Himpunan Mahasiswa Program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Kamis, 23 Desember 2021

Sidang Paripurna 2021

 


   Desember 2021 merupakan bulan terakhir bagi kepengurusan HMJ PGMI Periode 2021. HMJ PGMI 2021 menyempurnakan kepengurusan melalui Badan Pengurus Harian dengan menyelenggarakan Sidang Paripurna 2021.

    Sidang Paripurna sebagai forum tertinggi bagi HMJ PGMI untuk melaporkan pertanggungjawaban pengurus selama satu periode, membuat rekomendasi bagi periode selanjutnya, dan memilih mandataris yang selanjutnya memimpin berjalannya roda organisasi.

    Pada kegiatan Evaluasi Akhir Periode, Ketua Umum HMJ PGMI 2021, Saudari Mei Rahmawati mengatakan, "Terealisasi semua program kerja yang disusun HMJ PGMI 2021 bukan lain karena kerjasama dari semua pengurus. Saya berharap semua pengurus mengikuti Sidang Paripurna agar LPJ periode ini bisa disaksikan dan dievaluasi supaya ke depannya lebih baik. Selain itu, juga memilih langsung pemimpin yang akan membawa HMJ PGMI Periode 2022 ke arah yang lebih baik lagi".

    Ketua Panitia Sidang Paripurna, Agung Widodo mengatakan, "Sidang Paripurna ini diselenggarakan pada tanggal 21-22 Desember 2021 di SDN Salakbrojo Kedungwuni. Diikuti oleh pengurus HMJ 2021, panitia, peserta, dan beberapa tamu undangan. Kami mengusung tema "Menumbuhkan Regenerasi HMJ PGMI yang Loyalitas, Aktif, Kreatif, dan Berintektual" supaya HMJ periode berikutnya lebih solid lagi dan berinovasi dalam menyusun program kerjanya."

    Acara sidang paripurna ditutup dengan terpilihnya Saudara Akhmad Dalil Rohman sebagai mandataris Ketua HMJ PGMI 2022. Harapannya bisa membawa HMJ PGMI lebih kreatif dan aktif sesuai dengan tema yang diusung.

Share:

Sabtu, 27 November 2021

Dies natalis HMJ PGMI Ke- 8

 

Dies natalis merupakan salah satu kegiatan tahunan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati hari jadi himpunan mahasiswa jurusan pendidikan guru madrasah ibtidaiyah (PGMI) IAIN Pekalongan. HMJ PGMI IAIN Pekalongan kini memperingati hari lahirnya yang sudah memasuki tahun ke delapan. Delapan tahun perjalanan merupakan proses bagi seluruh anggota untuk mencapai predikat nama baik. Kemampuan HMJ dalam menjaga dan mengatur ritme dan strategi untuk terus mempertahankan kepercayaan semua anggota yang senantiasa mencetak kepribadian seseorang yang mampu bertanggungjawab.

Adanya Pandemi Covid-19 yang mengharuskan segala aktifitas untuk dilakukan di rumah, maka kegiatan Dies natalis di tahun ini menjadi sebuah kegiatan yang dikemas secara virtual/daring sebagai altematif saat melakukan pertemuan (meeting) tatap muka tetapi para pesertanya berada dilokasi yang berbeda-beda.Peserta harus beradaptasi dalam mengatasi new normal.

Untuk itu, pada usia delapan tahun ini HMJ PGMI IAIN Pekalongan menyelenggarakan peringatan Hari Jadi sebagai langkah taktis suatu bentuk apresiasi dan bentuk rasa syukur. Dies natalis HMJ PGMI dimulai dilakasanakan pada tanggal 1 November 2021 sampai tanggal 20 November 2021 yang digunakan untuk kegiatan perlombaan tingkat sekolah dasar atau madrasah ibtidaiyah beserta perlombaan tingkat mahasiswa nasional. Kemudian kegiatan diest natalis dilanjutkan pada tanggal 23 November 2021 yang diisi dengan kegiatan webinar series dan seminar nasional. Kegiatan dies natalis ini mencakup rangkaian kegiatan online yang di dalamnya terdapat lomba-lomba SD/MI Se-ekskarisedenan yang terdiri dari lomba mendongeng, kaligrafi, MTQ, dan tari. Sedangkan perlombaan mahasiswa yaitu lomba LKTI dan lomba tari tinkat mahasiswa, serta sarasehan berupa potong tumpeng, web seminar (webinar) dan seminar nasional.. Dalam kegiatan dies natalis ini mengusung tema "Mewujudkan Jati Diri Menumbuhkan lnovasi Menuju Pendidikan Madrasah yang Berintegritas" yang bertujuan untuk membangun dan menanamkan karakter peserta didik sedini mungkin.


Share:

Selasa, 19 Oktober 2021

Tim Tari Bapkipat PGMI Raih Juara 3 dan Favorit dalam Festival Tari PGMI Nasional 2021

 


    Tim Tari Jurusan PGMI FTIK IAIN Pekalongan berhasil meraih juara pada 2 kategori sekaligus, yakni Juara 3 sekaligus Juara Favorit dalam ajang Festival Tari PGMI Nasional 2021 yang diselenggarakan oleh PGMI Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Jawa Timur. Festival ini diselenggarakan dari tanggal  4 s.d. 8 Oktober 2021.

    Tari yang dibawakan oleh Tim Tari PGMI FTIK IAIN Pekalongan adalah Tari Bakipat. Tari ini digawangi oleh 5 personil yang semuanya adalah mahasisiwi jurusan PGMI, yaitu: Trifika Suryani, Kinanti Riski Apriliani, Kinanti Riski Apriliani, Uswatun Khasanah dan Layra Zalwa Shalshabila. Dengan balutan kostum warna merah menyala dan keluwesan para penari, Tari Bakipat ini juga menjadi Juara Favorit dengan jumlah "like" terbanyak di media sosial.

Share:

Senin, 11 Oktober 2021

ALT (Appreciative Leadership Trainer) 2021

 

    Assalamu’alaikum readers, gimana kabarnya nih? Sehat kan ya?

    Pada kesempatan kali ini, penulis akan membagikan tulisan mengenai kegiatan PKD dan PKL nih. Dua hal tersebut apasih? Langsung ajja, yuk kita bacaa!!

    Pelatihan Kemimpinan Dasar atau yang biasa disebut dengan PKD adalah suatu wadah untuk melatih kepemimpinan kepada para pemimpin yang sesuai dengan kriteria. PKD dalam Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) disebut dengan ALT (Appreciative Leadership Trainer). ALT PGMI terlaksana pada hari Sabtu-Ahad, 09-10 Oktober 2021 di Gedung Terpadu Lantai 2 Ruang Kesekretariatan DEMA-I IAIN Pekalongan. Acara ini dihadiri oleh 50 peserta offline dan kurang lebih 150 peserta online. Kegiatan berjalan secara lancar dan antusias, karena diisi oleh pemateri yang berkompeten. Adapun pematerinya yaitu Vika Inayati, S.Pd untuk materi kepemimpinan, Joyo Purnomo, S.Pd untuk materi public speaking, Eko Pradipta Kurnaedi, S.Pd untu materi analisis diri, Rosalia Rosyada, S.Pd untu materi ke-hmj-an, Wahyu Firmansyah untuk materi ke-impi-an dan Ratna Sari untuk pelatihan makalah.

    Setelah PKD, pengkaderan selanjutnya terdapat Pengkaderan Kemimpinan Lanjut (PKL) yang diselenggarakan oleh DEMA-F Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan di SMK Kesesi pada tanggal 19-21 November 2021. Pada kegiatan PKL juga tak kalah serunya nih!! Karena diisi oleh materi yang berkesinambungan dengan materi di ALT. Nah, dalam PKL terdapat materi kepemimpinan dan manajemen organisasi, advokasi, moderasi beragama, mahasiswa & tanggung jawab akademik dan antropologi kampus. Gak kalah seru dengan materi di ALT yaaa??!!

    Dengan adanya dua kegiatan di atas, diharapkan dapat mencetak kader pemimpin bagi HMJ PGMI pada khususnya dan bagi IAIN Pekalongan pada umumnya. Aamiin. Nah itu saja yaa, sampai jumpaaa~

Share:

PGMI IAIN Pekalongan Raih Juara II Lomba Karya Tulis Ilmiah

 


    Salah satu mata lomba dalam acara Lomba Pagelaran Seni Dan Olimpiade (PSDO) yang diadakan oleh UIN KH Ahmad Shiddiq (UIN KHAS) Jember adalah Lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI). Pada mata lomba yang diselenggarakan pada tanggal 9-10 Oktober 2021 ini, Jurusan PGMI FTIK IAIN Pekalongan mengirimkan satu tim yang terdiri dari 3 mahasiswa. Tim tersebut adalah Akhmad Dalil Rohman, Nur Afina Laelatun Nikmah dan Fajar Okta Silvia dari angkatan 2020. Tim tersebut menyerahkan karya ilmiah dengan judul “STEAM Sebagai Alternatif Pembelajaran Matematika di MI/SD Pada Abad 21”. 

    Judul ini membawa tim PGMI keluar sebagai Juara II dalam ajang Lomba Mahasiswa PGMI Se-Indonesia ini. Tim KTI PGMI IAIN Pekalongan mengalahkan 5 kontingen KTI dari Perguruan Tinggi Keislaman lainnya. Dengan prestasi dalam bidang Karya Tulis Ilmiah ini, diharapkan menumbuhkan atmosfir ilmiah di kalangan mahasiswa PGMI.

Share:

PGMI IAIN Pekalongan Raih Juara III Lomba Microteaching

 


    Mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (FTIK IAIN) Pekalongan kembali menorehkan prestasi di kancah nasional. Dalam ajang Lomba Tingkat Mahasiswa PGMI Se-Indonesia, PSDO (Pagelaran Seni Dan Olimpiade) yang diselenggarakan oleh Jurusan PGMI UIN KH Ahmad Shiddiq (UIN KHAS) Jember, Mahasiswa PGMI FTIK IAIN Pekalongan berhasil meraih juara ke III.

    Lomba ini dilaksanakan pada tanggal 9-10 Oktober 2021. Mei Rahmawati, mahasiswi Jurusan PGMI FTIK IAIN Pekalongan berhasil mempraktikkan microteaching dengan membawakan materi Sejarah Kebudayaan Islam Kelas 5. Lomba nasional microteaching ini terdiri dari 1 babak, yakni penilaian secara keseluruhan, yang meliputi: membuka - menutup kelas, penguasaan kelas, interaksi kepada peserta didik, evaluasi. dalam lomba ini, Mei, telah menyisihkan beberapa peserta dari Perguruan Tinggi Keislaman lainnya. 

Share:

Senin, 23 Agustus 2021

PGMI Go To School 2021



 Assalamualaikum Wr. Wb.

Himpunan Mahasiwa Jurusan (HMJ) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pekalongan Departemen Pendidikan dan Peningkatan Mutu atau biasa disingkat dengan “Dekpam” mengadakan kegiatan yang merupakan salah satu program kerja kami yaitu pengabdian kepada masyarakat melalui “PGMI Go To School” dimana sasaran kami yaitu SD/MI yang membutuhkan. 


Tujuan awal kegiatan GTS atau Go to School yaitu dengan memberikan edukasi/materi dengan konsep bermain sambil belajar menggunakan strategi yang menarik melalui Alat Peraga Edukatif (APE) terhadap anak-anak SD/MI, namun dalam kondisi saat ini terutama masa PPKM semakin diperpanjang, maka kita memilih sekolah tertentu saja. Pada hari Senin, 23 Agustus 2021, kami memilih kepada SDN Bojongwetan sebagai penerima penyaluran berupa donasi buku serta APE (Alat Peraga Edukatif) sebagai pengabdian kami kepada masyarakat. Dalam kegiatan ini hanya saja memberi dan menerima penyaluran tanpa adanya pertemuan terhadap anak-anak sebagaimana tujuan awal karena adanya PPKM ini.


Besar harapan kami melalui pengabdian ini, dapat dipergunakan serta dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Terimakasih kepada seluruh pihak terkait yang telah membantu mensukseskan kegiatan ini, serta Bapak Suroso selaku kepala sekolah serta seluruh staf  SDN Bojongwetan yang telah berkenan menerima pengabdian dari kami dengan sangat baik dan ramah. Buku yang kami salurkan telah kami pilih dan sortir untuk kelayakan buku serta kelayakan bacaan untuk anak-anak SD/MI, berupa buku cerpen, bacaan doa-doa, menghitung, novel anak,dll. 

Terimakasih

Wassalamualaikum Wr. Wb.


Share:

Sabtu, 10 Juli 2021

Webinar & Pelatihan Alat Peraga Edukatif (APE) 2021

 

Webinar & Pelatihan Alat Peraga Edukatif (APE) 2021

    Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI IAIN Pekalongan) adakan kegiatan Webinar dan pembuatan Alat Peraga Edukatif (APE) secara offline dan online dengan aplikasi zoom meeting, dengan mengusung tema yaitu "Media Pembelajaran Menarik, Muridpun Tertarik" di Dukuh Plosoran desa Podo pada hari Sabtu, 10 Juli 2021 (Pukul 09.00 WIB s.d. selesai). Yang dibawakan Oleh Pembawa materi yaitu dengan Saudara Nunuk Riza Puji, S.T. beliau merupakan Guru SMAN 1 Petungkriyono, Sekaligus Penggerak KGB Pekalongan. 

    APE ini merupakan salah satu program kegiatan dari Departemen Minat Bakat, kegiatan Webinar ini diikuti oleh 200 mahasiswa PGMI IAIN Pekalongan. 

    Tau Gak sih Apa itu APE kawan?..... 

    Alat Peraga Edukatif (APE) merupakan alat peraga yang dirancang dan dibuat untuk menjadi sumber belajar anak-anak usia dini agar mendapatkan pengalaman belajar. Pengalaman ini akan berguna untuk meningkatkan aspek-aspek perkembangan anak yang meliputi aspek fisik/motorik, emosi, sosial, bahasa, kognitif dan moral. Alat Peraga Edukatif dapat mengoptimalkan perkembangan anak disesuaikan dengan usia dan tingkat perkembangannya.

    Alat peraga edukatif merupakan alat yang bisa merangsang aktifitas bermain dan dapat menstimulasi serta mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak. 


Manfaat Alat Peraga Edukatif

    Alat Peraga Edukatif (APE) memberikan banyak manfaat terhadap tumbuh kembang anak. Alat Peraga Edukatif (APE) juga dapat memberikan kesempatan proses bersosialisasi kepada anak untuk mendapatkan dan memperkaya pengetahuan dengan menggunakan berbagai alat, buku, narasumber, atau tempat. 

    Alat peraga berguna untuk mengenal lingkungan dan membimbing anak mengenali kekuatan maupun kelemahan dirinya. Anak secara aktif akan mengaplikasikan alat peraga dan secara optimal menggunakan seluruh panca indranya. Kegiatan atau alat peraga yang menyenangkan juga akan meningkatkan aktivitas sel otak mereka, keaktifan sel otak akan membantu memperlancar proses pembelajaran anak. 

    Materi ini diberikan kepada seluruh mahasiswa IAIN Pekalongan yang selalu melaksanakan aktivitas perkuliahan. Sehingga materi ini dapat menjadi bekal dalam berproses keilmuan di kampus Rahmatan Lil’alamin IAIN Pekalongan ataupun di luar kampus serta dapat memberikan motivasi dan mampu mengimplementasikan pendidikan alternatif dengan adanya media pembelajaran yang menarik sehingga mampu meningkatkan motivasi belajar siswa dalam dunia pendidikan sesuai perkembangan zaman. 

    Acara berjalan dengan lancar dan para peserta terlihat sangat antusias mengikuti jalannya acara dengan aktif mengajukan pertanyaan kepada para pemateri. Adapun Tindak Lanjut setelah pelaksanaan Webinar APE ini yaitu masing-masing peserta Melaksanakan Praktek Pembuatan Produk APE dengan kelompoknya masing-masing sesuai yang telah ditentukan oleh Panitia. tidak hanya materi ilmu pengetahuan yang dapat diterima akan tetapi untuk menjadikan kita sebagai Mahasiswa PGMI IAIN Pekalongan supaya memiliki bekal yang nantinya akan menjadi Calon Guru Madrasah Ibtidaiyah sehingga mampu menunjang kreativitas dan mempunyai unsur mendidik.

    Adapun harapan segenap panitia dari kegiatan tersebut adalah agar kita para calon pendidik dan penerus bangsa mampu memiliki kiat-kiat dan atau metode, cara-cara ataupun langkah-langkah yang dilakukan untuk meningkatkan pendidikan Indonesia dengan memiliki semangat dan kreativitas yang tinggi dalam menciptakan berbagai media pendukung pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan perkembangan zaman.

By: Departemen Jarkominfo
Share:

Jumat, 25 Juni 2021

PGMI Cetak Prestasi diajang Kompetisi IPPBMM

 
Mei Rahmawati dalam lomba puisi diajang  kompetisi IPPBMM

   Salah seorang mahasiswi jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah torehkan prestasi di ajang kompetisi Invitasi Pekan Pengembangan Bakat dan Minat Mahasiswa (IPPBMM) XVIII di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Lomba ini diikuti oleh seluruh PTKIN se Jawa dan Madura dengan total kontingen lomba ada 18 PTKIN.

   Tepatnya 23 Juni lalu, mahasiswi bernama Mei Rahmawati mahasiswi semester empat Fakultas Tarbiyah dan Keguruan IAIN Pekalongan berhasil meraih medari perak pada cabang lomba Puitisasi Al-qur’an kategori putri.

   Dalam pelaksanaannya lomba terbagi menjadi dua tahap, yaitu tahap penyisihan dan tahap final. Ditahap penyisihan Mei berhasil menggeser 8 kontingen lain sehingga masuk pada tahap final dengan jumlah 10 peserta. Dalam persiapannya menghadapi lomba, Mei menuturkan telah melakukan beberapa kali latihan, baik latihan fisik maupun olah vokal dengan Ibu Wirani Atqia, M. Pd selaku penanggungjawab lomba. “Alhamdulillah dengan bimbingan Ibu Wirani, dengan latihan yang cukup intens semuanya membuahkan hasil, walaupun tidak mendapatkan medali emas akan tetapi tidak menghalangi syukur dan terima kasih saya kepada semua pihak.” Jelas Mei.

   Mahasiswi kelahiran Pekalongan, 10 Mei ini merupakan anak terakhir dari 5 bersaudara pasangan dari Bapak Sakhur dan Ibu Hindun. Sebelum mengikuti perlombaan IPPBMM ini, Mei beberapa kali sudah mencetak prestasi lomba baca puisi, diantaranya adalah juara 1 baca puisi online Nasional dalam rangka UNIKAL Award Piala Gandewa Ke-VII 2019, juara 1 baca puisi reginonal jateng HIMASATRIA PBSI UNIKAL tahun 2021, Terbaik 5 baca puisi online Nasional festival sastra Universitas Gadjah Mada tahun 2021, dan beberapa prestasi lainnya. 

 Mei berharap semoga kedepan bisa lebih belajar dari pengalaman, bisa diberi kesempatan untuk mengembangkan kemampuannya dimanapun berada dan bisa membahagiakan orang tua serta orang-orang disekitarnya.

Share:

Sabtu, 01 Mei 2021

Webinar Nasional Hari Pendidikan Nasional 2021

 

Pendidikan merupakan suatu proses di dalam menemukan transformasi  baik dalam diri, maupun dengan orang lain. Oleh karena itu, proses pendidikan yang benar adalah dengan membebaskan seseorang dari berbagai kungkungan, intimidasi dan eksploitasi. Suatu pendidikan, harus bisa untuk meningkatkan mutu sekolahnya. Peningkatan mutu sekolah merupakan fondasi untuk terciptanya pendidikan yang berkualitas. Mutu sekolah merupakan salah satu isu sentral dalam pendidikan nasional selain isu-isu lainnya seperti pemerataan, relevansi, dan efisiensi manajemen sekolah. Upaya peningkatan mutu sekolah terus dilakukan oleh berbagai pihak baik oleh pihak yayasan sekolah maupun pemerintah sendiri. Upaya-upaya tersebut dilandasi suatu kesadaran betapa pentingnya peranan pendidikan dalam pengembangan sumber daya manusia dan pengembangan watak bangsa (Nation Character Building) untuk kemajuan masyarakat dan bangsa. Harkat dan martabat suatu bangsa sangat ditentukan oleh mutu pendidikannya.

Dalam konteks bangsa Indonesia, peningkatan mutu pendidikan merupakan sasaran pembangunan di bidang pendidikan nasional dan merupakan bagian integral dari upaya peningkatan kualitas manusia Indonesia secara menyeluruh. Pada hakekatnya, berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan belum menunjukkan hasil yang menggembirakan, bahkan masih banyak kegagalan ini disebabkan antara lain : masalah manajemen pendidikan yang kurang tepat, penempatan tenaga tidak sesuai dengan bidang keahliaannya (termasuk didalamnya pengangkatan kepala madrasah/sekolah yang kurang professional bahkan hanya mengutamakan nuansa politis dari pada profesionalisme), pendistribusian sarana prasarana sekolah yang kurang sesuai dengan kebutuhan sekolah, penanganan masalah bukan pada ahlinya, pemerataan kesempatan, keterbatasan anggaran yang tersedia, dan diksriminasi kebijakan pemerintah pada sekolah/madrasah swasta dan negeri, sehingga tujuan pendidikan nasional untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melalui peningkatan mutu pada setiap jenis dan jenjang pendidikan belum dapat diwujudkan secara signifikan.

Dari permasalahan di atas, maka kami HMJ PGMI berencana mengadakan seminar nasional dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional yang dikemas secara online yaitu dengan menggunakan aplikasi zoom meeting, dengan mengusung tema yaitu “Revitalisasi PGMI dalam Mewujudkan Pendidikan Dasar yang Bermutu.” Adapun yang diharapkan oleh segenap panitia adalah agar calon pendidik nantinya bisa memiliki kualitas dalam meningkatkan mutu pendidikan di dalam sekolah yang bersangkutan.

Pada kegiatan tersebut HMJ PGMI mengundang pemateri dari penggerak Komunitas Guru Belajar Nusantara yakni Bapak Niamil Hida. Beliau menyampaikan materi kepada seluruh mahasiswa PGMI IAIN Pekalongan yang mana sedang melaksanakan aktivitas perkuliahan. Sehingga nantinya materi tersebut dapat menjadi bekal untuk berproses dalam bidang keilmuan di kampus Rahmatan Lil’alamin IAIN Pekalongan ataupun di luar kampus serta dapat memberikan motivasi dan mampu mengimplementasikan apa yang disampaikan dalam dunia pendidikan sesuai dengan perkembangan zaman.

Share:

Kamis, 29 April 2021

Pesantren Ramadhan 2021

 


Organisasi Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) IAIN Pekalongan. Didalam organisasinya terdapat beberapa departemen diantaranya Departemen Agama dan Sosial atau biasa disingkat dengan sebutan DEPAGSOS. Dalam departemen ini divisi yang menanungi dan menyelenggarakan kegiatan khususnya didalam bidang keagamaan dan sosial. Dalam bidang keagamaan, departemen ini membuka wadah bagi mahasiswa IAIN Pekalongan khusunya mahasiswa jurusan PGMI, Masyarakat sekitar, dan peserta didik ditingkat Madrasah Ibtidaiyah/Sekolah Dasar baik didalam Kota maupun Kabupaten Pekalongan. Sedangkan dibidang sosialnya departemen ini menaungi hal-hal seperti ikut serta dan mengajak mahasiswa lainnya untuk berkontribusi dalam mengembangkan jiwa sosialnya, contoh dari kegiatan sosialnya seperti galang dana.

Salah satu proker Departemen Agama dan Sosial dibidang keagamaan yaitu Pesantren Ramadhan. Dimana proker ini dilaksanakan setiap bulan ramadhan. Pelaksanaan kegiatan ini tidak beda jauh dengan pesantren kilat yaitu seperti memberikan pemahaman materi keagamaan. Namun jika dalam Pesantren Ramadhan ini sama selain memberikan pemahaman materi kegamaan juga memberikan materi terkait pelajaran SD/MI Seperti, Aqidah Akhlak, Sejarah Kebudayaan Islam, dan Fiqih yang dikhsuskan pada kelas 4-6 yang dilaksanakan selama 4 hari di SD/MI Kota Pekalongan maupun Kabupaten Pekalongan.

Dari kepengurusan HMJ PGMI khusunya Departemen Agama dan Sosial dalam kegiatan Pesantren Ramadhan juga memberikan wadah bagi mahasiswa/mahasiswi jurusan PGMI sebagai tempat melatih skill dalam mengajar karena jurusan PGMI adalah calon pendidik. Maka dari itu DEPAGSOS memberikan kesempatan kepada mahasiswa/mahasiswi jurusan PGMI semester 4 dan 6 untuk menjadi Tutor dalam kegiatan Pesantren Ramadhan.

Share:

Senin, 12 April 2021

Menyambut Ramadhan dan Keutamaanya



    Umat Islam di segala penjuru dunia saat ini sedang melaksanakan puasa di bulan yang penuh keberkahan yaitu bulan ramadhan. Puasa dalam bulan ramadhan ini dilakukan selama 30 hari dan bersifat wajib dilakukan bagi umat Islam. Bulan ini banyak dinantikan oleh umat muslim karena dalam bulan ini Allah SWT akan melipat gandakan pahalanya bagi umat yang melakukan ibadah dibulan ini. Menurut para ulama pemahaman terhadap keutamaan dalam melaksanakan setiap amal shaleh akan menjadi penyemengat sekaligus akan mendorong kepada peningkatan ketaqwaan seseorang. Bulan suci Ramadhan merupakan kesempatan bagi setiap hamba Allah untuk lebih meningkatkan ketakwaan, dikarenakan bulan ini merupakan syahrul Quran (bulan Al-Quran). Diturunkannya Al-Quran pada bulan Ramadhan menjadi bukti nyata atas kemuliaan dan keutamaan bulan Ramadhan. Allah Swt berfirman dalam QS. al-Baqarah: 185 yang berbunyi: 

شَهْرُ رَمَضَا نَ الَّذِيْۤ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰ نُ هُدًى لِّلنَّا سِ وَ بَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَا لْفُرْقَا نِ  ۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَـصُمْهُ  ۗ وَمَنْ کَانَ مَرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّا مٍ اُخَرَ  ۗ يُرِيْدُ اللّٰهُ بِکُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيْدُ بِکُمُ الْعُسْرَ  ۖ وَلِتُکْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُکَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰٮكُمْ وَلَعَلَّکُمْ تَشْكُرُوْنَ (١٨٥)
    syahru romadhoonallaziii ungzila fiihil-qur-aanu hudal lin-naasi wa bayyinaatim minal-hudaa wal-furqoon, fa mang syahida mingkumusy-syahro falyashum-h, wa mang kaana mariidhon au 'alaa safaring fa 'iddatum min ayyaamin ukhor, yuriidullohu bikumul-yusro wa laa yuriidu bikumul-'usro wa litukmilul-'iddata wa litukabbirulloha  'alaa maa hadaakum wa la'allakum tasykuruun

        Artinya : “Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang didalamnya diturunkan Al-Quran, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan petunjuk tersebut dan pembeda (antara yang benar dan yang batil. Karena itu, barangsiapa diantara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) dibulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah ata petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.”

    Bulan ramadhan merupakan bagian dari perjalanan waktu yang Allah ciptakan bagi hamba-hamba-Nya. Agar mereka memanfaatkannya untuk taat kepada-Nya dan menjauhi langkah-langkah setan yang terus berupaya untuk mengelabui dan menjerumuskan mereka ke dalam neraka. Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam QS. al-‟Ashr: 1-3 yang berbunyi:

وَا لْعَصْرِ  ۙ  (١)  اِنَّ الْاِ نْسَا نَ لَفِيْ خُسْرٍ  ۙ  (٢) اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَ عَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَوَا صَوْا بِا لْحَقِّ  ۙ وَتَوَا صَوْا بِا لصَّبْرِ (٣)

        Artinya: “Demi waktu. Sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman, beramal salih, saling menasehati dalam kebenaran dan saling menasehati dalam menetapi kesabaran.

    Dalam rangka menyambut bulan Ramadhan HMJ PGMI IAIN Pekalongan melaksanakan beberapa acara yaitu pesantren ramadhan dan mabarame.

a. Pesantren Ramadhan Pesantren 
    Ramadhan merupakan kegiatan sangat positif yang dilakukan dalam rangka membentuk karakter islami pada siswa di sekolah. Kegiatan pesantren ramadhan dilakukan dengan mengisi tausiah atau pembelajaran diberbagai satuan pendidikan yang berisi materimateri yang menarik seperti belajar membaca al-Qur‟an, murajaah hafalan al-qur‟an, shalat dhuha, materi ramadhan, hafalan hadits, hafalan do‟a, cerita islami dan sejenisnya. Selain itu diakhir kegiatan terdapat kuis berhadiah sebagai bahan evaluasi pembelajaran. Dalam kegiatan ini HMJ PGMI IAIN Pekalongan merekrut beberapa tutor untuk mengisi sebagai guru dalam acara pesantren ramadhan. Hal ini bertujuan untuk mengamalkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, selain itu juga melatih mental mahasiswa PGMI sebagai ajang bagi mahasiswa PGMI berlatih mengajar secara langsung dan sebagai amal jariyah bagi mereka. 

b. Mabarame (makan bersama rame-rame) 
    Mabarame ini merupakan puncak sekaligus penutup dari kegiatan pesantren ramadhan. Dalam kegiatan tersebut HMJ PGMI IAIN Pekalongan bersama dengan seluruh tutor melakukan kegiatan buka bersama. Hal ini bertujuan untuk menambah keakraban antar pemgurus HMJ dan mahasiswa PGMI berbagai angkatan agar lebih saling mengayomi dan gotong-royong meningkatkan kualitas dari program studi PGMI itu sendiri.

    Dari berbagai penjelasan dan rangkaian kegiatan di atas bertujuan untuk memperoleh keberkahan dan keutamaan bulan Ramadhan itu sendiri. Menurut beberapa keterangan, ada banyak keutamaan bulan Ramadhan. Keutamaan tersebut sudah dijelaskan dalam beberapa hadis. Ramadhan yang merupakan bulan penuh keberkahan ini tentunya menjadi salah satu bulan yang ditungggu-tunggu umat Islam.
Berikut ini 10 keutamaan bulan Ramadhan berdasarkan hadits-hadits shahih:

1. Bulan yang penuh barakah 
    Hal ini meruapakan keutamaan Ramadhan yang pertama. Rasulullah shallallahu „alaihi wasallam mensabdakan bahwa bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh barakah.

قَدْ جَاءَكُمْ شَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرٌ مُبَارَكٌ

    Artinya: “Telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah…” (HR. Ahmad). 

    Barakah artinya adalah ziyadatul khair; bertambahnya kebaikan. Di bulan Ramadhan, banyak kebaikan yang bertambah. Banyak kebaikan yang meningkat. Hal ini dapat kita lihat dengan meningkatnya omset atau penghasilan para pedagang dan pengusaha serta THR bagi karyawan dan pegawai mungkin adalah bagian dari keberkahan bulan Ramadhan. Sedangkan meningkatnya ibadah, puasa Ramadhan, shalat tarawih, semakin banyak tilawah dan sedekah adalah bagian dari keberkahan Ramadhan yang lebih besar lagi.

2. Diwajibkannya puasa 
    Salah satu keutamaan Ramadhan, di bulan ini umat Islam diwajibkan berpuasa. Sehingga Ramadhan juga disebut sebagai syahrush shiyam. Puasa menjadikan Ramadhan istimewa karena ia adalah rukun Islam yang tidak ada di bulan-bulan lainnya. Lanjutan hadits di atas berbunyi:

قَدْ جَاءَكُمْ شَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرٌ مُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ

    Artinya: “Telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah, diwajibkan kepada kalian ibadah puasa…” (HR. Ahmad). 

Selain itu juga dalam firman Allah SWT dalam QS. al-Baqarah: 183 dan 185:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

    Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian menjadi orang yang bertaqwa”. (QS. al-Baqarah: 183)

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآَنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ

    Artinya: “Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang haq dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kalian hadir di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa…” (QS. al-Baqarah: 185).

3. Pintu surga dibuka 
    Pada bulan Ramadhan, pintu-pintu surga dibuka. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu „alaihi wasallam, lanjutan hadits di atas: 

قَدْ جَاءَكُمْ شَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرٌ مُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ يُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ

    Artinya: “Telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah, diwajibkan kepada kalian ibadah puasa, dibukakan pintu-pintu surga…” (HR. Ahmad) 

4. Pintu neraka ditutup 
    Di samping pintu-pintu surga dibuka, pada bulan Ramadhan, pintu-pintu neraka ditutup. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu „alaihi wasallam, lanjutan hadits di atas:

قَدْ جَاءَكُمْ شَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرٌ مُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ يُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ

    Artinya: “Telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah, diwajibkan kepada kalian ibadah puasa, dibukakan pintu-pintu surga dan ditutuplah pintu-pintu neraka…” (HR. Ahmad). 

5. Syetan dibelenggu 
    Di antara keutamaan Ramadhan, syetan-syetan dibelenggu pada bulan ini sebagaimana Sabda Nabi shallallahu „alaihi wasallam:

إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ

    Artinya: ”Apabila Ramadhan tiba, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan pun dibelenggu.” (HR. Bukhari dan Muslim) 
Juga lanjutan hadits riwayat Imam Ahmad sebelumnya: 

قَدْ جَاءَكُمْ شَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرٌ مُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ يُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَتُغَلُّ فِيهِ الشَّيَاطِينُ

    Artinya: “Telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah, diwajibkan kepada kalian ibadah puasa, dibukakan pintu-pintu surga dan ditutuplah pintu-pintu neraka serta syetansyetan dibelenggu” (HR. Ahmad) 

6. Lailatul Qadar 
    Keutamaan Ramadhan yang tidak kalah luar biasa adalah lailatul qadar. Yakni malam yang nilainya lebih baik daripada seribu bulan. Lailatul qadar hanya ada di salah satu malam bulan Ramadhan, tidak dijumpai di bulan-bulan lainnya.

قَدْ جَاءَكُمْ شَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرٌ مُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ يُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَتُغَلُّ فِيهِ الشَّيَاطِينُ فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ مَنْ حُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ حُرِمَ

    Artinya: “Telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah, diwajibkan kepada kalian ibadah puasa, dibukakan pintu-pintu surga dan ditutuplah pintu-pintu neraka serta syetansyetan dibelenggu. di dalamnya terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa yang tidak mendapatkan kebaikannya berarti ia telah benar-benar terhalang/terjauhkan (dari kebaikan)” (HR. Ahmad). 

    Dengan adanya lailatul qadar ini, umat Nabi Muhammad bisa mengejar ketertinggalan waktu beramal dari umat-umat sebelumnya. Seperti diketahui, umat terdahulu usianya relatif lebih panjang. Bisa ratusan hingga seribu tahun. Dengan mendapatkan lailatul qadar, amal mereka bisa terkejar karena satu kali lailatul qadar setara dengan 83 tahun. Sepuluh kali mendapatkan lailatul qadar, bisa mengejar 833 tahun amal umat terdahulu. 

7. Penghapus dosa 
    Ibadah dan amal-amal shalih yang dilakukan di bulan Ramadhan merupakan penghapus dosa dari Ramadhan sebelumnya hingga Ramadhan saat ini. Ini salah satu keutamaan Ramadhan, sebagaimana sabda Rasulullah:

الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمُعَةُ إِلَى الْجُمُعَةِ وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ مُكَفِّرَاتٌ مَا بَيْنَهُنَّ إِذَا اجْتَنَبَ الْكَبَائِرَ

    Artinya: “Sholat lima waktu, antara shalat Jum’at ke Shalat Jum’at dan Ramadhan ke Ramadhan penghapus dosa diantara kesuanya, jika dijauhi dosa-dosa besar” (HR. Muslim). 

8. Penghapus dosa yang telah lalu 
    Bukan hanya penghapus dosa antara Ramadhan satu ke Ramadhan berikutnya, bahkan salah satu keutamaan Ramadhan adalah menghapus dosa-dosa yang telah lalu. Ini diperoleh jika melakukan puasa Ramadhan dengan dilandasi iman dan mengharap perhitungan pahala dari Allah semata.

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

    Artinya: “Barangsiapa yang berpuasa karena iman dan mengharap perhitungan (pahala) akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu” (Muttafaq 'Alaih). 

9. Waktu dikabulkannya doa 
    Berbeda dengan bulan lainnya, pada bulan Ramadhan banyak waktu mustajabah untuk berdoa. Di antaranya adalah waktu menjelang berbuka. Bahkan sepanjang waktu puasa mulai terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari adalah waktu yang mustajabah untuk berdoa. Berdoa di waktu puasa Ramadhan ini lebih dikabulkan Allah. 
Rasulullah shallallahu „alaihi wasallam bersabda: 

ثَلاَثَةٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُمُ الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ وَالإِمَامُ الْعَادِلُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ

    Artinya: “Tiga orang yang doanya tidak tertolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang dizholimi” (HR. Tirmidzi; HR. Hasan). 

10. Pembebasan dari neraka 
    Salah satu keutamaan Ramadhan adalah setiap harinya Allah membebaskan hambaNya dari neraka. Mereka yang hampir saja masuk neraka, dengan kemurahan Allah di bulan Ramadhan, mereka diampuni oleh Allah dan dibebaskan dari neraka. 
Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu „alaihi wasallam:

إِنَّ لِلّهِ فِى كُلِّ يَوْمٍ عِتْقَاءَ مِنَ النَّارِ فِى شَهْرِ رَمَضَانَ ,وَإِنَّ لِكُلِّ مُسْلِمٍ دَعْوَةً يَدْعُوْ بِهَا فَيَسْتَجِيْبُ لَهُ

    Artinya: ”Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Ramadhan,dan setiap muslim apabila dia memanjatkan do’a maka pasti dikabulkan.” (HR. Al Bazaar dengan para perawi yang tsiqah).  

Sumber: https://dpmptsp.bireuenkab.go.id/keutamaan-bulan-ramadhan/


By: Departemen Jarkominfo
Share:

Minggu, 28 Maret 2021

Pelatihan Design Grafis 2021

 

Pelatihan Design Grafis 2021

    Pengurus Himpunan Mahasiswa Jurusan IAIN Pekalongan Periode 2021 mengadakan Pelatihan Desain Grafis yang diisi materi oleh Roma Aristiyanto salah satu mahasiswa demisioner HMJ. Pelatihan desain grafis ini merupakan salah satu program kerja dari Departemen Jarkominfo, yang mana tujuan diadakannya kegiatan ini merupakan program kerja dan keinginan dari Pengurus Departemen Jarkominfo HMJ PGMI IAIN Pekalongan 2021 untuk meningkatkan kreativitas dalam membuat desain grafis mengingat pentingnya berdakwah di sosial media sebagai penyalur aspirasi masa kini untuk memperjuangkan hidup dan tentunya tetap eksisnya berorganisasi di HMJ PGMI IAIN Pekalongan sebagai wadah aspirasi Para mahasiswa sendiri. Pelatihan desain grafis ini telah terealisasikan dalam 3 Tahapan dimana

  1.  Pada tahap pertama dilaksanakan pada tanggal 28 Februari 2021 waktu 09:00 WIB s/d Selesai dirumah sahabat Nur Aida Fitriyana & Nur Aida Fitriyani tepatnya di Simbangkulon Gg 1 pada tahapan pertama ini membahas tentang pengenalan fitur Corel draw dan bagaimana cara pembuatan pamflet. 
  2. Dilanjutkan dengan tahap kedua bertempat di Jln. Teuku Umar Gg 4 No 305 Pasirsari Pekalongan Barat, Rumah dari sahabat Naila Indika. Waktu 09:00 WIB S/d Selesai. Berisi materi mengenai bagaimana cara membuat Sertifikat beserta cara membuat Sertifikat online otomatis.
  3. Tahap ketiga ini masih tetap di lokasi dan pada waktu yang sama seperti halnya di tahap satu dan dua. Akan tetapi dengan pembahasan yang berbeda mengenai cara membuat MMT dan logo. 

    Untuk pelatihan tersebut memang diperlukan karena memang kita sedang berada di Era dimana seseorang menggenggam Handphone dan alat teknologi lainya yang bisa diambil manfaatnya, dan disamping itu juga dalam proses Desain Grafis ini bisa diambil manfaat untuk diri kita sendiri lho teman-teman... Diantara salah satunya bisa kita jual atau bisa kita jadikan sebuah pekerjaan sampingan. Untuk desain pun kisaran harga hari ini diatas 50 Ribu. Hehehe jadi lumayanlah untuk menambah uang saku kita.

    Sehingga melalui jalan alternatif inilah kita harapkan dapat meningkatkan kreativitas mahasiswa PGMI mampu menjawab tantangan zaman di era Bonus Demografi. Terlebih supaya bisa mewujudkan Hmj Pgmi IAIN Pekalongan menjadi progresif yang bisa mengembangkan kreativitasnya, keproduktifitasnya, serta berinovatif tentunya.


By: Departemen Jarkominfo

Share:

Sabtu, 20 Maret 2021

Bedah Buku 2021

 

Bedah Buku 2021

    20 Maret 2021 HMJ PGMI IAIN Pekalongan mengadakan suatu acara yang membangun semangat belajar generasi muda, mengobarkan kembali semangat literasi dikancah negeri ini yang terkemas dalam acara "Bedah Buku" dengan Tema "Revolusi Mental". Kegiatan tersebut diikuti kurang lebih 600 peserta yang diselenggarakan secara online Via Zoom Meet.

    Dalam acara tersebut mengulas buku yang berjudul " Bung Karno dan Revolusi Mental Karya Sigit Aris Prasetya" yang dipandu oleh salah satu mahasiswa PGMI IAIN Pekalongan dan Bapak Moh. Nasrudin, M.Pd.I sebagai Narasumber.

    Dalam pembicaraannya Narasumber memberikan wawasan terkait isu yang berkembang sekarang ini dengan isi dalam buku tersebut. Dalam masa sekarang jarang sekali anak muda yang suka membaca buku, dengan adanya teknologi mereka lebih nyaman membaca dengan gadget mereka masing-masing. Adapun itu suatu kemajuan tetapi juga suatu kemunduran untuk kancah literasi di Indonesia. Indonesia dalam keadaan darurat literasi dengan adanya acara Bedah Buku tersebut diharapkan minat baca generasi muda meningkat khususnya dikalangan mahasiswa yang memang seharusnya selalu berkutat dengan buku-buku.


By: Departemen Jarkominfo 


Share:

Kamis, 25 Februari 2021

Ziarah & Tadabbur Alam 2021



    HMJ PGMI IAIN Pekalongan pada tanggal 25 Februari 2021 melaksanakan program kerja yang pertama yaitu kegiatan Ziarah dan Tadabbur alam ke makam Syekh Maulana al-maghribi Ujung Negoro. kegiatan tersebut diadakan dengan tujuan untuk meningkatkan ketaqwaan pada Allah SWT dan mempererat silaturahim antar anggota HMJ. 

    Ziarah kubur sendiri hukumnya sunah bagi laki-laki, sedangkan bagi perempuan adalah makruh. Alasannya dikhawatirkan perempuan akan menambah perasaan sedih.

    Tutur direktur Rumah Fikih Indonesia, Ustaz Ahmad Sarwat, mengatakan dalam ketentuan hukum syariah Islam, ziarah kubur awalnya dilarang. Namun, menurutnya, hal itu kemudian diperbolehkan.  Ustaz Sarwat mengatakan, Rasulullah awalnya mengharamkan ziarah kubur karena saat itu para sahabat masih belum terbiasa untuk berziarah kubur tanpa melakukan kemusyrikan. Mengingat sebelum memeluk Islam, orang-orang Arab sudah terbiasa menyembah kuburan, meminta dan berdoa serta memberikan berbagai persembahan kepada ruh yang ada di dalam kubur.  Sehingga, menurutnya, saat itu Rasulullah SAW melihat sebaiknya ziarah kubur dilarang terlebih dahulu. Akan tetapi, setelah bertahun-tahun kemudian ziarah kubur itu dibolehkan kembali. Rasulullah SAW tidak serta merta membolehkan ziarah kubur, melainkan saat itu beliau memandang para sahabat sudah memiliki kedalaman iman serta aqidah yang dianggap telah kokoh dan mantap. Sehingga, tidak ada resiko jatuh kepada jenis-jenis kesyirikan dalam kubur. Hal ini dinyatakan dalam sabda Rasulullah SAW, yang berbunyi, "Dahulu aku pernah melarang kalian untuk berziarah-kubur. Namun sekarang berziarahlah." (HR Muslim). 

    "Setidaknya ada dua tujuan utama kenapa kita berziarah kubur, selain karena memang ada perintah langsung dari Rasulullah SAW. Yang pertama melembutkan hati dan mengingatkan kematian, dan yang kedua bertujuan untuk mendoakannya," kata Ustaz Sarwat, melalui pesan elektronik kepada Republika.co.id, Jumat (1/11). 

    Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ziarah kubur adalah bagian dari syariat Islam yang diperintahkan dengan sah, dalam kapasitas ibadah sunnah.  Di antara tujuan berziarah kubur sebagaimana dijelaskan di dalam riwayat dari al-Hakim, hikmahnya adalah agar peziarah ini dapat melembutkan hati, berlinang air mata serta mengingatkan akan kematian dan hari akhir. Tujuan tersebut disebutkan di dalam sabda Nabi saw yang berbunyi, "Dahulu aku pernah melarang kalian untuk berziarah kubur. Namun sekarang ketahuilah, hendaknya kalian berziarah kubur. Karena ia dapat melembutkan hati, membuat air mata berlinang, dan mengingatkan kalian akan akhirat. Namun jangan kalian mengatakan perkataan yang tidak layak (qaulul hujr)." (HR al-Hakim). 

    "Jadi tema utama ziarah kubur yang sesuai dengan syariah adalah ingat mati, bersedih demi melembutkan hati yang keras," jelasnya.  Selain itu, kata Ustaz Sarwat, berziarah kubur juga diharapkan akan melembutkan hati yang kelam, mengusir kesenangan terhadap dunia, membuat musibah yang dialami terasa ringan. Ia mengatakan, bahwa ziarah kubur memiliki pengaruh yang sangat besar untuk mencegah hitamnya hati dan mengubur sebab-sebab datangnya dosa. 

    Karena itu, jika direnungkan, Ustaz Sarwat mengatakan kurang tepat apabila ziarah kubur dilakukan hanya di hari-hari yang bahagia, seperti hari Raya Idul Fitri. 

    "Bukan tidak boleh atau haram, tetapi tema ziarah kubur pada dasarnya adalah tema kesedihan, sedangkan Hari Raya bertema kegembiraan, bahkan orang yang berpuasa saja dilarang di hari Raya Idul Fitri. Maka kalau di hari itu justru kita datang ke kuburan, ada yang agak terasa janggal," ujarnya.

    Selain dalam rangka melembutkan hati dan mengingat mati, ziarah kubur juga dimaksudkan untuk mendoaakan orang yang telah wafat. Ustaz Sarwat menuturkan, bahwa ziarah kubur tentunya bermanfaat untuk kebaikan yang menghuni kubur. Sebab, menurutnya, Rasulullah telah mengajarkan untuk mendoakan orang yang ada di dalam kubur.Hal itu dilakukan mulai dari mengucapkan salam ketika datang ke kuburan, hingga memohonkan ampunan kepada Allah atas dosa-dosa orang yang telah meninggal tersebut dan mendoakan kebaikan.

    Adab saat berziarah kubur ini seperti dijelaskan dalam hadis yang diriwayatkan dari Muslim. Aisyah bertanya: "Apa yang harus aku ucapkan bagi mereka (shahibul qubur) wahai Rasulullah? Beliau bersabda, "Ucapkanlah, Salam sejahtera untuk kalian wahai kaum Muslimin dan Mukminin penghuni kubur. Semoga Allah merahmati orang-orang yang telah mendahului dan juga orang-orang yang diakhirkan. Sungguh, Insya Allah kami pun akan menyusul kalian." (HR. Muslim).

    Dengan diadakannya kegiatan ziarah dan tadabbur alam mengingatka kita agar selalu beribadah kepada Allah SWT dan mengingatka semua makhluk yang bernyawa akan kembali kepada-Nya.


By: Departemen Jarkominfo

Share:

Selasa, 02 Februari 2021

Kisah Lengkap Nabi Adam

     Manusia pertama yang diciptakan Allah SWT adalah nabi Adam AS. tujuan Allah menciptakan nabi Adam AS sebagai pencipta leluhur manusia dan keturunannya kelak menjadi Khalifah yang bertugas untuk memakmurkan bumi.  sesaat sebelum allah membuatnya para malaikat mengkhawatirkan diciptakannya makhluk yang lebih sempurna membangkang pada perintah allah SWT. tanpa ragu allah menciptakan nabi adam as langan dari kehendaknya sendiri dengan meniupkan ruh langsung ke raga nabi adam yang terbuat dari tanah. selain di beri hawa nafsu, nabi adam as juga dibekali dengan akal yang membuatnya bisa mempelajari berbagai hal tentang kehidupan. kesempurnaan yang diberikan allah swt berupa akal dan nafsu inilah yang mamou membuat para malaikat mengakui keistimewaan yang diberikan allah pada adam, sehingga para malaikatt mengakui keberadaan nabi adam as. diantara makhluk-makhluk ciptaan allah, iblislah yang ak mau untuk sujud kepada nabi adam. iblis berfikir bahwa nabi adam dirasa rendah karena terbuat dari tanah yang dipijaknya setiap hari. iblis beranggapan bahwa dirinya lebih mulia kaena terbuat dari api yang jarang dan tidak bisa dipijak setiap saat. allah pu seketika murka dan memerintahkan untuk membuang iblis dari surga ke neraka tempat habitatnya. sebelum iblis dibuang ke neraka iblis membuat kesepakatan dengan allah. "aku akan menghasut adam beserta keturunannya untuk terjerumus kedalam neraka bersama dengan diriku" ujar iblis. dan allah pun memperbolehkan hal tersebut lalu memnuang iblis ke neraka.


setelah peristiwa iblis terusir dari surga, muncul konflik baru ketika nabi adam mulai merasa kesepian hidup seoranng diri di dalam surga (karena makhluk lainnya bukanlah manusia). allah pun melihat begitu kesepiannya dia, akhirnya allah pun menciptakan siti hawa yang berasal dari tulang rusuk sebelah kiri nabi adam yang diambil ketika nabi adam terlelap tidur. tujuan allah menciptkannya siti hawa ialah mendapingi,memberikan kebahagiaan, dan segala kebutuhan nabi adam atas kehendak allah. nabi adam dan siti hawa pun dinikahkan allah dengan bermaharkan shalawat nabi dan allah pun mengizinkan mereka untuk tinggal di surga serta menikmati apa yang didalamnya dengan satu syarat, yaitu mereka tidak boleh mendekati pohon dan memakan buah yang bernama khuldi. 


dengan ambisi dan tekadnya untuk menjerumuskan nabi adam dan keturunnya. iblis mencari segala cara untuk menghasut nabi adam dan siti hawa untuk mendekati dan memakan buah terlarang tersebut (khuldi). beberapa kali percobaan menghasut dan menipu iblis tak berhasil sesampainnya pada suatu saat adam dan hawa benar-benar ingin memakan  buah tersebut. singkat cerita mereka memakan buah tersebut dan seketika pakaian yang menutupi tubuh mereka terbuka dan aurat merekapun terbuka. terbukannya aurat nabi adam dan siti hawa membuat mereka merasa malu dan mencari daun untuk mentupi auratnya. dengan perasaan malu mereka pun memanjatka doa kepada allah sambil menangis tersedu-sedu. 


Allah pun menerima taubat mereka, mereka pun belajar dari peristiwa ini bahwa iblis adalah musuh yang tidak boleh dipercaya lagi, apapun tipu dayanya. namun, karena telah melanggar ketentuan yang diberikan oleh allah SWT. nabi adam dan siti hawa pun harus diturunkan dari surga ke bumi untuk mengemban tugas sebagai khalifah. tidak hanya adam dan hawa saja yang diturunkan ke bumi, ibls juga diturunkan allah untuk menghasut dan menyesatkan nabi adam dan keturunannya. 

saat diturunkan ke bumi nabi adam dan siti hawa diturunkan secara terpisah. nabi adam di turunkan di pun cak bukit sri (di Sri langka) sedangkan siti hawa diturunkan di Jeddah, saudi arabia. jarak antara keduannya saatlah jauh dan hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki karena waktu itu belum ada ojek pangkalan. keduannya terpisah dengan jarak kurang lebih 4.721 KM, jika dihitung dengan google maps saat ini. keduannya berpisah dalam kurun waktu yang lama (karena ada banyak versi mengatakan 500Tahun, 400Tahun, 40 tahun, hingga 40 hari jadi saya simpulkan menjadi waktu yang lama). keduannya bertemu di Jabal Rahmah daerah Arafah setelah cukup lama berpisah. saat bertemu nabi adam, siti hawa melempar batu kepadanya untuk memastikan bahwa itu adalah suaminya dan bukan iblis yang terkutuk. tentunya pertemuan nabi adam dan siti hawa tersebut merupakan kehendak allah dan merupakan kenikmatan yang wajib disyukuri oleh keduannya. 


setelah kisah romantis nabi adam dan hawa yang diturukan ke bumi. keduanya sepakat untuk membangun rumah tangga yang sakinah, mawadah , warohmah. mereka sepakat untuk memiliki keturunan,Setiap Hawa melahirkan anak selalu kembar laki-laki dan perempuan. Pada kelahiran pertama anak mereka adalah Qabil dan Iklima, kemudian kelahiran kedua Habil dan Labuda. Saat anak Nabi Adam dan Hawa mulai beranjak dewasa, perangai merekapun berbeda-beda satu sama lain. Qabil memiliki sifat yang kasar dan Habil memiliki sikap lebih santun. Iklima menjadi remaja yang cantik dan Labuda biasa-biasa saja. Anak-anaknya memiliki tugas masing-masing untuk membantu urusan rumah tangga dan pekerjaan.


Seiring dengan bertambahnya kedewasaan keempat anak Adam dan Hawa tersebut merekapun mulai memiliki ketertarikan dengan lawan jenis. Kemudian Allah SWT memberikan petunjuk bahwa anak Adam dan Hawa harus segera dinikahkan dengan aturan mereka tidak boleh dinikahkan dengan saudara kembarnya sendiri. Sehingga artinya adalah Qabil akan menikahi Labuda dan Habil akan menikahi Iklima. Setelah hal tersebut disampaikan Adam pada anak-anaknya dengan penegasan tidak boleh ada pihak yang menolak, ternyata diluar dugaan Qabil menolak dan menyatakan ingin menikahi Iklima yang merupakan kembarannya sendiri.Dengan kondisi perselisihan diantara anak lelakinya, maka Adam memberikan solusi bahwa Qabil dan Habil harus berkurban kemudian siapa yang kurbannya diterima maka dialah yang berhak menikahi Iklima. Adam berpikiran bahwa masalah jodoh ini akan lebih baik jika diserahkan serta dipasarahkan pada Allah SWT.


Setelah hari yang ditentukan tiba keduanya pun mempersiapkan kurbannya, Qabil merasa karung yang dibawanya akan diterima, sedangkan Habil sibuk memilih kambing paling baik untuk dikurbankan. Setelah meletakkan kurbannya, Qabil dan Habil memandangi bukir tersebut dari kejauhan, kemudian muncul api besar dari langit yang langsung menyambar kambing milik Habil. Dengan begitu kurban Habil diterima dan dia berhak menikahi Iklima sesuai kesepakatan yang telah dibuat.


Dari keputusan tersebut Qabil memang tidak berdaya dan sesuai keputusan dia harus mengikuti kesepakatan sebelumnya. Namun hatinya masih dengki pada Habil dan perasaan dengki tersebut menimbulkan dendam yang akhirnya menjadikan niat jahat muncul dalam pikirannya untuk membunuh Habil. Tapi sebenarnya Qabil tidak tahu bagaimana caranya untuk membunuh Habil, sampai akhirnya setan menjelma dan memberikan contoh dihadapannya dengan memukul kepala burung menggunakan batu.


Setelah mendapatkan ide, Qabil menunggu saat yang tepat untuk menghantamkan batu besar ke kepala Habil dan sesaat kemudian Habil menghembuskan napas terakhirnya. Qabil pun belajar dari burung gagak bagaimana caranya menguburkan mayat Habil di dalam tanah. Dalam cerita Nabi Adam terus berdakwah pada anak dan cucunya untuk mengikuti ajaran Allah SWT dan wafat di usia 1000 tahun setelah mengalami sakit selama 11 hari, setahun kemudian Hawa juga wafat menyusul suaminya.

Share:

Cari Blog Ini

Kritik & Saran

Nama

Email *

Pesan *