Share:

Rabu, 07 Desember 2022

Tumbuhkan Jati Diri Mahasiswa dalam Organisasi Keagamaan untuk Generasi yang Akan Datang

 

Terkadang heran dengan orang zaman sekarang, seolah memiliki berbagai macam kepribadian. Tak jarang kita bertemu orang pendiam, namun mereka berisik dalam ketikan sosial media. Hal ini membuat kita bertanya-tanya hingga mencari berbagai kemungkinan dan jawaban. Mungkin mereka jenis manusia yang membutuhkan sosial media untuk mengungkapkan gejolak hati dalam dirinya. Mungkin juga mereka bukan tipe orang yang suka bercerita. kemungkinan-kemungkinan dan kemungkinan yang terjadi. Dari sini kita tahu, banyak orang punya pendapat tapi tidak semua orang bisa menyuarakan apalagi secara tepat. Perlu dorongan dan sedikit paksaan agar mereka tahu pentingnya berpendapat.

Untuk mendapatkan kata sepakat, mesti melalui berbagai macam kontra pendapat dan tidak bisa asal jeplak. Maka dari itu perlunya agama dalam bersosialisasi sebagai dasar untuk mendapatkan hasil yang akurat dan sesuai dengan aturan yang beradab, salah satunya adalah melalui wadah organisasi.

HMJ PGMI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan adalah salah satu bentuk wadah untuk memupuk rasa percaya diri, dimana di dalamnya ada berbagai macam divisi departemen. Semuanya melatih rasa percaya diri. Disini kita menitikberatkan pada Departemen Agama dan Sosial. Belajar bersosialisasi secara global sekaligus agama dan tata krama. Mengolah emosi ilmu bahasa dalam bertutur kata.

Departemen agama dan sosial. Dengan cover sebagai salah satu departemen HMJ yang berlatarbelakang agama. Salah satu bentuk wadah untuk belajar dan sekaligus berdakwah dengan menjaga eksistensi kegiatan beragama itu sendiri agar tidak hilang. Seperti Isra mi'raj, Pesantren Ramadan, Ziarah dan kegiatan lainnya yang bersangkutan.

Setiap anak atau mahasiswa belajar di kampus untuk mendapat kan ilmu pendidikan yg diharapkan dapat menunjang masa depan diri mereka masing-masing. Namun pada dasarnya semua hal tersebut dapat diraih dengan ikhtiar dan tidak hanya belajar. Pengalaman dan berbagai macam bentuk kegiatan yang bisa kita lakukan itu juga sangat penting untuk menunjang perilaku maupun kepribadian kita dimasa yang akan datang. Belajar berorganisasi berpendapat secara tepat dan berfikir kritis.

Keyakinan pada nilai agama menjadi spirit organisasi untuk merancang dan merealisasikan tujuannya. Maka organisasi yang berbasis keagamaan memiliki sensitifitas dan orientasi untuk kesejahteraan yang lebih baik.

semakin menguatnya organisasi atau lembaga formal di masyarakat justru akan mempersempit ruang-ruang keagamaan, ternyata tidaklah demikian. Justru dengan hadirnya agama dalam organisasi, maka jangkauan organisasi semakin luas, memasuki sel-sel organisasi secara lebih dalam dan manusiawi.

Jadi, dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa setiap orang di media sosial memiliki berbagai macam kepribadian dan berpendapat mereka masing masing, untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya berpendapat tidak hanya melalui media sosial dapat dilatih melalui organisasi.

——————————————————————————————————

Reporter   : Delliza Firdaus

Editor       : Aan Fadia Annur, M.Pd.

Redaktur  : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi

Share:

Sabtu, 03 Desember 2022

Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Bagi Siswa SD/MI


Pada saat ini pandemi Covid-19 memberikan dampak yang begitu besar terhadap beberapa bidang salah satunya di bidang pendidikan. Proses pembelajaran yang dulunya dari pembelajaran tatap muka bertransformasi menjadi pembelajaran jarak jauh pembelajaran ini tidak menjadi bagian dari banyak institusi pendidikan di Indonesia.

Perubahan ini menjadi berat terutama untuk sekolah level bawah seperti SD/MI, dimana siswa kelas rendah membutuhkan arahan lebih dalam belajar. Terhitung sejak maret 2020, metode daring atau pembelajaran jarak jauh telah berjalan lebih dari satu tahun, Nah dalam proses pembelajaran daring ini memiliki beberapa dampak yang dapat dirasakan peserta didik, guru maupun orang tua di SD/ MI. Dampak yang terjadi selama ini ada yang bersifat positif dan ada yang bersifat negative.

Dampak positif namun di masa pandemi ini perlu di syukuri juga. Salah satu hikmahnya yaitu empati orang tua siswa terhadap perjuangan guru akan lebih meningkat dengn adanya pembelajaran secara daring. Orangtua siswa akhirnya mengetahui dan merasakan betapa besarnya rasa sabar seorang guru untuk mendidik siswa. Dengan adanya pembelajaran daring ini menyadarkan masing-maing pihak bahwa pendidikan perlu kerjasama yang kompak untuk kemajuan bersama.

Tuntutan untuk menjadi melek teknologi di era digital ini sedikit terwujud dengan adanya sekolah daring selama masa pandemi. Guru dan siswa tidak akan menyangka akan terbiasa belajar daring menggunakan beberapa aplikasi, seperti Google Meet, Google Classroom, Google Form, group WhatApp bahkan Zoom Meeting. Menjadi hal yang baru bagi siswa SD/MI, guru, dan para orangtua untuk kreatif dalam menggunakan teknologi dan media agar materi tersampaikan secara utuh dan kedekatan siswa dengan orangtua lebih erat.

Adapun dampak negatif dari masa pandemi ini diantaranya adalah materi pembelajaran atau kompetensi yang dicapai lebih sedikit dari pembelajaran tatap muka,karena sejatinya seorang guru tidak bisa tergantikan oleh siapapun atau tekhnologi apapun karena siwa bukan hanya butuh menjadi pintar namun mereka butuh contoh dan sentuhan kasih dari seorang guru.

Interaksi secara langsung antara siswa dengan temannya dan antara siswa dengan guru hanya sebatas daring. Penggunaan aplikasi daring ini membuat boros dari segi penggunaan kuota, Di samping itu tidak semua orang tua terdidik untuk terbiasa mendampingi anaknya belajar di rumah.

Beberapa dampak positif dan negatif tadi maka dapat kita ambil kesimpulan bahwa memang pembelajaran tatap muka lebih baik daripada pembelajaran jarak jauh. Guru dapat secara langsung transfer ilmu pengetahuan dan juga dapat membentuk akhlak atau karakter siswa melalui pembiasaan.

Dari segi kompetensi ketrampilan juga guru dapat secara langsung mengajarkan kepada siswa tanpa terkendala komunikasi. Peran guru disini terlihat memang tidak dapat digantikan dengan media apapun. Namun jika ada suatu keadaan yang darurat seperti saat ini maka kita harus siap menyesuaikan diri.

Kemudian untuk semua pihak kita bisa belajar bahwa penguasaan teknologi ini sangat penting di era pandemi saat ini, Khususnya dari segi pendidikan agar siap menghadapi era revolusi industri yang berlangsung di tengah pandemi.

 ——————————————————————————————————

Reporter   : Agung Widodo

Editor       : Aan Fadia Annur, M.Pd.

Redaktur  : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi


Share:

Kamis, 01 Desember 2022

Menumbuhkan Jiwa Berwirausaha Melalui PGMI STORE

Seiring pesatnya perkembangan teknologi akibat revolusi industri, revolusi industri 4.0 saat ini telah membawa perubahan pada sendi-sendi kehidupan manusia, termasuk dalam dunia pendidikan. Peserta didik harus dibekali dengan berbagai keterampilan abad 21 dan dapat menemukan berbagai tantangan kemajuan, ilmu pengetahuan dan teknologi.

Pendidikan adalah upaya yang dilakukan untuk menyiapkan siswa melalui kegiatan pembelajaran yang bertujuan membantu siswa secara aktif mengembangkan potensi, kemampuan, dan bakat yang dimilikinya. Pembelajaran dalam dunia pendidikan harus mampu meningkatkan keterampilan proses dan keterampilan sosial siswa. Proses pembelajaran aktivitasnya dalam bentuk intraksi belajar mengajar dalam suasana intraksi edukatif, yaitu intraksi yang sadar akan tujuan, serta didukung dengan komunikasi yang baik, juga harus didukung dengan pengembangan suatu strategi.

Kewirausahaan merupakan kemampuan yang sangat dibutuhkan dalam abad 21, mengingat keterbatasan dukungan sumber daya alam terhadap kesejahteraan penduduk dunia yang semakin bertambah dan semakin kompetitif. Upaya menumbuhkan minat berwirausaha dikalangan mahasiswa merupakan salah satu bentuk keberhasilan perguruan tinggi dalam upaya membantu pemerintah untuk mengurangi pengangguran. Kreativitas dan inovasi merupakan modal awal dalam menumbuhkan minat berwirausaha. Tingginya jumlah angkatan kerja menjadi salah satu alasan mengapa pemerintah terus menciptakan program kewirausahaan bagi masyarakat terutama dikalangan mahasiswa. Oleh karena itu Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Institut Agama Islam Negeri Pekalongan Periode 2022 memunculkan sebuah inovasi progam kerja yang dikenal dengan PGMI Store.

PGMI Store dapat diartikan sebagai toko PGMI. PGMI Store merupakan tempat untuk belajar berwirausaha dan mengembangkan usaha yang dimiliki oleh mahasiswa – mahasiswi PGMI IAIN Pekalongan. Ada tiga kegiatan yang dilakukan dalam PGMI Store, antara lain PGMI cell, PGMI souvenir, dan PGMI snack.

·        PGMI Cell

Pada kegiatan PGMI Cell, HMJ PGMI menyediakan pulsa, kuota internet, tagihan, transfer, dan berbagai top up dompet digital seperti shopeepay, dana, link aja, gopay, serta ovo.

·        PGMI Souvenir

Pada kegiatan PGMI Souvenir, HMJ PGMI menerima pemesanan pembuatan stiker, totebag, gantungan kunci, MMT, dan kalender.

·        PGMI Snack

Pada kegiatan PGMI Snack, HMJ PGMI menerima dan menjualkan barang dagangan berupa snack atau makanan ringan dari mahasiswa PGMI melalui media social HMJ PGMI.

        Harapannya dengan dengan adanya progam kerja tersebut dapat menumbuhkan jiwa berwirausaha dan bermanfaat bagi lingkungan kampus terlebih untuk kalangan mahasiswa – mahasiswi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Pekalongan.

——————————————————————————————————

Reporter    : Akhmad Dalil Rohman

Editor        : Aan Fadia Annur, M.Pd.

Redaktur   : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi

Share:

Minggu, 13 Maret 2022

Road to UIN GUS DUR: IAIN Pekalongan Bangun Perpustakaan Modern

Pekalongan, 13/03/2022

KAJEN, Dalam usaha untuk memenuhi kriteria transformasi kelembagaan institut IAIN Pekalongan menuju Universitas Islam Negeri Abdurrahman Wahid, IAIN Pekalongan membangun perpustakaan guna menunjang fasilitas literasi mahasiswa.

 Perpustakaan IAIN Pekalongan diresmikan pada tanggal 2 Maret 2022 oleh rektor IAIN Pekalongan Bapak Dr. H.  Zaenal Mustakim, M. Ag, dan mulai membuka pelayanan secara luring pada 7 Maret 2022.

sebagian besar mahasiswa masih awam tentang prosedur peminjaman dan pelayanan di Perpustakaan IAIN Pekalongan, seperti yang dikatakan oleh salah satu pengunjung, Nahdliya “Saya masih bingung tentang cara peminjaman buku di perpustakaan secara luring, karena saat PBAK saya hanya mendapat User Education yaitu tentang peminjaman secara online melalui aplikasi digibook”.

Terkait hal itu Nahdliya berharap agar diadakannya sosialisasi secara offline tentang peminjaman buku secara luring kepada mahasiswa IAIN Pekalongan, walaupun informasi tentang peminjaman telah diinformasikan di sosial media IAIN Pekalongan.  Perlu adanya penjelasan secara rinci mengenai peraturan kunjungan. Berdasarkan pengalaman salah satu mahasiswa IAIN Pekalongan yaitu Zakiyatun, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan oleh pengunjung, seperti: sebelum memasuki area baca perpustakaan mahasiswa melakukan scan KTM di bagian administrasi, tas harus diletakkan di loker, tidak boleh makan di area perpustakaan.

Pelayanan kunjungan perpustakaan dimulai dari hari senin-kamis jam 09.00-15.00 dengan jam istirahat dari 12.00-13.00 dan di hari Jumat jam 09.00-15.00 dengan jam istirahat 11.00-13.00 dan Tutup pada hari Sabtu-Minggu. Adapun hal- hal yang harus diperhatikan antara lain: Wajib memakai masker, menjaga jarak, cek suhu tubuh, mencuci tangan atau memakai hand sanitizer, absen pada komputer yang sudah disediakan. 

Dilihat dari sisi arsitektur pembangunannya jauh lebih modern, nyaman, terfasilitasi dibanding dengan perpustakaan yang sebelumnya, walaupun sempat vakum selama 2 bulan karena proses perpindahan ke gedung baru sekaligus menyongsong kembali dbukanya layanan perpustakaan. Progres ini bertujuan dalam rangka menunjang transformasi road to UIN Abdurrahman Wahid. Diharapkan dengan adanya progres tersebut bisa meningkatkan minat baca, menumbuhkan literatur mahasiswa karena mahasiswa harus mampu mengidentifikasi kebutuhan informasinya, belajar mencari sumber-sumber informasi yang sesuai dengan kebutuhannya, dalam upaya pengoptimalan pengembangan diri mahasiswa. 

——————————————————————————————————

Reporter  : Zakiyatun Nafisah

Editor      : Abdurrahman S.H.I.

Redaktur : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi

Share:

Minggu, 27 Februari 2022

HMJ PGMI Ikut Serta menyukseskan Sidang Raya ORMAWA Se-FTIK IAIN Pekalongan

 


    Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (HMJ PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Pekalongan menghadiri Sidang Raya Senat Mahasiswa FTIK. Senat Mahasiswa FTIK menyelenggarakan Sidang Raya pada Minggu, 27 Februari 2022 di gedung FTIK IAIN Pekalongan. Seluruh kegiatan kemahasiswaan di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Pekalongan Tahun Pelajaran 2022.
    Beberapa Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) hadir dalam acara tersebut, antara lain Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) FTIK, lima Himpunan Mahasiswa Jurusan lainya dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, diantaranya HMJ Pendidikan Agama Islam (PAI), HMJ Pendidikan Bahasa Arab (PBA), HMJ Pendidikan Tadris Matematika (TM), HMJ Tadris Bahasa Inggris (TBIG), HMJ Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), dan UKM-F Literasi Pendidikan. SEMA FTIK selaku penyelenggara memberikan masukan dan spesifikasi mengenai peraturan yang berlaku dalam menjalankan program kerja seluruh kegiatan kemahasiswaan.
    Selaku koordinator komisi A, Teguh Handoyo diutus untuk menjabarkan perubahan peraturan Organisasi Kemahasiswaan FTIK periode 2022, yang meliputi tujuh point penyesuaian atau revisi, serta penambahan peraturan Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas (UKM-F). Peraturan Kemahasiswaan tersebut terkait perlengkapan pengadilan, Atribut Lembaga Kemahasiswaan, Pelatihan Kader Dasar (PKD), Pelatihan Kader Lanjutan (PKL), Pelaksanaan dan Pengawaasan, alokasi dana ORMAWA, dana pendelegasian, dan pengurangan jumlah pengurus dari 30 menjadi 25 termasuk di antara tujuh point yang disampaikan Teguh Handoyo.
    Sidang berjalan dengan  baik dan sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan. Setelah SEMA FTIK selesai membaca peraturan, presentasi program kerja masing-masing Organisasi Kemahasiswaan pun dimulai. Berawal dari DEMA FTIK, masing-masing Himpunan Mahasiswa Jurusan di FTIK  yang telah terbentuk dan UKM_F Literasi Pendidikan. Setiap Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) dapat mengajukan saran dan sanggahan terhadap argumentasi yang disampaikan pada saat presentasi.
    Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Madrasan Ibtidaiyah (HMJ PGMI) mendapat panggilan untuk presentasi urutan ke tiga setelah Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab (HMJ PBA). Presentasi program kerja di wakilkan kepada Badan Pengrus Harian (BPH) dan masing-masing  koordinator tiap Departemen. Akhmad Dalil Rohman selaku ketua umum membacakan program kerja Badan Penguus Harian (BPH), kemudian di lanjutkan pembacaan program kerja oleh masing-masing  koordinator tiap Departemen. Departemen Keilmuan dan Peningkatan Mutu (DEKPAM) dibacakan oleh Elza Tsabita Rifda, Departemen Minat dan Bakat (DEMIT) dibacakan oleh Fajar Okta Silvia, Departemen Agama dan Sosial (DEPAGSOS) dibacakan oleh Hana Hanifah, dan terakhir Departemen Jaringan komunikasi dan Informasi (JARKOMINFO) yang dibacakan oleh Mochamad Ron Yani.
    Adapun Sidang Raya dilakukan guna mengesahkan program kerja yang sudah diadakan saat rapat kerja setiap Ormawanya. Sehingga dari SEMA dapat memantau, memberi kritikan, masukan dan saran serta menolak kegiatan yang mungkin tidak sesuai dengan apa yang diharapkan oleh tujuan fakultas sendiri, dari anggaran yang digunakan, kemudian acara dan juga waktu yang nantinya akan di selaraskan terhadap semua Ormawa FTIK. Sehingga lebih kondusif dan tidak saling bertabrakan antara satu dan yang lain.

——————————————————————————————————

Reporter  : Iqna Atiqotul Hasanah

Editor      : Juwita Rini, M.Pd.

Redaktur : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi


Share:

Senin, 12 April 2021

Menyambut Ramadhan dan Keutamaanya



    Umat Islam di segala penjuru dunia saat ini sedang melaksanakan puasa di bulan yang penuh keberkahan yaitu bulan ramadhan. Puasa dalam bulan ramadhan ini dilakukan selama 30 hari dan bersifat wajib dilakukan bagi umat Islam. Bulan ini banyak dinantikan oleh umat muslim karena dalam bulan ini Allah SWT akan melipat gandakan pahalanya bagi umat yang melakukan ibadah dibulan ini. Menurut para ulama pemahaman terhadap keutamaan dalam melaksanakan setiap amal shaleh akan menjadi penyemengat sekaligus akan mendorong kepada peningkatan ketaqwaan seseorang. Bulan suci Ramadhan merupakan kesempatan bagi setiap hamba Allah untuk lebih meningkatkan ketakwaan, dikarenakan bulan ini merupakan syahrul Quran (bulan Al-Quran). Diturunkannya Al-Quran pada bulan Ramadhan menjadi bukti nyata atas kemuliaan dan keutamaan bulan Ramadhan. Allah Swt berfirman dalam QS. al-Baqarah: 185 yang berbunyi: 

شَهْرُ رَمَضَا نَ الَّذِيْۤ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰ نُ هُدًى لِّلنَّا سِ وَ بَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَا لْفُرْقَا نِ  ۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَـصُمْهُ  ۗ وَمَنْ کَانَ مَرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّا مٍ اُخَرَ  ۗ يُرِيْدُ اللّٰهُ بِکُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيْدُ بِکُمُ الْعُسْرَ  ۖ وَلِتُکْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُکَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰٮكُمْ وَلَعَلَّکُمْ تَشْكُرُوْنَ (١٨٥)
    syahru romadhoonallaziii ungzila fiihil-qur-aanu hudal lin-naasi wa bayyinaatim minal-hudaa wal-furqoon, fa mang syahida mingkumusy-syahro falyashum-h, wa mang kaana mariidhon au 'alaa safaring fa 'iddatum min ayyaamin ukhor, yuriidullohu bikumul-yusro wa laa yuriidu bikumul-'usro wa litukmilul-'iddata wa litukabbirulloha  'alaa maa hadaakum wa la'allakum tasykuruun

        Artinya : “Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang didalamnya diturunkan Al-Quran, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan petunjuk tersebut dan pembeda (antara yang benar dan yang batil. Karena itu, barangsiapa diantara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) dibulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah ata petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.”

    Bulan ramadhan merupakan bagian dari perjalanan waktu yang Allah ciptakan bagi hamba-hamba-Nya. Agar mereka memanfaatkannya untuk taat kepada-Nya dan menjauhi langkah-langkah setan yang terus berupaya untuk mengelabui dan menjerumuskan mereka ke dalam neraka. Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam QS. al-‟Ashr: 1-3 yang berbunyi:

وَا لْعَصْرِ  ۙ  (١)  اِنَّ الْاِ نْسَا نَ لَفِيْ خُسْرٍ  ۙ  (٢) اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَ عَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَوَا صَوْا بِا لْحَقِّ  ۙ وَتَوَا صَوْا بِا لصَّبْرِ (٣)

        Artinya: “Demi waktu. Sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman, beramal salih, saling menasehati dalam kebenaran dan saling menasehati dalam menetapi kesabaran.

    Dalam rangka menyambut bulan Ramadhan HMJ PGMI IAIN Pekalongan melaksanakan beberapa acara yaitu pesantren ramadhan dan mabarame.

a. Pesantren Ramadhan Pesantren 
    Ramadhan merupakan kegiatan sangat positif yang dilakukan dalam rangka membentuk karakter islami pada siswa di sekolah. Kegiatan pesantren ramadhan dilakukan dengan mengisi tausiah atau pembelajaran diberbagai satuan pendidikan yang berisi materimateri yang menarik seperti belajar membaca al-Qur‟an, murajaah hafalan al-qur‟an, shalat dhuha, materi ramadhan, hafalan hadits, hafalan do‟a, cerita islami dan sejenisnya. Selain itu diakhir kegiatan terdapat kuis berhadiah sebagai bahan evaluasi pembelajaran. Dalam kegiatan ini HMJ PGMI IAIN Pekalongan merekrut beberapa tutor untuk mengisi sebagai guru dalam acara pesantren ramadhan. Hal ini bertujuan untuk mengamalkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, selain itu juga melatih mental mahasiswa PGMI sebagai ajang bagi mahasiswa PGMI berlatih mengajar secara langsung dan sebagai amal jariyah bagi mereka. 

b. Mabarame (makan bersama rame-rame) 
    Mabarame ini merupakan puncak sekaligus penutup dari kegiatan pesantren ramadhan. Dalam kegiatan tersebut HMJ PGMI IAIN Pekalongan bersama dengan seluruh tutor melakukan kegiatan buka bersama. Hal ini bertujuan untuk menambah keakraban antar pemgurus HMJ dan mahasiswa PGMI berbagai angkatan agar lebih saling mengayomi dan gotong-royong meningkatkan kualitas dari program studi PGMI itu sendiri.

    Dari berbagai penjelasan dan rangkaian kegiatan di atas bertujuan untuk memperoleh keberkahan dan keutamaan bulan Ramadhan itu sendiri. Menurut beberapa keterangan, ada banyak keutamaan bulan Ramadhan. Keutamaan tersebut sudah dijelaskan dalam beberapa hadis. Ramadhan yang merupakan bulan penuh keberkahan ini tentunya menjadi salah satu bulan yang ditungggu-tunggu umat Islam.
Berikut ini 10 keutamaan bulan Ramadhan berdasarkan hadits-hadits shahih:

1. Bulan yang penuh barakah 
    Hal ini meruapakan keutamaan Ramadhan yang pertama. Rasulullah shallallahu „alaihi wasallam mensabdakan bahwa bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh barakah.

قَدْ جَاءَكُمْ شَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرٌ مُبَارَكٌ

    Artinya: “Telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah…” (HR. Ahmad). 

    Barakah artinya adalah ziyadatul khair; bertambahnya kebaikan. Di bulan Ramadhan, banyak kebaikan yang bertambah. Banyak kebaikan yang meningkat. Hal ini dapat kita lihat dengan meningkatnya omset atau penghasilan para pedagang dan pengusaha serta THR bagi karyawan dan pegawai mungkin adalah bagian dari keberkahan bulan Ramadhan. Sedangkan meningkatnya ibadah, puasa Ramadhan, shalat tarawih, semakin banyak tilawah dan sedekah adalah bagian dari keberkahan Ramadhan yang lebih besar lagi.

2. Diwajibkannya puasa 
    Salah satu keutamaan Ramadhan, di bulan ini umat Islam diwajibkan berpuasa. Sehingga Ramadhan juga disebut sebagai syahrush shiyam. Puasa menjadikan Ramadhan istimewa karena ia adalah rukun Islam yang tidak ada di bulan-bulan lainnya. Lanjutan hadits di atas berbunyi:

قَدْ جَاءَكُمْ شَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرٌ مُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ

    Artinya: “Telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah, diwajibkan kepada kalian ibadah puasa…” (HR. Ahmad). 

Selain itu juga dalam firman Allah SWT dalam QS. al-Baqarah: 183 dan 185:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

    Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian menjadi orang yang bertaqwa”. (QS. al-Baqarah: 183)

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآَنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ

    Artinya: “Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang haq dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kalian hadir di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa…” (QS. al-Baqarah: 185).

3. Pintu surga dibuka 
    Pada bulan Ramadhan, pintu-pintu surga dibuka. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu „alaihi wasallam, lanjutan hadits di atas: 

قَدْ جَاءَكُمْ شَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرٌ مُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ يُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ

    Artinya: “Telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah, diwajibkan kepada kalian ibadah puasa, dibukakan pintu-pintu surga…” (HR. Ahmad) 

4. Pintu neraka ditutup 
    Di samping pintu-pintu surga dibuka, pada bulan Ramadhan, pintu-pintu neraka ditutup. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu „alaihi wasallam, lanjutan hadits di atas:

قَدْ جَاءَكُمْ شَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرٌ مُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ يُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ

    Artinya: “Telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah, diwajibkan kepada kalian ibadah puasa, dibukakan pintu-pintu surga dan ditutuplah pintu-pintu neraka…” (HR. Ahmad). 

5. Syetan dibelenggu 
    Di antara keutamaan Ramadhan, syetan-syetan dibelenggu pada bulan ini sebagaimana Sabda Nabi shallallahu „alaihi wasallam:

إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ

    Artinya: ”Apabila Ramadhan tiba, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan pun dibelenggu.” (HR. Bukhari dan Muslim) 
Juga lanjutan hadits riwayat Imam Ahmad sebelumnya: 

قَدْ جَاءَكُمْ شَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرٌ مُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ يُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَتُغَلُّ فِيهِ الشَّيَاطِينُ

    Artinya: “Telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah, diwajibkan kepada kalian ibadah puasa, dibukakan pintu-pintu surga dan ditutuplah pintu-pintu neraka serta syetansyetan dibelenggu” (HR. Ahmad) 

6. Lailatul Qadar 
    Keutamaan Ramadhan yang tidak kalah luar biasa adalah lailatul qadar. Yakni malam yang nilainya lebih baik daripada seribu bulan. Lailatul qadar hanya ada di salah satu malam bulan Ramadhan, tidak dijumpai di bulan-bulan lainnya.

قَدْ جَاءَكُمْ شَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرٌ مُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ يُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَتُغَلُّ فِيهِ الشَّيَاطِينُ فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ مَنْ حُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ حُرِمَ

    Artinya: “Telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah, diwajibkan kepada kalian ibadah puasa, dibukakan pintu-pintu surga dan ditutuplah pintu-pintu neraka serta syetansyetan dibelenggu. di dalamnya terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa yang tidak mendapatkan kebaikannya berarti ia telah benar-benar terhalang/terjauhkan (dari kebaikan)” (HR. Ahmad). 

    Dengan adanya lailatul qadar ini, umat Nabi Muhammad bisa mengejar ketertinggalan waktu beramal dari umat-umat sebelumnya. Seperti diketahui, umat terdahulu usianya relatif lebih panjang. Bisa ratusan hingga seribu tahun. Dengan mendapatkan lailatul qadar, amal mereka bisa terkejar karena satu kali lailatul qadar setara dengan 83 tahun. Sepuluh kali mendapatkan lailatul qadar, bisa mengejar 833 tahun amal umat terdahulu. 

7. Penghapus dosa 
    Ibadah dan amal-amal shalih yang dilakukan di bulan Ramadhan merupakan penghapus dosa dari Ramadhan sebelumnya hingga Ramadhan saat ini. Ini salah satu keutamaan Ramadhan, sebagaimana sabda Rasulullah:

الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمُعَةُ إِلَى الْجُمُعَةِ وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ مُكَفِّرَاتٌ مَا بَيْنَهُنَّ إِذَا اجْتَنَبَ الْكَبَائِرَ

    Artinya: “Sholat lima waktu, antara shalat Jum’at ke Shalat Jum’at dan Ramadhan ke Ramadhan penghapus dosa diantara kesuanya, jika dijauhi dosa-dosa besar” (HR. Muslim). 

8. Penghapus dosa yang telah lalu 
    Bukan hanya penghapus dosa antara Ramadhan satu ke Ramadhan berikutnya, bahkan salah satu keutamaan Ramadhan adalah menghapus dosa-dosa yang telah lalu. Ini diperoleh jika melakukan puasa Ramadhan dengan dilandasi iman dan mengharap perhitungan pahala dari Allah semata.

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

    Artinya: “Barangsiapa yang berpuasa karena iman dan mengharap perhitungan (pahala) akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu” (Muttafaq 'Alaih). 

9. Waktu dikabulkannya doa 
    Berbeda dengan bulan lainnya, pada bulan Ramadhan banyak waktu mustajabah untuk berdoa. Di antaranya adalah waktu menjelang berbuka. Bahkan sepanjang waktu puasa mulai terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari adalah waktu yang mustajabah untuk berdoa. Berdoa di waktu puasa Ramadhan ini lebih dikabulkan Allah. 
Rasulullah shallallahu „alaihi wasallam bersabda: 

ثَلاَثَةٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُمُ الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ وَالإِمَامُ الْعَادِلُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ

    Artinya: “Tiga orang yang doanya tidak tertolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang dizholimi” (HR. Tirmidzi; HR. Hasan). 

10. Pembebasan dari neraka 
    Salah satu keutamaan Ramadhan adalah setiap harinya Allah membebaskan hambaNya dari neraka. Mereka yang hampir saja masuk neraka, dengan kemurahan Allah di bulan Ramadhan, mereka diampuni oleh Allah dan dibebaskan dari neraka. 
Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu „alaihi wasallam:

إِنَّ لِلّهِ فِى كُلِّ يَوْمٍ عِتْقَاءَ مِنَ النَّارِ فِى شَهْرِ رَمَضَانَ ,وَإِنَّ لِكُلِّ مُسْلِمٍ دَعْوَةً يَدْعُوْ بِهَا فَيَسْتَجِيْبُ لَهُ

    Artinya: ”Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Ramadhan,dan setiap muslim apabila dia memanjatkan do’a maka pasti dikabulkan.” (HR. Al Bazaar dengan para perawi yang tsiqah).  

Sumber: https://dpmptsp.bireuenkab.go.id/keutamaan-bulan-ramadhan/


By: Departemen Jarkominfo
Share:

Label

Cari Blog Ini

Kritik & Saran

Nama

Email *

Pesan *