Himpunan Mahasiswa Program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Sabtu, 27 Agustus 2022

HMJ PGMI UIN K.H. Abdurrahman Wahid mengadakan Kegiatan Pelatihan Penulisan Skripsi


    Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah  UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menyelenggarakan program kerja dari Departemen Keilmuan Peningkatan Mutu Mahasiswa yaitu Webinar Pelatihan Penulisan Skripsi yang diselenggarakan pada 27 Agustus 2022. Webinar Pelatihan Penulisan Skripsi ini salah satu kegiatan untuk melatih para mahasiswa/i UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dalam penulisan skripsi dengan baik dan benar. Pada Webinar Pelatihan Penulisan Skripsi tahun 2022, kali ini bertemakan “Strategi Sukses di Akhir Semester” dengan pemateri dan dosen Ibu Aan Fadia Annur, M.Pd. Kegiatan ini diikuti kurang lebih 300 peserta yang diselenggarakan secara daring via Zoom. Acara tersebut dipandu oleh salah satu mahasiswa PGMI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan yaitu Dewi Yuliani.

Dalam pemaparan materi, pemateri menyampaikan yang ada dalam penulisan skripsi, seperti memberi tips agar mendapat judul yang tepat, penyusunan kerangka skripsi yang benar, serta memberikan pengalaman selama pemateri dalam proses membuat skripsi. Skripsi merupakan tugas akhir mahasiswa S1 untuk memenuhi persyaratan kelulusan. Mahasiswa sering terjebak pada kesalahan-kesalahan umum dalam penulisan skripsi, seperti penulisan tidak mengikuti EYD, dan lain sebagainya. Oleh karena itu diadakannya Webinar Pelatihan Penulisan Skripsi ini dapat membantu para mahasiswa khususnya mahasiswa jurusan PGMI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dalam penyusunan skripsi yang baik, cepat, dan benar.

——————————————————————————————————
Reporter   : Muhammad Fajri Islami
Editor        : Juwita Rini, M.Pd.
Redaktur  : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi
Share:

Jumat, 12 Agustus 2022

HMJ PGMI Melaksanakan Kegiatan Santunan Anak Yatim dengan Berkolaborasi dengan HMJ PIAUD

  


    Pada jumat (12/8) HMJ PGMI UIN KH ABDURAHMAN WAHID yang  berkolaborasi dengan HMJ PIAUD UIN KH ABDURAHMAN WAHID dan dipimpin oleh bapak Syafrudin selaku kiyai atau pengurus melaksanakan santunan pada anak-anak yatim atau piatu yang bernama Panti Asuhan Dharul Khadhonah. kegiatan tersebut dimulai pada pukul 13.00 WIB yang dihadiri  para wali anak-anak yatim atau piatu, Kegiatan santunan ini juga merupakan proker yang diadakan oleh setiap departemen Agama Dan social per masing masing HMJ dan harapan dalam kegiatan ini akan berlangsung ke depannya dengan sasaran yang lebih banyak. Serta untuk mengajarkan kita semua untuk selalu bersyukur. Dalam mencari target, HMJ PGMI maupun PIAUD berproses dijalanan sekitar Kota Pekalongan untuk mencarikan donator untuk acara santunan anak yatim ini, dalam kurun waktu tidak sampai sehari dan sebar di empat titik pencarian dana sebesar Tiga Juta Rupiah didapatkan. Tidak hanya langsung turun kejalan untuk mendapatkan donasi, kita juga membuka donatoronline yang ingin mendonasikan dengan cara mentransfer. Adapun target untuk anak anak yatim piatu berjumlah 25 orang. Seperti telah disebutkan di atas, santunan anak yatim diberikan sebagai bentuk kepedulian pada keperluan mereka. Beberapa jenis santunan yang biasa diberikan adalah sebagai berikut.
   

     Kebutuhan hidup dasar, dapat disampaikan secara insidental atau pada momen hari raya. Biasanya berupa paket sembako, uang tunai, pakaian, atau sumbangan hari raya.

Kebutuhan pendidikan. Biasanya, Anda dapat memberikan beasiswa rutin per bulan (terutama bagi anak yang berprestasi), bantuan tunai biaya pendidikan, dan bantuan berupa peralatan sekolah pada awal tahun ajaran baru.

     Kebutuhan untuk mengembangkan potensi. Meski bukan kebutuhan utama, pengembangan potensi tetap diperlukan guna memberikan bekal keterampilan dasar bagi anak yatim. Contoh kegiatan yang bisa dilakukan adalah melakukan rekreasi dan outbound, membiayai kursus sesuai minat anak, dan/atau mengikuti pendidikan dan latihan tertentu.

     Pemberiannya berupa uang dan tidak lupa bingkisan untuk anak yatim piatu. Dan pelaksanaannya berjalan lancar dengan alur acara yang sudah dibuat sedemikian rupa. Adapun pengertian dari Santunan anak yatim sebagai berikut. Memberikan santunan anak yatim sering menjadi pilihan masyarakat dalam berbagi rezeki kepada sesama. Hadis Nabi Muhammad SAW. pun menganjurkan demikian, sebab keutamaan dan pahala seseorang yang membantu anak yatim begitu besar. Hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari itu mengandung keutamaan berikut.

     Mereka yang menyantuni anak yatim akan memperoleh kedudukan tinggi di surga, dekat dengan Allah SWT.

     Menanggung anak yatim berarti memperhatikan dan mengurusi semua kebuuhan hidupnya, mulai dari kebutuhan sandang, makanan dan minuman, hingga pendidikan secara Islam.

     Keutamaan dari hadis ini sahih pada mereka yang memberikan santunan dari harta pribadi, baik berhubungan keluarga dengannya maupun tidak ada hubungan keluarga sama sekali.

     Satu hal yang perlu diingat adalah begitu si anak mencapai usia balig, maka sebutan anak yatim sudah tidak berlaku lagi. Meskipun demikian, berbagai pendapat ulama menyatakan, sekalipun anak yatim ini sudah balig, tetapi pikirannya belum cukup matang dan belum mampu mengelola harta secara benar, maka tangguhkan lebih dulu penyerahan harta miliknya (yang mungkin diwariskan atau diberikan pada si anak) hingga ia mencapai usia 25 tahun.

——————————————————————————————————

Reporter  : Tesya Arie Budianti

Editor       : Juwita Rini, M.Pd.

Redaktur : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi

Share:

Cari Blog Ini

Kritik & Saran

Nama

Email *

Pesan *