Himpunan Mahasiswa Program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Sabtu, 15 April 2023

MAKAN BERSAMA DIBULAN RAMADHAN HIMPUNAN MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAYAH FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI K.H. ABDURRAHMAN WAHID PEKALONGAN 2023


    Pada hari Kamis tanggal Tiga Belas bulan April tahun Dua Ribu Dua Puluh Tiga bertempat di Sambel Djawa dengan tema “Mempererat Silaturahmi Dan Solidaritas Dibulan Suci Ramadhan Penuh Berkah”. Oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan 2023. Kegiatan berjalan sebagaimana mestinya. Dimulai dari bagi-bagi takjil dan pembukaan di Sambel Djawa, kemudian ditutup dengan do’a,penyerahan sertifikat kepada Tutor Pendidikan Pesantren Ramadhan, dan foto Bersama. Kegiatan ini dihadiri 97 orang diantarannya Anggota Himpunan Mahasiswa Program Studi, ketua jurusan,staff,mahasiswa Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan. Kegiatan ini guna Membangun Kebersamaan Dan Saling Berbagi. Kegiatan dimulai pukul 17.00 WIB tanggal ditetapkan dan ditutup pukul 19.30 WIB. Dengan berita acara ini dibuat dalam rangkap secukupnya untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.



——————————————————————————————————
Reporter   : Suci Indah Sari
Editor       : Juwita Rini, M.Pd.
Redaktur  : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi


Share:

PENDIDIKAN PESANTREN RAMADHAN HIMPUNAN MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAYAH FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI K.H. ABDURRAHMAN WAHID PEKALONGAN 2023

    Pada hari Senin,Selasa,dan Rabu,tanggal Sepuluh,Sebelas,dan Dua Belas bulan April tahun Dua Ribu Dua Puluh Tiga bertempat di 10 SD/MI Batang-Pekalongan dengan tema “Mewujudkan Generasi Cerdas Islam Dengan Menciptakan Akhlakul Karimah Yang Berkualitas Di Bulan Suci Ramadhan”.Oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan 2023. Kegiatan berjalan sebagaimana mestinya. Dimulai dari pembukaan di masing-masing 10 SD/MI Batang-Pekalongan dilanjut penyampaian materi oleh para Tutor selama 2 hari, kemudian pada hari ketiga review materi melalui tayangan vidio,tutor memberi pertanyaan,dan bagi siswa yang menjawab pertanyaan diberi hadiah. Kemudian ditutup dengan Membaca do’a,penyerahan piagam,dan foto Bersama. Kegiatan ini dihadiri oleh 126 orang diantarannya Anggota Himpunan Mahasiswa Program Studi, Mahasiswa Semester 2,4,dan 6 (Tutor) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan.Pendidikan Pesantren Ramadhan ini guna Wadah Untuk Mahasiswa Khususnya Pgmi Dalam Mengajar di SD/MI. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB tanggal ditetapkan dan ditutup pukul 10.00 WIB. Dengan berita acara ini dibuat dalam rangkap secukupnya untuk dipergunakan sebagaimana mestinya. 



——————————————————————————————————
Reporter   : Suci Indah Sari
Editor       : Juwita Rini, M.Pd.
Redaktur  : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi


Share:

Sabtu, 11 Maret 2023

HMPS PGMI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Adakan Pelatihan Skripsi

    

       Pada hari Sabtu, tanggal Sebelas bulan Maret tahun Dua Ribu Dua Puluh Tiga bertempat di Ruang 315-316 Gedung FTIK Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, telah dilaksanakan Pelatihan Skripsi oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah.

     Kegiatan berjalan sebagaimana mestinya. Dimulai dari pembukaan dilanjut penyampaian materi yang disampaikan oleh Ibu Juwita Rini M.Pd kemudian dilanjut sesi diskusi dan follow up (peserta mengisi link follow up yang sudah disediakan panitia yang terdiri dari nama, semester, dan judul skripsi guna untuk dikoreksi pemateri pada saat itu juga), kemudian ditutup dengan pembacaan doa. Kegiatan ini dihadiri oleh 90 orang diantarnya peserta pelatihan skripsi tahun angkatan 2019 Sampai 2022, delegasi ormawa salah satunya Himpunan Mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris (HMPS TBIG), dan dihadiri Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA),  dan Senat Mahasiswa (SEMA) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Pelatihan ini guna menunjang kemudahan mereka dalam penyusunan tugas akhir. Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB tanggal ditetapkan dan ditutup pukul 12.00 WIB.

Share:

Kamis, 26 Januari 2023

FTIK Adakan Pelantikan Pengurus ORMAWA dan Sosialisasi Kebijakan Penggunaan Anggaran Dana Periode 2023

Organisasi mahasiswa merupakan Lembaga yang sangat berpengaruh dalam dunia kampus. Organisasi mahasiswa memiliki peranan dalam mendukung para mahasiswa dalam meningkatkan soft skill. Oleh karena itu, organisasi sangat penting dan sangat dibutuhkan dalam dunia kampus.

Pada 26 januari 2023 fakultas tarbiyah dan ilmu keguruan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan mengadakan pelantikan pengurus ORMAWA pada lingkungan FTIK UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Kegiatan pelantikan pengurus ORMAWA merupakan kegiatan yang setiap tahunnya diadakan setelah adanya pemilihan pengurus ORMAWA yang dilkuka oleh LP2M UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan melalui sistem pemilihan secara online maupun melalui pemilihan pada saat siding paripurna.

            Dalam acara pelantikan yang dilakukan oleh DEKAN Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan yaitu Bapak Sugeng solehudin, M.Pd. diikuti oleh wakil dekan, ketua jurusan, sekretaris jurusan serta kurang lebih 100 mahasiswa yang masuk dalam jajaran kepengurusan ORMAWA FTIK.

            Dalam sambutannya DEKAN FTIK berharap dengan adanya organisasi mahasiswa ini bisa membawa nama baik FTIK dengan selalu menjaga kode etik mahasiswa serta juga bisa membuat FTIK semakin berprestasi dan dikenal dikancah internasional.

Share:

Kamis, 19 Januari 2023

HMJ Pendidikan Guru Madrasah Ibtidiyah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Mengadakan Kegiatan Makrab dan Pra Raker


    HMJ Pendidikan Madrasah ibtidiyah UIN K. H. Abdurrahman Wahid Pekalongan mengadakan kegiatan Makrab dan Pra Raker untuk pengurus HMJ PGMI Periode 2023. Kegiatan ini diselenggarakan di Desa Wangkelang, Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan pada hari Rabu-Kamis, tanggal 18-19 januari 2023. Dengan tema “Menanamkan Kebersamaan, Mewujudkan Persatuan, Menghasilkan Persaudaraan”, kegiatan ini bertujuan untuk mengakrabkan pengurus HMJ PGMI Periode 2023 dan merancang program kerja selama satu periode kedepan. Kegiatan Makrab dan Pra Raker berlangsung dengan lancar, meskipun jalan yang dilalui tergolong sulit dan jauh, seluruh pengurus HMJ PGMI Periode 2023 dapat menghadiri kegiatan tersebut. Banyak tamu undangan mulai dari HMJ jurusan lain, Demisioner HMJ PGMI, SEMA FTIK dan DEMA FTIK juga turut hadir dalam kegiatan Makrab dan Pra Raker ini.

    Dalam kegiatan Makrab dan Pra Raker, pengurus HMJ PGMI Periode 2023 dibekali dengan materi Manajemen Konflik dan Manajeman Organisasi yang disampaikan oleh saudari Mei Rahmawati selaku demisioner HMJ PGMI Periode 2021 dan materi Bedah AD/ART yang disampaikan oleh saudara Akhmad Dalil Rohman selaku demisioner HMJ PGMI Periode 2022 sekaligus Ketua Umum SEMA FTIK Periode 2023. Selain itu pada kegiatan ini juga diselenggarakan sosialisasi dari DEMA FTIK dan SEMA FTIK agar para pengurus dapat mengetahi lebih lanjut mengenai sistematika kepengurusan ormawa di FTIK.

    Para demisioner HMJ PGMI juga saling bertukar cerita serta memberikan wejangan / nasihat kepada para pengurus HMJ PGMI periode 2023 ini untuk mempererat silaturahmi dan komunikasi agar tetap terjalin dengan baik, dikarenakan keberhasilan dan kesuksesan acara yang diadakan sebuah organisasi ditentukan oleh komunikasi dan kekompakan antar pengurus dalam menjalankan tugasnya. 



——————————————————————————————————
Reporter   : Windi Widiantari
Editor       : Juwita Rini, M.Pd.
Redaktur  : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi


Share:

Rabu, 14 Desember 2022

Pentingnya Penguasaan Informasi Teknologi Bagi Guru dalam Pembelajaran

Perkembangan zaman yang semakin maju dan modern merubah semua lini aspek kehidupan kita termasuk teknologi. Semakin hari teknologi mengalami perkembangan yang sangat cepat dan tidak dapat terbendungkan oleh karenanya zaman sekarang disebut zaman digital. Pada zaman digital seperti sekarang ini semua orang berlomba-lomba dalam mengembangkan teknologi, tidak terkecuali di bidang pendidikan. Pendidikan pada dasarnya menuntut seorang siswa untuk memahami materi yang disampaikan oleh gurunya. Oleh karenya guru perlu mempunyai sikap profesionalisme. Pentingnya profesionalime guru, akan menjadi suatu faktor penentu proses pendidikan yang bermutu.

Berkenaan dengan profesionalisme guru, PP Nomor 74 Tahun 2008 tentang guru, menyebutkan empat kompetensi yang harus dikuasai yaitu pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Kompetensi profesional dapat diartikan sebagai kemampuan guru untuk menguasai serta memanfaatkan berbagai sumber daya untuk mendukung pembelajaran, termasuk kemampuan untuk menguasai ilmu pengetahuan serta teknologi informasi dan komunikasi sesuai dengan perkembangan zaman. Guru memegang peranan yang sangat penting dalam pelaksanaan proses belajar mengajar, oleh karena itu pengetahuan, keterampilan serta penguasaan teknologi informasi dapat mendukung proses pembelajaran menjadi sesuatu hal yang berguna untuk diketahui oleh guru saat ini ini. Guru harus berhadapan dengan tiga isu penting di masa depan yaitu: menjadi orang-orang yang lebih kompetitif atas perkembangan global; siap dalam peningkatan kualitas, inovasi, dan pelayanan; dan melaksanakan teknologi informasi berbasis jaringan.

Dalam bidang pendidikan terdapat tiga jenis penerapan teknologi yaitu guru menggunakan teknologi ke dalam pengajaran di ruang kelas, untuk merencanakan pengajaran dan penyajian isi pelajaran kepada siswa;  guru menggunakan teknologi untuk presentasi; dan guru menggunakan teknologi untuk mengerjakan tugas administrasi yang terkait dengan profesinya, seperti penilaian, pembuatan catatan, pelaporan, dan tugas pengelolaan.

Namun, bagaimana jika seorang guru gagap teknologi dalam melakukan suatu proses pembelajaran? Gagap teknologi sama halnya dengan seseorang yang tidak pandai mengoperasikan teknologi secara baik yang disebabkan karena ketidaktahuan dengan kemajuan teknologi yang ada ataupun tidak mau belajar akan kemajuan teknologi saat ini. Dalam berbagai hasil penelitian dan tulisan, mensinyalir ada sekitar 70 s/d 90% guru dalam pemanfaatan kemajuan teknologi informasi dalam proses pembelajaran dan kegiatan lain dianggap masih gagap teknologi. Jika kondisi dilapangan bener adanya maka pendidikan di Indonesia masih belum bisa dianggap berkembang mengikuti perkembangan zaman yang semakin cepat mengalami perubahan. Guru seharusnya pada zaman seperti sekarang ini harus melek akan teknologi karena pembelajaran konvensional seperti dahulu  tidak cocok digunakan pada zaman sekarang dan akan menjadikan siswa kurang minat akan pembelajaran yang disampaikan di kelas. Siswa pada zaman sekarang ini lebih tertarik akan hal-hal yang berbau akan teknologi sepeti memberikan menerapkan pembelajaran berbasis animasi ataupun aplikasi dalam pembelajaran sehingga perhatian siswa akan tertuju ke materi dan menjadikan siswa mudah memahami materi yang akan guru sampaikan kepada siswa.

Maka dari itu, guru sebagai mediator pendidikan harus selalu meningkatkan keprofesionalismenya seiring dengan teknologi yang semakin berkembang pesat di segala bidang, salah satunya bidang pendidikan. Guru harus profesional sesuai dengan amanat undang-undang dan guru dapat memadukan teknologi dalam pembelajaran, sehingga dapat meningkatkan stimulus siswa dalam belajar menjadi tinggi, dengan demikian sangat berpengaruh baik terhadap prestasi belajar siswa. Dalam mengatasi problematika guru dalam menguasai teknologi, beberapa hal yang dapat diterapkan diantaranya: 1) pengadaan sarana lengkap dan memadai bagi guru; 2) melaksanakan program pelatihan rutin dalam bidang TIK dalam proses pembelajaran; dan 3) melaksanakan kegiatan pelatihan tentang metode pembelajaran yang efektif dan efisien. Dari pernyataan tersebut, diharapkan dapat menjadi solusi untuk guru yang masih belum maksimal dalam menguasai teknologi.

——————————————————————————————————
Reporter   : Mochamad Ron Yani
Editor       : Aan Fadia Annur, M.Pd.
Redaktur  : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi

Share:

Senin, 12 Desember 2022

Pembelajaran Seni Tari di Ranah SD/MI

Pembelajaran adalah kegiatan formal yang dilakukan di sekolah, perguruan tinggi atau di lingkungan lainnya. Pembelajaran akan berjalan lancar jika ada perencanaan dan kegiatan antara pendidik dan peserta didik. Pembelajaran di sekolah dasar merupakan pembelajaran formal antara peserta didik dan pendidik yang memberikan pengetahuan untuk pemahaman dasar peserta didik dalam perkembangan motorik.

Dunia anak-anak adalah dunia bermain. Menurut Dra. Widia Pakerti, Ppd dkk hakikat seni adalah langsung dan tidak langsung. Media langsung adalah media ekspresi, media komunikasi dan media bermain. Media bermain pada masa kanak-kanak tampaknya merupakan masa bermain yang paling menonjol, karena hampir setiap anak tidak pernah menghentikan kegiatan tersebut. Oleh karena itu, kegiatan dan bentuk seni untuk anak lebih tepat menggunakan pola atau bentuk seni yang bernuansa permainan.

Pembelajaran seni tari merupakan sarana yang mengajak peserta didik untuk bermain dan belajar. Selain membantu pembentukan keterampilan motorik pada anak di bawah usia 12 tahun, pembelajaran menari juga bertujuan untuk menumbuhkan kepekaan estetis dan artistik sehingga terbentuk sikap kritis, apresiatif, dan kreatif pada diri peserta didik.  Selain itu pembelajaran tari juga mengandung unsur pesan budaya, yakni agar generasi muda dapat mengenal, mengembangkan dan melestarikan budaya tari di sekolah dasar dan lingkungan lainnya.

Diadakannya pelajaran tari di sekolah dasar bertujuan untuk mengajarkan anak-anak untuk berani berekspresi tanpa malu. Melatih anak dalam kegiatan menari membutuhkan kesabaran, karena banyak anak yang masih malu-malu, tidak percaya diri dan masih sering bercanda, melihat keadaan saat ini pelatih menggunakan teknik permainan, dalam berlatih tari tradisional selain bermain di kelas siswa juga mendapatkan ilmu dan menjaga kesehatan tubuh. Tetapi tidak hanya tari yang membantu anak mengembangkan keterampilan motorik, ada juga seni lain yang mendukungnya.

Pada umumnya anak suka bermain terutama dalam hal praktik, sehingga dalam proses belajar menari, pelatih tidak memaksakan peserta didik belajar dengan serius, anak masih banyak bercanda dan masih asyik bermain sendiri. Bukan perkara mudah ketika terlibat langsung dalam memberikan pembelajaran di sekolah dasar yang berkaitan dengan pelatihan tari, dibutuhkan kesabaran dan pemahaman yang kuat untuk mengendalikan situasi. Selama proses pembelajaran pelatih menggunakan teknik bermain, dengan tujuan agar peserta didik tidak bosan. Sudah bisa ditebak jika anak mulai bosan dan rewel, maka kegiatan belajar tidak akan berjalan maksimal.

Ketika anak usia dini melihat dan memperhatikan segala sesuatu yang mereka lihat, mereka dengan cepat mengikuti apa yang dilihat jika itu menarik minat mereka. Sifat peniru yang dilakukan peserta didik merupakan sifat yang menarik, selain melihat peserta didik  yang aktif, peserta didik juga terlihat mencoba hal-hal baru. Sangat mudah mengarahkan peserta didik untuk menghafal teknik dasar gerakan tari, gerakan yang dipilih bukanlah gerakan yang sulit untuk dihafal, melainkan gerakan sederhana yang sesuai dengan usianya. Pada usia yang relatif muda, peserta didik akan cepat mempelajari apa yang telah dilihat dan dilakukan. Sehingga pada usia ini sangat baik untuk mengajak anak mengenal tarian tradisional dengan harapan budaya Indonesia tetap lestari.

——————————————————————————————————

Reporter   : Salisa Mawaddah

Editor       : Aan Fadia Annur, M.Pd.

Redaktur  : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi

Share:

Cari Blog Ini

Kritik & Saran

Nama

Email *

Pesan *