Himpunan Mahasiswa Program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Rabu, 14 Desember 2022

Pentingnya Penguasaan Informasi Teknologi Bagi Guru dalam Pembelajaran

Perkembangan zaman yang semakin maju dan modern merubah semua lini aspek kehidupan kita termasuk teknologi. Semakin hari teknologi mengalami perkembangan yang sangat cepat dan tidak dapat terbendungkan oleh karenanya zaman sekarang disebut zaman digital. Pada zaman digital seperti sekarang ini semua orang berlomba-lomba dalam mengembangkan teknologi, tidak terkecuali di bidang pendidikan. Pendidikan pada dasarnya menuntut seorang siswa untuk memahami materi yang disampaikan oleh gurunya. Oleh karenya guru perlu mempunyai sikap profesionalisme. Pentingnya profesionalime guru, akan menjadi suatu faktor penentu proses pendidikan yang bermutu.

Berkenaan dengan profesionalisme guru, PP Nomor 74 Tahun 2008 tentang guru, menyebutkan empat kompetensi yang harus dikuasai yaitu pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Kompetensi profesional dapat diartikan sebagai kemampuan guru untuk menguasai serta memanfaatkan berbagai sumber daya untuk mendukung pembelajaran, termasuk kemampuan untuk menguasai ilmu pengetahuan serta teknologi informasi dan komunikasi sesuai dengan perkembangan zaman. Guru memegang peranan yang sangat penting dalam pelaksanaan proses belajar mengajar, oleh karena itu pengetahuan, keterampilan serta penguasaan teknologi informasi dapat mendukung proses pembelajaran menjadi sesuatu hal yang berguna untuk diketahui oleh guru saat ini ini. Guru harus berhadapan dengan tiga isu penting di masa depan yaitu: menjadi orang-orang yang lebih kompetitif atas perkembangan global; siap dalam peningkatan kualitas, inovasi, dan pelayanan; dan melaksanakan teknologi informasi berbasis jaringan.

Dalam bidang pendidikan terdapat tiga jenis penerapan teknologi yaitu guru menggunakan teknologi ke dalam pengajaran di ruang kelas, untuk merencanakan pengajaran dan penyajian isi pelajaran kepada siswa;  guru menggunakan teknologi untuk presentasi; dan guru menggunakan teknologi untuk mengerjakan tugas administrasi yang terkait dengan profesinya, seperti penilaian, pembuatan catatan, pelaporan, dan tugas pengelolaan.

Namun, bagaimana jika seorang guru gagap teknologi dalam melakukan suatu proses pembelajaran? Gagap teknologi sama halnya dengan seseorang yang tidak pandai mengoperasikan teknologi secara baik yang disebabkan karena ketidaktahuan dengan kemajuan teknologi yang ada ataupun tidak mau belajar akan kemajuan teknologi saat ini. Dalam berbagai hasil penelitian dan tulisan, mensinyalir ada sekitar 70 s/d 90% guru dalam pemanfaatan kemajuan teknologi informasi dalam proses pembelajaran dan kegiatan lain dianggap masih gagap teknologi. Jika kondisi dilapangan bener adanya maka pendidikan di Indonesia masih belum bisa dianggap berkembang mengikuti perkembangan zaman yang semakin cepat mengalami perubahan. Guru seharusnya pada zaman seperti sekarang ini harus melek akan teknologi karena pembelajaran konvensional seperti dahulu  tidak cocok digunakan pada zaman sekarang dan akan menjadikan siswa kurang minat akan pembelajaran yang disampaikan di kelas. Siswa pada zaman sekarang ini lebih tertarik akan hal-hal yang berbau akan teknologi sepeti memberikan menerapkan pembelajaran berbasis animasi ataupun aplikasi dalam pembelajaran sehingga perhatian siswa akan tertuju ke materi dan menjadikan siswa mudah memahami materi yang akan guru sampaikan kepada siswa.

Maka dari itu, guru sebagai mediator pendidikan harus selalu meningkatkan keprofesionalismenya seiring dengan teknologi yang semakin berkembang pesat di segala bidang, salah satunya bidang pendidikan. Guru harus profesional sesuai dengan amanat undang-undang dan guru dapat memadukan teknologi dalam pembelajaran, sehingga dapat meningkatkan stimulus siswa dalam belajar menjadi tinggi, dengan demikian sangat berpengaruh baik terhadap prestasi belajar siswa. Dalam mengatasi problematika guru dalam menguasai teknologi, beberapa hal yang dapat diterapkan diantaranya: 1) pengadaan sarana lengkap dan memadai bagi guru; 2) melaksanakan program pelatihan rutin dalam bidang TIK dalam proses pembelajaran; dan 3) melaksanakan kegiatan pelatihan tentang metode pembelajaran yang efektif dan efisien. Dari pernyataan tersebut, diharapkan dapat menjadi solusi untuk guru yang masih belum maksimal dalam menguasai teknologi.

——————————————————————————————————
Reporter   : Mochamad Ron Yani
Editor       : Aan Fadia Annur, M.Pd.
Redaktur  : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi

Share:

Senin, 12 Desember 2022

Pembelajaran Seni Tari di Ranah SD/MI

Pembelajaran adalah kegiatan formal yang dilakukan di sekolah, perguruan tinggi atau di lingkungan lainnya. Pembelajaran akan berjalan lancar jika ada perencanaan dan kegiatan antara pendidik dan peserta didik. Pembelajaran di sekolah dasar merupakan pembelajaran formal antara peserta didik dan pendidik yang memberikan pengetahuan untuk pemahaman dasar peserta didik dalam perkembangan motorik.

Dunia anak-anak adalah dunia bermain. Menurut Dra. Widia Pakerti, Ppd dkk hakikat seni adalah langsung dan tidak langsung. Media langsung adalah media ekspresi, media komunikasi dan media bermain. Media bermain pada masa kanak-kanak tampaknya merupakan masa bermain yang paling menonjol, karena hampir setiap anak tidak pernah menghentikan kegiatan tersebut. Oleh karena itu, kegiatan dan bentuk seni untuk anak lebih tepat menggunakan pola atau bentuk seni yang bernuansa permainan.

Pembelajaran seni tari merupakan sarana yang mengajak peserta didik untuk bermain dan belajar. Selain membantu pembentukan keterampilan motorik pada anak di bawah usia 12 tahun, pembelajaran menari juga bertujuan untuk menumbuhkan kepekaan estetis dan artistik sehingga terbentuk sikap kritis, apresiatif, dan kreatif pada diri peserta didik.  Selain itu pembelajaran tari juga mengandung unsur pesan budaya, yakni agar generasi muda dapat mengenal, mengembangkan dan melestarikan budaya tari di sekolah dasar dan lingkungan lainnya.

Diadakannya pelajaran tari di sekolah dasar bertujuan untuk mengajarkan anak-anak untuk berani berekspresi tanpa malu. Melatih anak dalam kegiatan menari membutuhkan kesabaran, karena banyak anak yang masih malu-malu, tidak percaya diri dan masih sering bercanda, melihat keadaan saat ini pelatih menggunakan teknik permainan, dalam berlatih tari tradisional selain bermain di kelas siswa juga mendapatkan ilmu dan menjaga kesehatan tubuh. Tetapi tidak hanya tari yang membantu anak mengembangkan keterampilan motorik, ada juga seni lain yang mendukungnya.

Pada umumnya anak suka bermain terutama dalam hal praktik, sehingga dalam proses belajar menari, pelatih tidak memaksakan peserta didik belajar dengan serius, anak masih banyak bercanda dan masih asyik bermain sendiri. Bukan perkara mudah ketika terlibat langsung dalam memberikan pembelajaran di sekolah dasar yang berkaitan dengan pelatihan tari, dibutuhkan kesabaran dan pemahaman yang kuat untuk mengendalikan situasi. Selama proses pembelajaran pelatih menggunakan teknik bermain, dengan tujuan agar peserta didik tidak bosan. Sudah bisa ditebak jika anak mulai bosan dan rewel, maka kegiatan belajar tidak akan berjalan maksimal.

Ketika anak usia dini melihat dan memperhatikan segala sesuatu yang mereka lihat, mereka dengan cepat mengikuti apa yang dilihat jika itu menarik minat mereka. Sifat peniru yang dilakukan peserta didik merupakan sifat yang menarik, selain melihat peserta didik  yang aktif, peserta didik juga terlihat mencoba hal-hal baru. Sangat mudah mengarahkan peserta didik untuk menghafal teknik dasar gerakan tari, gerakan yang dipilih bukanlah gerakan yang sulit untuk dihafal, melainkan gerakan sederhana yang sesuai dengan usianya. Pada usia yang relatif muda, peserta didik akan cepat mempelajari apa yang telah dilihat dan dilakukan. Sehingga pada usia ini sangat baik untuk mengajak anak mengenal tarian tradisional dengan harapan budaya Indonesia tetap lestari.

——————————————————————————————————

Reporter   : Salisa Mawaddah

Editor       : Aan Fadia Annur, M.Pd.

Redaktur  : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi

Share:

Jumat, 09 Desember 2022

Peran Teknologi Informasi dan Komunikasi Dalam Pendidikan

Kemajuan ilmu teknologi sekarang ini sangat berkembang pesat. Bahkan telah banyak mengubah cara pandang dan gaya hidup masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Berbeda halnya dengan zaman dulu sebelum virus corona-19 melanda. Keberadaan dan peranan teknologi informasi dalam sistem pendidikan belum berperan aktif  karena pembelajaran pada waktu itu masih dilakukan dengan pertemuan tatap muka. Ketika virus covid-19 muncul, ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) sangat dibutuhkan terutama bagi pelajar dari mahasiswa bahkan sampai ke jejang SD/MI. Dimana hal itu tak jarang meyulitkan mereka yang ingin menimba ilmu secara langsung. Secara tidak langsung mereka dituntut harus bisa dan terbiasa menggunakan teknologi guna mengikuti pembelajaran jarak jauh.

Pembelajaran jarak jauh ini juga telah membawa era baru perkembangan dunia pendidikan, akan tetapi sumber keberhasilan dunia pendidikan ini belum diimbangi dengan peningkatan sumber daya manusia yang memadai untuk itu setiap tenaga pendidik baik yang muda maupun tua dituntut agar dapat mengikuti perkembangan teknologi guna memajukan kualitas pendidikan yang ada di Indonesia. Tapi hal ini cukup menyulitkan bagi tenaga pendidik yang sudah cukup berumur karena sulit untuk memahami teknologi pada saat ini.

Peningkatan kinerja pendidikan pada saat ini sering kali dibutuhkan akses internet guna mepermudah mendapatkan informasi dari jarak jauh. Akses internet ini merupakan kemampuan suatu individu atau kelompok untuk tersambung ke jaringan internet menggunakan terminal komputer, komputer, handphone atau perangkat lainnya. Akses internet sering mengalami hambatan untuk menerima informasi terutama di daerah yang minim signal.  Karena terhambatnya akses internet siswa juga terhambat pembelajarannya untuk mengikuti pembelajaran yang berlangsung lewat via zoom, gmeet atau aplikasi lainnya, juga terhambatnya dalam menerima materi dan mengumpulkan tugas. Untuk itu, di pedasaan yang minim sinyal biasanya ada bantuan dari pemerintah desa yang dipasangkan Wi-Fi di setiap RT guna menunjang kelancaran pembelajaran jarak jauh. Peningkatan kinerja pendidikan di masa mendatang diperlukan sistem informasi dan teknologi informasi yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana pendukung, tetapi lebih sebagai senjata utama untuk mendukung keberhasilan dunia pendidikan sehingga mampu bersaing di pasar global.

Posisi teknologi informasi dan komuikasi (TIK) perlu digambarkan, sehingga keberadaannya menjadi jelas. Poisisi TI sering disamakan dengan TIK , sehingga sering salah dalam menentukan posisinya. TIK memiliki bidang kajian yang bermacam-macam, karena dalam TIK tidak hanya membahas masalah teknologi informasi dan computer, tetapi juga membahas teknologi komunikasi. Adapun kajian TIK seperti, e-Learning, manajemen informasi, teknologi informasi, teknologi komputer, sistem informasi manajemen, internet, teknologi telekomunikasi (handphone, dll), teknologi jaringan komputer, sistem keamanan jaringan computer, dan sistem basis data.

Perubahan di dalam semua segi kehidupan dewasa ini terutama disebabkan karena kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Terjadinya perubahan besar tersebut oleh karena sumber kekuatan dan kemakmuran suatu masyarakat atau Negara bukan lagi ditentukan oleh luas wiayahnya atau kekayaan sumber daya alamnya yang melimpah, akan tetapi telah berpindah kepada penguasaan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Perkembangan teknologi dan informasi yang semakin pesat di era globalisasi saat ini tidak bisa dihindari lagi pengaruhnya terhadap dunia pendidikan. Tuntutan global menuntut dunia pendidikan untuk selalu dan senantiasa menyesuaikan perkembangan teknologi terhadap usaha dalam peningkatan mutu pendidikan, terutama penyesuaian penggunaan teknologi informasi dan komunikasi bagi dunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran. Dalam dunia pendidikan, teknologi informasi dan komunikasi secara umum bertujuan agar siswa memahami alat teknologi informasi dan komunikasi, termasuk komputer atau handphone. Peran teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran, selain membantu siswa dalam belajar juga memiliki peran yang cukup berpengaruh bagi guru   terutama dalam pemanfaatan fasilitas untuk kepentingan memperkaya kemampuan pengajarnya. Walaupun banyak kendala yang dialami ketika pembelajaran jarak jauh, akan tetapi pemerintah mengusahakan semaksimal mungkin mendukung dan membantunya demi kelancaran pembelajaran.    

——————————————————————————————————
Reporter   : Dewi Yuliani
Editor       : Aan Fadia Annur, M.Pd.
Redaktur  : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi
Share:

Rabu, 07 Desember 2022

Tumbuhkan Jati Diri Mahasiswa dalam Organisasi Keagamaan untuk Generasi yang Akan Datang

 

Terkadang heran dengan orang zaman sekarang, seolah memiliki berbagai macam kepribadian. Tak jarang kita bertemu orang pendiam, namun mereka berisik dalam ketikan sosial media. Hal ini membuat kita bertanya-tanya hingga mencari berbagai kemungkinan dan jawaban. Mungkin mereka jenis manusia yang membutuhkan sosial media untuk mengungkapkan gejolak hati dalam dirinya. Mungkin juga mereka bukan tipe orang yang suka bercerita. kemungkinan-kemungkinan dan kemungkinan yang terjadi. Dari sini kita tahu, banyak orang punya pendapat tapi tidak semua orang bisa menyuarakan apalagi secara tepat. Perlu dorongan dan sedikit paksaan agar mereka tahu pentingnya berpendapat.

Untuk mendapatkan kata sepakat, mesti melalui berbagai macam kontra pendapat dan tidak bisa asal jeplak. Maka dari itu perlunya agama dalam bersosialisasi sebagai dasar untuk mendapatkan hasil yang akurat dan sesuai dengan aturan yang beradab, salah satunya adalah melalui wadah organisasi.

HMJ PGMI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan adalah salah satu bentuk wadah untuk memupuk rasa percaya diri, dimana di dalamnya ada berbagai macam divisi departemen. Semuanya melatih rasa percaya diri. Disini kita menitikberatkan pada Departemen Agama dan Sosial. Belajar bersosialisasi secara global sekaligus agama dan tata krama. Mengolah emosi ilmu bahasa dalam bertutur kata.

Departemen agama dan sosial. Dengan cover sebagai salah satu departemen HMJ yang berlatarbelakang agama. Salah satu bentuk wadah untuk belajar dan sekaligus berdakwah dengan menjaga eksistensi kegiatan beragama itu sendiri agar tidak hilang. Seperti Isra mi'raj, Pesantren Ramadan, Ziarah dan kegiatan lainnya yang bersangkutan.

Setiap anak atau mahasiswa belajar di kampus untuk mendapat kan ilmu pendidikan yg diharapkan dapat menunjang masa depan diri mereka masing-masing. Namun pada dasarnya semua hal tersebut dapat diraih dengan ikhtiar dan tidak hanya belajar. Pengalaman dan berbagai macam bentuk kegiatan yang bisa kita lakukan itu juga sangat penting untuk menunjang perilaku maupun kepribadian kita dimasa yang akan datang. Belajar berorganisasi berpendapat secara tepat dan berfikir kritis.

Keyakinan pada nilai agama menjadi spirit organisasi untuk merancang dan merealisasikan tujuannya. Maka organisasi yang berbasis keagamaan memiliki sensitifitas dan orientasi untuk kesejahteraan yang lebih baik.

semakin menguatnya organisasi atau lembaga formal di masyarakat justru akan mempersempit ruang-ruang keagamaan, ternyata tidaklah demikian. Justru dengan hadirnya agama dalam organisasi, maka jangkauan organisasi semakin luas, memasuki sel-sel organisasi secara lebih dalam dan manusiawi.

Jadi, dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa setiap orang di media sosial memiliki berbagai macam kepribadian dan berpendapat mereka masing masing, untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya berpendapat tidak hanya melalui media sosial dapat dilatih melalui organisasi.

——————————————————————————————————

Reporter   : Delliza Firdaus

Editor       : Aan Fadia Annur, M.Pd.

Redaktur  : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi

Share:

Sabtu, 03 Desember 2022

Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Bagi Siswa SD/MI


Pada saat ini pandemi Covid-19 memberikan dampak yang begitu besar terhadap beberapa bidang salah satunya di bidang pendidikan. Proses pembelajaran yang dulunya dari pembelajaran tatap muka bertransformasi menjadi pembelajaran jarak jauh pembelajaran ini tidak menjadi bagian dari banyak institusi pendidikan di Indonesia.

Perubahan ini menjadi berat terutama untuk sekolah level bawah seperti SD/MI, dimana siswa kelas rendah membutuhkan arahan lebih dalam belajar. Terhitung sejak maret 2020, metode daring atau pembelajaran jarak jauh telah berjalan lebih dari satu tahun, Nah dalam proses pembelajaran daring ini memiliki beberapa dampak yang dapat dirasakan peserta didik, guru maupun orang tua di SD/ MI. Dampak yang terjadi selama ini ada yang bersifat positif dan ada yang bersifat negative.

Dampak positif namun di masa pandemi ini perlu di syukuri juga. Salah satu hikmahnya yaitu empati orang tua siswa terhadap perjuangan guru akan lebih meningkat dengn adanya pembelajaran secara daring. Orangtua siswa akhirnya mengetahui dan merasakan betapa besarnya rasa sabar seorang guru untuk mendidik siswa. Dengan adanya pembelajaran daring ini menyadarkan masing-maing pihak bahwa pendidikan perlu kerjasama yang kompak untuk kemajuan bersama.

Tuntutan untuk menjadi melek teknologi di era digital ini sedikit terwujud dengan adanya sekolah daring selama masa pandemi. Guru dan siswa tidak akan menyangka akan terbiasa belajar daring menggunakan beberapa aplikasi, seperti Google Meet, Google Classroom, Google Form, group WhatApp bahkan Zoom Meeting. Menjadi hal yang baru bagi siswa SD/MI, guru, dan para orangtua untuk kreatif dalam menggunakan teknologi dan media agar materi tersampaikan secara utuh dan kedekatan siswa dengan orangtua lebih erat.

Adapun dampak negatif dari masa pandemi ini diantaranya adalah materi pembelajaran atau kompetensi yang dicapai lebih sedikit dari pembelajaran tatap muka,karena sejatinya seorang guru tidak bisa tergantikan oleh siapapun atau tekhnologi apapun karena siwa bukan hanya butuh menjadi pintar namun mereka butuh contoh dan sentuhan kasih dari seorang guru.

Interaksi secara langsung antara siswa dengan temannya dan antara siswa dengan guru hanya sebatas daring. Penggunaan aplikasi daring ini membuat boros dari segi penggunaan kuota, Di samping itu tidak semua orang tua terdidik untuk terbiasa mendampingi anaknya belajar di rumah.

Beberapa dampak positif dan negatif tadi maka dapat kita ambil kesimpulan bahwa memang pembelajaran tatap muka lebih baik daripada pembelajaran jarak jauh. Guru dapat secara langsung transfer ilmu pengetahuan dan juga dapat membentuk akhlak atau karakter siswa melalui pembiasaan.

Dari segi kompetensi ketrampilan juga guru dapat secara langsung mengajarkan kepada siswa tanpa terkendala komunikasi. Peran guru disini terlihat memang tidak dapat digantikan dengan media apapun. Namun jika ada suatu keadaan yang darurat seperti saat ini maka kita harus siap menyesuaikan diri.

Kemudian untuk semua pihak kita bisa belajar bahwa penguasaan teknologi ini sangat penting di era pandemi saat ini, Khususnya dari segi pendidikan agar siap menghadapi era revolusi industri yang berlangsung di tengah pandemi.

 ——————————————————————————————————

Reporter   : Agung Widodo

Editor       : Aan Fadia Annur, M.Pd.

Redaktur  : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi


Share:

Kamis, 01 Desember 2022

Menumbuhkan Jiwa Berwirausaha Melalui PGMI STORE

Seiring pesatnya perkembangan teknologi akibat revolusi industri, revolusi industri 4.0 saat ini telah membawa perubahan pada sendi-sendi kehidupan manusia, termasuk dalam dunia pendidikan. Peserta didik harus dibekali dengan berbagai keterampilan abad 21 dan dapat menemukan berbagai tantangan kemajuan, ilmu pengetahuan dan teknologi.

Pendidikan adalah upaya yang dilakukan untuk menyiapkan siswa melalui kegiatan pembelajaran yang bertujuan membantu siswa secara aktif mengembangkan potensi, kemampuan, dan bakat yang dimilikinya. Pembelajaran dalam dunia pendidikan harus mampu meningkatkan keterampilan proses dan keterampilan sosial siswa. Proses pembelajaran aktivitasnya dalam bentuk intraksi belajar mengajar dalam suasana intraksi edukatif, yaitu intraksi yang sadar akan tujuan, serta didukung dengan komunikasi yang baik, juga harus didukung dengan pengembangan suatu strategi.

Kewirausahaan merupakan kemampuan yang sangat dibutuhkan dalam abad 21, mengingat keterbatasan dukungan sumber daya alam terhadap kesejahteraan penduduk dunia yang semakin bertambah dan semakin kompetitif. Upaya menumbuhkan minat berwirausaha dikalangan mahasiswa merupakan salah satu bentuk keberhasilan perguruan tinggi dalam upaya membantu pemerintah untuk mengurangi pengangguran. Kreativitas dan inovasi merupakan modal awal dalam menumbuhkan minat berwirausaha. Tingginya jumlah angkatan kerja menjadi salah satu alasan mengapa pemerintah terus menciptakan program kewirausahaan bagi masyarakat terutama dikalangan mahasiswa. Oleh karena itu Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Institut Agama Islam Negeri Pekalongan Periode 2022 memunculkan sebuah inovasi progam kerja yang dikenal dengan PGMI Store.

PGMI Store dapat diartikan sebagai toko PGMI. PGMI Store merupakan tempat untuk belajar berwirausaha dan mengembangkan usaha yang dimiliki oleh mahasiswa – mahasiswi PGMI IAIN Pekalongan. Ada tiga kegiatan yang dilakukan dalam PGMI Store, antara lain PGMI cell, PGMI souvenir, dan PGMI snack.

·        PGMI Cell

Pada kegiatan PGMI Cell, HMJ PGMI menyediakan pulsa, kuota internet, tagihan, transfer, dan berbagai top up dompet digital seperti shopeepay, dana, link aja, gopay, serta ovo.

·        PGMI Souvenir

Pada kegiatan PGMI Souvenir, HMJ PGMI menerima pemesanan pembuatan stiker, totebag, gantungan kunci, MMT, dan kalender.

·        PGMI Snack

Pada kegiatan PGMI Snack, HMJ PGMI menerima dan menjualkan barang dagangan berupa snack atau makanan ringan dari mahasiswa PGMI melalui media social HMJ PGMI.

        Harapannya dengan dengan adanya progam kerja tersebut dapat menumbuhkan jiwa berwirausaha dan bermanfaat bagi lingkungan kampus terlebih untuk kalangan mahasiswa – mahasiswi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Pekalongan.

——————————————————————————————————

Reporter    : Akhmad Dalil Rohman

Editor        : Aan Fadia Annur, M.Pd.

Redaktur   : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi

Share:

Minggu, 20 November 2022

HMJ PGMI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan mengadakan Festifal PGMI 2022

 

    HMJ PGMI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan mengadakan Festifal PGMI 2022 dengan tema “Tunjukan Bakatmu, Raih Prestasimu, Menuju Generasi Emas”. Kegiatan ini merupakan rangakain acara peringatan hari jadi himpunan mahasiswa ke-9 dan jurusan pendidikan guru madrasah ibtidaiyah UIN K.H. Abdurrahman Wahid ke-10.

    Kegiatan ini merupakan awal baru, dimana setelah berhenti dua tahun dengan adannya covid-19, berbagai perlombaan diadakan secara online kali ini diadakan secara offline. Juga ditahun pertama nama unversitas yang tadinya masih IAIN bertrasformasi menjadi UIN. Semoga dengan awal-awal baru ini merupakan awal kejayaan PGMI UIN Gusdur.

    Rangkaian kegiatan acara fesmi terdiri dari 6 cabang lomba yaitu: 3 cabang lomba mahasiswa, Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), Tari Mahasiswa, dan Microteaching. Dan 3 cabang lomba SD/MI: Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ), Tari Tradisional, dan Mendongen. Ditambah pemilihan kangmas dan mbayu PGMI UIN Gus Dur tahun 2023.

    Rangkaian kegiatan lomba dilaksanakan semenjak awal bulan November yaitu pelombaan KTI dan Tari Mahasiswa. Kegiatan yang diadakan secara Nasional ini membuat berbagai persiapan dan waktu dalam penyelesian serta penilaian menjadi lebih panjang walaupun diadakan secara online. Dilanjutkan pada tanglang 19 November 2022 dengan diadakannya pemiliha kangmas dan mbayu tahun 2023, kegiatan ini khusus untuk mahasiswa PGMI angkatan 2021 yang digelar secara offline di kampus 2 gedung FTIK UIN K.H. Abdurahman Wahid Pekalongan.

    Puncak dari keseluruha rangkaian ini berada di hari Minggu, 20 November 2022. Dengan 4 cabang lomba yang dilaksanan yakni satu lomba mahasiswa Microteaching dan 3 lomba MI/SD (MTQ, menari,  dan mendongen). Banyak antusias dari sekolah-sekolah dasar yang ada di Pekalongan dan sekitanya membuat acara meriah. Bukan hanya sekedar perlombaan akan tetapi merupakan ajang untuk melatih mental anak-anak dan sebagai ajang silaturami jurusan PGMI dengan sekolah dasar di karasidenan Pekalongan.

——————————————————————————————————
Reporter   : Mahrunisa Septiani
Editor        : Juwita Rini, M.Pd.
Redaktur  : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi

Share:

HMJ PGMI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Adakan Kegiatan Seminar Nasional

 

Departemen Pendidikan dan Peningkatan mutu atau yang biasa disebut Dekpam dariHimpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan telah melaksanakan kegiatan dari salah satu program kerja kami yaitu Seminar Nasional yang sasaranya untuk umum. Seminar Nasional ini diselenggarakan di Lantai 4 Kampus kita  tercinta UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan pada hari minggu tanggal 20 November 2022.

Kegiatan Seminar Nasional ini merupakan salah satu kegiatan yang bertujuan untuk menyambut dan memeriahkan diesnatalis HMJ PGMI yang ke 9 dan diesnatalis Jurusan PGMI yang ke 10 dengan harapan semoga HMJ PGMI dan Jurusan PGMI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan semakin jaya dan unggul.

Dalam kegiatan ini kami mengundang Bapak Nunuk Riza Puji, S.T beliau merupakan Ketua Komunitas Guru Belajar Nusantara Periode 2022-2025 sebagai pemateri Seminar Nasional kali ini yang bertema kan “Transformasi Pembelajaran Pada Era Merdeka Belajar”.

Dari terselenggaranya kegiatan ini dan dari materi yang disampaikan semoga bisa bermanfaat untuk kita semua serta bisa menjadi bekal untuk kita semua sebagai calon-calon guru untuk bisa mewujudkan anak didik yang berkarakter, terampil, dan unggul.

——————————————————————————————————
Reporter   : Mahrunisa Septiani
Editor        : Juwita Rini, M.Pd.
Redaktur  : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi
Share:

Minggu, 16 Oktober 2022

HMJ PGMI UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan Adakan Kegiatan Pelatihan Kadar Dasar

Departemen Keilmuan dan Peningkatan Mutu (DEKPAM) Himpunan Mahasiswa Jurusan(HMJ) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) UIN KH.Adurrahman Wahid Pekalongan mennyelenggarakan program kerja yang kesekian kalinya yaitu CML Part 2. kegiatan creating moral leadreas part 2 ini mengusung tema “membentuk pemimpin yang bermoral”

Kegiatan ini merupakan kegiatan pengkaderan tahap lanjut untuk mahasiswa baru jurusan (PGMI) . Setelah Mengikuti cml part 1 yang dislenggarakan di sanggar pramuka karanganyar kab.pekalongan pada tanggal 1-2 oktober 2022 mahasiswa baru jurusan PGMI diwajibkan mengikuti pengkaderan tahap lanjut yaitu CML Part 2 yang dislenggarakan di gedung FTIK lantai 3 ruang 315 dan 316 kampus UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
50 peserta yang mengikuti Kegiatan ini diharapkan dapat tersaring untuk diprsiapkan menggantikan estafet kepemimpinan baik organisasi intra kampus maupun ekstra kampus yang ada di UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
    Materi yang dipaparkan di CML Part 2 (creating moral leadres) antara lain; antropologi kampus,advokasi,kepemimpinan dan menejemen organisasi,moderasi beragama, dan juga mahasiswa dan tanggung jawab akademik. materi – materi tersebut diharapkan dapat menjadi bekal dan pengetahuan bagi mereka untuk mempersiapkan diri menjalankan estafet kepemimpinan organisasi yang ada khususnya HMJ PGMI (himpunan mahasiswa jurusan pendidikan guru madrasah ibtidaiah).
        Dengan bekal tersebut mahasiswa PGMI yang notaben nya merupakan seorang pendidik mereka juga harus menguasi bab kepemimpinan tidak hanya masalah akademis saja, karena keduanya harus seimbang, memang dengan akademis yang mumpuni dapat menghantarkan ke jenjang yang diingikan tapi untuk mencapai hal tersebut juga perlu mempersiapkan diri untuk menjadi sosok pemimpin , entah memimpin diri sendiri ataupun memimpin khalayak umum.
SALAM PGMI !!!     (Berkarya Berbakti Mengabdi Bikin Heppy)

——————————————————————————————————
Reporter   : Agung Widodo
Editor        : Juwita Rini, M.Pd.
Redaktur  : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi
Share:

Minggu, 02 Oktober 2022

HMJ PGMI UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan Adakan Kegiatan Pelatihan Kadar Dasar

 

    Departemen Keilmuan Dan Peningkata Mutu (DEKPAM) Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan guru Madrasah Ibtidaiyah UIN K.H.ABDURRAHMAN WAHID Pekalongan menyelenggaran program kerja yaitu Creating Moral Leaders (CML) yang diselenggarakan Out door  di Sanggar Pramuka ,karanganyar Kabupaten Pekalongan  pada hari sabtu sampai dengan hari minggu tangal 1-2 Oktober 2022.

      Kegiatan ini merupakan kegiatan pengkaderan mahasisawa baru jurusan PGMI UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan angkata 2022, yang bertujuan untuk mencetak mahasiswa baru.

   Selain materi-tersebut juga ada materi Orientasi jurusan dan juga pelatihan pembuatan makalah,diharapkan dengan adanya materi ini mereka lebih paham dengan jurusan yang mereka pilih, yaitu jurusan PGMI .

    Dari terslenggaranya acara tersebut  diharpkan peserta nantinya dapat menjadi mahasiswa PGMI yang berkarater dan juga pandai memilih keputusan dan tentunya meraka mampu menjadi calon-calon pemimpin yang tegas dan berAkhlakul karimah sesuai ajaran Agama.


——————————————————————————————————
Reporter   : Agung Widodo
Editor        : Juwita Rini, M.Pd.
Redaktur  : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi
Share:

Minggu, 25 September 2022

HMJ PGMI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Melaksanakan Kegiatan Pelatihan Desain Grafis ke-2

 

 

     Setelah melihat kembali semakin bertambahnya kemajuan teknologi pada desain grafis yang juga sangat diperlukan baik dalam dunia pendidikan maupun sosial, akhirnya HMJ PGMI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan kembali mengadakan pelatihan desain grafis pada tanggal 25 September 2022. Desain grafis sendiri merupakan media komunikasi visual yang menggunakan gambar yang berguna untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin.  Pada saat ini desain grafis sendiri memiliki sebutan sebagai Desain Komunikasi Visual. Disebut dengan Desain Komunikasi Visual dikarenakan peran desain grafis dalam mengkomunikasikan pesan dan audiens dengan sentuhan yang sangat kental seperti warna, ilustrasi, typografi dan juga garis.

    Dalam pelaksanaanya HMJ PGMI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan sendi kembali mengambil tema “Membangun kreativitas anggota HMJ PGMI pada Desain Grafis dalam menghadapi era digital”. Dimana dengan diambilnya tema tersebut menjadi acuan yang diharapkan benar-benar akan menjadikan Anggota HMJ PGMI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan benar-benar mampu menghadapi dan mampu berkembang pada era digital yang semakin hari semakin maju.

   Pada saat pelaksanaannya Mochamad Ron Yani selaku pemateri juga sekaligus koor Departemen Jaringan Informasi dan Komunikasi HMJ PGMI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan mengisi dan mengajarkan tentang desain grafis menggunakan Aplikasi Adobe Illustrator dan juga canva.  Pada awalnya materi yang diberikan adalah tentang desain sertifikat lalu kemudian disambung dengan pemberian materi terkait dengan pembuatan g.form serta cara membuat desain grafis secara otomatis yang juga dapat membuat waktu para desainers tidak tersita.

    Dengan adanya pelatihan tersebut diharapkan seluruh Anggota HMJ PGMI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan bisa menghadapi segala persoalan yang berkaitan dengan desain grafis baik dalam bidang pendidikan maupun sosial.

——————————————————————————————————
Reporter   : Anhar Khafid
Editor        : Juwita Rini, M.Pd.
Redaktur  : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi
Share:

Sabtu, 27 Agustus 2022

HMJ PGMI UIN K.H. Abdurrahman Wahid mengadakan Kegiatan Pelatihan Penulisan Skripsi


    Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah  UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menyelenggarakan program kerja dari Departemen Keilmuan Peningkatan Mutu Mahasiswa yaitu Webinar Pelatihan Penulisan Skripsi yang diselenggarakan pada 27 Agustus 2022. Webinar Pelatihan Penulisan Skripsi ini salah satu kegiatan untuk melatih para mahasiswa/i UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dalam penulisan skripsi dengan baik dan benar. Pada Webinar Pelatihan Penulisan Skripsi tahun 2022, kali ini bertemakan “Strategi Sukses di Akhir Semester” dengan pemateri dan dosen Ibu Aan Fadia Annur, M.Pd. Kegiatan ini diikuti kurang lebih 300 peserta yang diselenggarakan secara daring via Zoom. Acara tersebut dipandu oleh salah satu mahasiswa PGMI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan yaitu Dewi Yuliani.

Dalam pemaparan materi, pemateri menyampaikan yang ada dalam penulisan skripsi, seperti memberi tips agar mendapat judul yang tepat, penyusunan kerangka skripsi yang benar, serta memberikan pengalaman selama pemateri dalam proses membuat skripsi. Skripsi merupakan tugas akhir mahasiswa S1 untuk memenuhi persyaratan kelulusan. Mahasiswa sering terjebak pada kesalahan-kesalahan umum dalam penulisan skripsi, seperti penulisan tidak mengikuti EYD, dan lain sebagainya. Oleh karena itu diadakannya Webinar Pelatihan Penulisan Skripsi ini dapat membantu para mahasiswa khususnya mahasiswa jurusan PGMI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dalam penyusunan skripsi yang baik, cepat, dan benar.

——————————————————————————————————
Reporter   : Muhammad Fajri Islami
Editor        : Juwita Rini, M.Pd.
Redaktur  : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi
Share:

Jumat, 12 Agustus 2022

HMJ PGMI Melaksanakan Kegiatan Santunan Anak Yatim dengan Berkolaborasi dengan HMJ PIAUD

  


    Pada jumat (12/8) HMJ PGMI UIN KH ABDURAHMAN WAHID yang  berkolaborasi dengan HMJ PIAUD UIN KH ABDURAHMAN WAHID dan dipimpin oleh bapak Syafrudin selaku kiyai atau pengurus melaksanakan santunan pada anak-anak yatim atau piatu yang bernama Panti Asuhan Dharul Khadhonah. kegiatan tersebut dimulai pada pukul 13.00 WIB yang dihadiri  para wali anak-anak yatim atau piatu, Kegiatan santunan ini juga merupakan proker yang diadakan oleh setiap departemen Agama Dan social per masing masing HMJ dan harapan dalam kegiatan ini akan berlangsung ke depannya dengan sasaran yang lebih banyak. Serta untuk mengajarkan kita semua untuk selalu bersyukur. Dalam mencari target, HMJ PGMI maupun PIAUD berproses dijalanan sekitar Kota Pekalongan untuk mencarikan donator untuk acara santunan anak yatim ini, dalam kurun waktu tidak sampai sehari dan sebar di empat titik pencarian dana sebesar Tiga Juta Rupiah didapatkan. Tidak hanya langsung turun kejalan untuk mendapatkan donasi, kita juga membuka donatoronline yang ingin mendonasikan dengan cara mentransfer. Adapun target untuk anak anak yatim piatu berjumlah 25 orang. Seperti telah disebutkan di atas, santunan anak yatim diberikan sebagai bentuk kepedulian pada keperluan mereka. Beberapa jenis santunan yang biasa diberikan adalah sebagai berikut.
   

     Kebutuhan hidup dasar, dapat disampaikan secara insidental atau pada momen hari raya. Biasanya berupa paket sembako, uang tunai, pakaian, atau sumbangan hari raya.

Kebutuhan pendidikan. Biasanya, Anda dapat memberikan beasiswa rutin per bulan (terutama bagi anak yang berprestasi), bantuan tunai biaya pendidikan, dan bantuan berupa peralatan sekolah pada awal tahun ajaran baru.

     Kebutuhan untuk mengembangkan potensi. Meski bukan kebutuhan utama, pengembangan potensi tetap diperlukan guna memberikan bekal keterampilan dasar bagi anak yatim. Contoh kegiatan yang bisa dilakukan adalah melakukan rekreasi dan outbound, membiayai kursus sesuai minat anak, dan/atau mengikuti pendidikan dan latihan tertentu.

     Pemberiannya berupa uang dan tidak lupa bingkisan untuk anak yatim piatu. Dan pelaksanaannya berjalan lancar dengan alur acara yang sudah dibuat sedemikian rupa. Adapun pengertian dari Santunan anak yatim sebagai berikut. Memberikan santunan anak yatim sering menjadi pilihan masyarakat dalam berbagi rezeki kepada sesama. Hadis Nabi Muhammad SAW. pun menganjurkan demikian, sebab keutamaan dan pahala seseorang yang membantu anak yatim begitu besar. Hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari itu mengandung keutamaan berikut.

     Mereka yang menyantuni anak yatim akan memperoleh kedudukan tinggi di surga, dekat dengan Allah SWT.

     Menanggung anak yatim berarti memperhatikan dan mengurusi semua kebuuhan hidupnya, mulai dari kebutuhan sandang, makanan dan minuman, hingga pendidikan secara Islam.

     Keutamaan dari hadis ini sahih pada mereka yang memberikan santunan dari harta pribadi, baik berhubungan keluarga dengannya maupun tidak ada hubungan keluarga sama sekali.

     Satu hal yang perlu diingat adalah begitu si anak mencapai usia balig, maka sebutan anak yatim sudah tidak berlaku lagi. Meskipun demikian, berbagai pendapat ulama menyatakan, sekalipun anak yatim ini sudah balig, tetapi pikirannya belum cukup matang dan belum mampu mengelola harta secara benar, maka tangguhkan lebih dulu penyerahan harta miliknya (yang mungkin diwariskan atau diberikan pada si anak) hingga ia mencapai usia 25 tahun.

——————————————————————————————————

Reporter  : Tesya Arie Budianti

Editor       : Juwita Rini, M.Pd.

Redaktur : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi

Share:

Jumat, 22 Juli 2022

HMJ PGMI Melaksanakan Kegiatan Goes To School

    Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan dari Departemen Pendidikan dan Peningkatan mutu atau yang biasa disebut Dekpam, telah melaksanakan kegiatan dari salah satu program kerja kami yang bentuk kegiatannya itu adalah pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan “PGMI Goes To School” atau bisa disebut GTS yang sasarannya itu SD/MI. 
    Tujuan PGMI Goes To School ini adalah memberikan edukasi serta materi pembelajaran animasi yang berbentuk CD/DVD dengan konsep bermain sambal belajar yang tentunya menggunakan strategi yang menarik serta menyenangkan agar anak-anak tidak merasa bosan ataupun jenuh. Dalam kegiatan PGMI Goes To School ini kami juga membuka open donasi buku yang nantinya buku tersebut akan kami salurkan kepada sekolah SD/MI yang membutuhkan. Dalam kegiatan PGMI Goes To School yang dilaksanakan secara offline ini dibagi menjadi 2 part (bagian), pada PGMI Goes To School yang pertama dilaksanakan pada hari Rabu, 20 Juli 2022 ini, kami memilih sekolah MI NU ROWOLAKU sebagai tempat penerima penyaluran open donasi buku serta materi pembelajaran animasi yang berbentuk CD/DVD sebagai bentuk pengabdian kami kepada masyarakat. Dalam kegiatan GTS yang pertama ini kami datang langsung ke MI NU Rowolaku untuk belajar Bersama dan memberikan materi dari pembelajaran animasi yang sasarannya itu hanya kelas 5 dan 6, kemudian kami memberikan CD/DVD serta membuat pojok buku dari donasi buku. 
    Selanjutnya pada GTS part 2 ini kami memilih 10 SD/MI sebagai bentuk kegiatan pengabdian kami kepada masyarakat, dalam kegiatan ini kami hanya datang dengan memberikan CD/DVD serta sesi dokumentasi kepada 10 sekolah SD/MI tersebut. Harapan kami dengan adanya kegiatan PGMI Goes To School ini, dapat bermanfaat serta dapat digunakan dengan sebaik-baiknya. Kami berterima kasih kepada pihak yang sudah berdonasi serta seluruh pihak yang telah membantu menyukseskan kegiatan ini, tak lupa juga kami ucapkan terima kasih kepada MI NU Rowolaku serta 10 selah SD/MI yang kami kunjungi.
——————————————————————————————————
Reporter  : Mahrunisa Septiani
Editor       : Juwita Rini, M.Pd.
Redaktur : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi
Share:

Kamis, 21 Juli 2022

HMJ PGMI Laksanakan Evaluasi Tengah Periode Kepengurusan


    Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (HMJ PGMI), UIN Abdurrahman Wahid Pekalongan melaksanakan Evaluasi Tengah Periode dan progres report yang diselenggarakan di Kedungwuni Pekalongan pada Hari Kamis, tanggal 21 Juli 2022.
       Kegiatan ini dimulai pada pukul 09:00 dengan di hadiri seluruh pengurus HMJ PGMI 2022. Acara dimulai dengan pembukaan dengan sambutan oleh Ketua Penyelenggara dan Ketua HMJ, dilanjut dengan pemaparan dari perwakilan setiap Departemen, dalam pemaparan dari setiap departemen di temukan beberapa masalah yang berbeda-beda yang signifikan menghambat kinerja organisasi. Akhmad Dalil Rohman selaku ketua HMJ PGMI menganggap bahwa kegiatan ini penting sebab masing-masing pengurus pasti mempunyai dinamika permasalahan antar sesama maupun yang lainya, dan menganggap melalui forum ini dapat mendudukan masalah-masalah yang ada, mengkajinya bersama dan menemukan solusinya, membuka wadah bagi tiap pengurus untuk saling bertukar pikiran memberikan solusi bagaimana kinerja HMJ kedepanya, evaluasi ini juga penting untuk memperkuat sinergitas antar pengurus demi tercapainya tugas-tugas kelembagaan,
     Kegiatan ETP ini sangat baik di laksanakan dalam suatu kepengurusan karena kegiatan ini merupakan kegiatan yang open minded bagi seluruh pengurus HMJ PGMI, serta semoga kegiatan seperti ini berlangsung secara continue dan bagi pengurus diharapkan dapat intropeksi diri demi HMJ PGMI yang lebih baik kedepanya.

——————————————————————————————————
Reporter  : Kartika Dewi
Editor       : Aan Fadia Annur, M.Pd.
Redaktur : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi
Share:

Kamis, 14 Juli 2022

HMJ PGMI UIN KH. Abdurrahman Wahid adakan Ziaroh dan Tadabur Alam dalam rangkan mendekatkan diri kepada Allah SWT


         HMJ PGMI IAIN Pekalongan mengadakan 2 kali ziarah pada periode tahun 2022. untuk Ziarah yang pertama di lakukan pada tanggal 1 Juni 2022 di dua tempat yaitu makam Mbah Siti Ambariyah Bukur Kecamatan Bojong, dan makam Habib Abu Bakar bin Thoha bin Yahya Kayugeritan Kecamatan Karanganyar. Dan untuk yang kedua yaitu Ziarah dan Taddabur alam yang dilaksanakan pada tanggal 14 Juli 2022 di makam Mbah Maulana Maghribi dan Kyai Ageng Pekalongan Wonobodro Batang.  Dalam kaidah Hablumminallah kegiatan ziarah ini diadakan untuk tujuan sarana mendekatkan diri kepada Allah dan menambah keimananan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT, tak lupa dalam kaidah Hablumminannas kegiatan ziarah ini di lakukan untuk mempererat tali silaturahmi antar anggota HMJ PGMI IAIN Pekalongan. 

     Hukum ziarah sendiri untuk laki laki adalah sunnah, dan bagi perempuan sendiri ada perbedaan pendapat dari sebagian para ulama. Di antaranya ulama yang mengatakan bahwa ziarah kubur bagi wanita dilarang adalah Al-Imam Muhammad bin Muhammad Al-Abdary Al-Maliki, terkenal dengan sebutan  “Ibnu al-Hajj”. Ia berkata: “Dan selayaknya baginya (laki-laki) untuk melarang wanita-wanita untuk keluar ziarah kubur meskipun wanita-wanita tersebut memiliki makam (karena si mayat adalah keluarga atau kerabatnya) sebab As-Sunnah telah menghukumi/menetapkan bahwa mereka (para wanita) tidak diperkenankan untuk keluar rumah untuk ziarah kubur”.

     Sementara ulama yang menyatakan ziarah kubur bagi wanita boleh antara lain berpedoman pada hadits riwayat Imam Al-Bukhari meriwayatkan hadits dari Anas bin Malik RA bahwa: Rasulullah SAW melewati seorang wanita yang sedang berada di sebuah kuburan, sambil menangis. Maka Rasulullah SAW berkata padanya: “Bertaqwalah engkau kepada Allah SWT. dan bersabarlah.” Maka berkata wanita itu : “Menjauhlah dariku, engkau belum pernah tertimpa musibah seperti yang menimpaku”, dan wanita itu belum mengenal Nabi Muhammad SAW, lalu disampaikan padanya bahwa dia itu adalah Rasulullah SAW, ketika itu, ia bagai ditimpa perasaan seperti akan mati (karena merasa takut dan bersalah).

     kemudian wanita itu mendatangi pintu (rumah) Rasulullah SAW dan dia berkata: “Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku (pada waktu itu) belum mengenalmu,” maka Nabi SAW berkata: Sesungguhnya yang dinamakan sabar itu adalah ketika (bersabar) pada pukulan (cobaan) pertama.”

        Al-Bukhari memberi terjemah (judul bab) untuk hadits ini dengan judul “Bab tentang ziarah kubur,” menunjukkan bahwa beliau tidak membedakan antara laki-laki dan wanita dalam berziarah kubur.

     Al-Imam Al-Qurthubi berkata : “Laknat yang disebutkan di dalam hadits yang tidak membolehkan adalah bagi wanita-wanita yang memperbanyak ziarah karena bentuk lafazhnya menunjukkan mubalaghah (berlebih-lebihan)”. Dan sebabnya mungkin karena hal itu akan membawa wanita kepada penyelewengan hak suami, berhias diri belebihan dan akan memunculkan teriakan, erangan, raungan dan semisalnya. Jika semua hal tersebut tidak terjadi, maka tidak ada yang bisa mencegah untuk memberikan izin kepada para wanita untuk ziarah kubur, sebab mengingat mati diperlukan bagi laki-laki maupun wanita”.

    Sebenarnya, hukum ziarah kubur bagi laki-laki dan perempuan adalah sunnah. Sebab hikmah ziarah kubur adalah untuk mendapat pelajaran dan ingat akhirat serta mendoakan ahli kubur agar mendapat ampunan dari Allah SWT. Ziarah kubur yang dilarang adalah pemujaan, menyembah dan meminta-minta kepada penghuni kubur. Adapun hadits yang menyatakan larangan ziarah kubur bagi wanita itu telah dicabut dan hukum berziarah baik laki-laki maupun perempuan adalah sunnah. Dalam kitab Sunan at-Tirmidzi disebutkan: 

“Sebagian ahli ilmu mengatakan bahwa hadits itu (larangan ziarah kubur bagi perempuan) diucapkan sebelum Nabi SAW membolehkan untuk melakukan ziarah kubur. Setelah Rasulullah saw membolehkannya, laki-laki dan perempuan tercakup dalam kebolehan itu”. (Sunan At-TIrmidzi: 976)


——————————————————————————————————

Reporter  : Azmi Tsani Hasona

Editor       : Juwita Rini, M.Pd.

Redaktur : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi

Share:

Minggu, 19 Juni 2022

HMJ PGMI Adakan Pelatihan Media Pembelajaran Animasi sebagai Pengembangan Kreativitas Mahasiswa Modern

 


    Ahad, 19 Juni 2022 Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan mengadakan kegiatan Pelatihan Media Pembelajaran Animasi (MPA) secara offline di Gedung Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan, dengan mengusung tema yaitu “Pembelajaran Inovatif dengan Animasi Kreatif Masa Kini.” 
    Pelatihan Media Pembelajaran Animasi (MPA) ini merupakan salah satu program kerja dari Departemen Minat dan Bakat (DEMIT) HMJ PGMI UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Dengan menghadirkan narasumber nya yaitu Saudara M. Maladi Dainy Tara, S.Kom. Yang merupakan Tentor INASABA Pekalongan sekaligus seorang Desainer Grafis. Kami selaku Anggota Departemen Minat dan Bakat memberikan sasaran kegiatan tersebut kepada mahasiswa umum Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
    Media Pembelajaran Animasi adalah suatu media atau alat yang digunakan dalam pembelajaran berbentuk gambar bergerak bisa berupa video yang mana dapat menarik perhatian, menimbulkan perasaan senang serta menambah pengetahuan dan memotivasi siswa pada saat proses pembelajaran. Pelatihan Media Pembelajaran Animasi ini bertujuan terutama bagi mahasiswa UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan karena pada perkembangan zaman modern ini proses pembelajaran pasti banyak menggunakan media yang berbasis teknologi. Dimana salah satu media tersebut merupakan media animasi. Dan di dalam kegiatan Pelatihan Media Pembelajaran Animasi ini para Mahasiswa diajarkan membuat media animasi menggunakan media berbentuk ppt video guna menarik minat belajar siswa nantinya.
     Harapan diadakannya program kerja terbaru dari Departemen Minat dan Bakat (DEMIT) HMJ PGMI UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan ini, semoga dengan adanya pelatihan tersebut dapat meningkatkan kualitas para peserta dan khsusnya anggota HMJ PGMI UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan, dan apa yang di dapatkan bisa bermanfaat sehingga nanti kedepannya diharapkan kita bisa menjadi calon Guru Madrasah Ibtidaiyah yang dapat menerapkan pembelajaran animasi ini kepada para siswa dengan sebaik mungkin.

——————————————————————————————————
Reporter  :  Salisa Mawaddah
Editor       : Juwita Rini, M.Pd.
Redaktur : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi
Share:

Sabtu, 21 Mei 2022

HMJ PGMI UIN KH. Abdurrahman Wahid Menyelenggarakan Kegiatan Bedah Buku sebagai Acuan dan Juga Langkah Awal Penentu Masa Depan Mahasiswa

      HMJ PGMI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menyelenggarakan program kerja dari Departemen Keilmuan Peningkatan Mutu Mahasiswa yaitu Bedah Buku yang diselenggarakan pada 21 Mei 2022. Bedah Buku ini salah satu kegiatan mengungkapan kembali isi buku yang ditulis oleh penulis secara ringkas dengan memberikan saran terkait kekurangan dan kelebihan buku dengan demikian buku tersebut dijelaskan oleh pembedah dan dikomentari oleh pembaca serta peserta bedah buku. Pada Bedah Buku tahun 2022, kali ini bertemakan “Langkah Awalmu Penentu Masa Depanmu” dengan buku berjudul Membongkar Kesalahan Mahasiswa Di Semester Awal karya Muhamad Noor Fadillah, S.M. Kegiatan ini diikuti kurang lebih 500 peserta yang diselenggarakan secara daring via Zoom. Acara tersebut dipandu oleh salah satu mahasiswa PGMI IAIN Pekalongan yaitu Agung Widodo dan Muhamad Noor Fadillah, S.M sebagai Narasumber.

     Dalam pembicaraannya, narasumber memberikan pengetahuan sekaligus pengalamannya ketika menjadi mahasiswa yang baru masuk dalam perguruan tinggi. Hal ini sering terjadi pada mahasiswa yang melakukan kesalahan pada semester awal, karena belum mengerti mengenai culture di perguruan tinggi, serta banyak mahasiswa yang mengalami culture shock di semester awal. Hal seperti ini diharapkan untuk mahasiswa yang baru masuk di perguruan tinggi seluruh Indonesia dapat mengantisipasi perihal kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan mahasiswa di semester awal, agar mahasiswa baru dapat membuat planning yang matang untuk kedepannya serta masa depannya dalam menempuh program S1 tersebut.


——————————————————————————————————

Reporter  :  M. Fajri Islami

Editor       :  Juwita Rini, M.Pd.

Redaktur : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi


Share:

Kamis, 14 April 2022

HMJ PGMI Gelar MABARRAME Bersama Para Tutor Serta Staf Jurusan PGMI

 


MABARRAME  (Makan Bareng Rame-Rame)  suatu acara yang dilaksanakan pasca terselenggaranya kegiatan Tredingsimonth . Merupakan acara kesekian kalinya yang dilakukan setiap tahun oleh HMJ PGMI IAIN Pekalongan. Yang mana berisikan  acara Penutupan sekaligus silaturahmi kepada semua pihak yang bersangkutan atas terlaksananya kegiatan Tredingsimonth sebelumnya. Baik Panitia pelaksana, Tutor, Ketua Jurusan dan Wakil ketua Jurusan serta para pihak administrasi jurusan.

Didalam acara ini HMJ PGMI IAIN Pekalongan beserta semua pihak melakukan kegiatan berupa Buka Bersama yang bertempat di Sego Kucing Jogja (SKJ) Kandang Panjang, Kec. Pekalongan Utara, Kota Pekalongan. Yang dihadiri para tamu undangan diantaranya: Kepala Jurusan, Wakil Kepala Jurusan beserta Pihak Administrasi Jurusan.

Selain sebagai bentuk mempererat tali Silaturahmi dan sebagai acara penutupan.  MABARAME juga merupakan sarana interaksi yang positif untuk saling membimbing dan mengayomi antar seluruh angkatan HMJ PGMI IAIN Pekalongan dan Mahasiswa PGMI IAIN Pekalongan yang terlibat.

Harapannya semoga acara ini dapat meningkatkan kualitas dari Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah dan apa yang didapatkan semoga bermanfaat baik untuk tahun ini dan semuanya serta menjadi lebih baik untuk tahun yang akan datang.

——————————————————————————————————

Reporter  : Delliza Firdaus
Editor      : Juwita Rini, M.Pd.
Redaktur : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi


Share:

PGMI Mengabdi Untuk Masyarakat Melalui Tredingsimonth

 


Tredingsimonth (Pesantren During Siyam Month) memiliki makna Pesantren Selama Bulan Ramadhan, merupakan salah satu Program Kerja dari Departemen Agama dan Sosial HMJ PGMI IAIN Pekalongan.

Seperti kepanjangannya Tredingsimonth  merupakan suatu kegiatan berbau agama yang dilakukan selama Bulan Suci Ramadhan. Dengan penerapan yang dilakukan di sekolah-sekolah dengan tujuan edukasi pengetahuan agama bagi anak, menanamkan kebaikan sejak dini dan juga mengenalkan kegiatan dan Ilmu keagamaan kepada anak-anak. Dalam hal ini kami dari Departemen Agama dan Sosial HMJ PGMI IAIN Pekalongan memberikan sasaran kegiatan kepada anak-anak Sekolah Dasar (SD) maupun Madrasah Ibtidaiyah (MI).

Adapun SD/MI tersebut diantaranya: MI Wiroditan, SD N Kalibeluk 02, MI Wonopringgo 01, MIS Manbaul Huda Gumawang, MI NU Rowolaku, MIS NU Al-utsmani, SD N 02 Mayangan, dan SD N Warulor. Dengan Sasaran Tutor atau pengajar adalah Mahasiswa semester 2-6 dari Jurusan PGMI IAIN Pekalongan.

Pembelajaran yang kita sampaikan juga disesuaikan dengan materi dari pihak kurikulum sekolah yang beredar secara umum. Seperti kelas 3 dengan pembelajaran mengenai Isra mi'raj dan keutamaan Sholat. Kelas 4 dengan materi mengenai Rasulullah Saw dan Puasa. Sedangkan untuk kelas 5 kita terapkan materi Khilafaurrasyidin dan zakat. Yang dilaksanakan 3 hari selama Bulan Ramadhan.

Selain membawa banyak manfaat baik bagi anak-anak, Harapan diadakannya Program Kerja dari Departemen Agama dan Sosial HMJ PGMI IAIN Pekalongan ini juga untuk memberikan suatu kesempatan kepada para Mahasiswa/Mahasiswi PGMI IAIN Pekalongan untuk melatih Skill mereka dalam mengajar, sebagai kesempatan untuk memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam prospek kerja kedepannya. Karena Jurusan PGMI merupakan wadah untuk mencetak bibit seorang Pendidik, yang sepatutnya sifat dan perilakunya dapat menjadi teladan dan contoh yang baik bagi anak didiknya suatu hari nanti.


——————————————————————————————————
Reporter  : Delliza Firdaus
Editor      : Juwita Rini, M.Pd.
Redaktur : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi.




Share:

Sabtu, 02 April 2022

HMJ PGMI Tingkatkan Kreativitas Anggotanya Melalui Program Pelatihan Desain Grafis

 


Desain grafis merupakan sebuah media visual yang berguna untuk menyampaikan informasi dengan menggabungkan beberapa elemen-elemen menarik sebagai bahan pokoknya. Di era sekarang desain grafis bukanlah suatu hal yang sangat asing  lagi, desain grafis sendiri dapat membawa kita mengikuti arus perkembangan zaman. Pada saat ini desain grafis sangatlah penting apalagi jika dikaitkan dengan beberapa organisasi kampus yang bahkan setiap minggunya mengadakan kegiatan seperti seminar, webinar bahkan sidang terbuka. Terkait hal itu tentunya pasti membutuhkan sebuah kreativitas desain grafis guna menyampaikan informasi terkait kegiatan yang diadakan tersebut apalagi sekarang di era pandemi yang dimana penyampaian informasi melalu media visual lebih cepat diterima dan didapat.

Dikarenakan adanya alasan seperti di atas akhirnya Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah  IAIN Pekalongan  kemudian  mengadakan pelatihan desain grafis dengan tema “Membangun Kreativitas Anggota HMJ PGMI IAIN Pekalongan  pada Desain Grafis dalam  Menghadapi Era Teknologi” yang diadakan di Ruang 102 gedung Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan pada tanggal 2 April 2022. Pada acara pelatihan tersebut diisi oleh Roma Aristyanto S.Pd. yang juga merupakan demisioner Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Pekalongan  dan Dewan Eksekutif Mahasiswa FTIK IAIN Pekalongan dan juga dihadiri oleh masing-masing anggota dari setiap departemen yang ada di Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Pekalongan.

Dalam pembukaan acara tersebut di awali dengan menyanyikan lagu Hymne IAIN IAIN Pekalongan, Mars PGMI, serta lagu Indonesia Raya dan kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Dalam acara tersebut Roma Aristyanto S.Pd. mengisi acara dengan menggunakan aplikasi coreldraw dan mengajarkan bagaimana cara mengedit dengan coreldraw sembari memperkenalkan jenis-jenis icon yang ada di dalamnya sambil menerangkan kegunaan-kegunaanya. Pada awalnya yang diajarkan hanya membuat sertifikat penghargaan saja namun kemudian para anggota Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Pekalongan-pun diajarkan bagaimana cara membuat link dan cara mengatahui bagaimana tipe desain grafis yang bagus dan menarik.

Acara pelatihan desain grafis berjalan dengan baik dan lancar dan para anggota Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah yang mengikuti kegiatan terlihat sangat antusias dalam mengikuti kegiatan pelatihan desain grafis ini, karena di bantu oleh beberapa anggota departemen Jaringan Komunikasi dan Informasi Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Di setiap pemberiaan materi Roma Aristyanto S.Pd. selaku pemateri tak sungkan-sungkan memberikan sebuah candaan yang membuat situasi didalam ruangan tidak menjadi garing, terkadang bahkan ada beberapa anggota Himpunan  Mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah yang justru memberikan candaan balik kepada pemateri sehingga membuat suasana di dalam kelas sangat menyenangkan  setelah pemberian materi selesai acara pun ditutup dengan pembacaan doa dan kemudian dilanjutkan dengan sesi acara foto bersama seluruh anggota Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Pekalongan dengan pemateri.

Dengan diadakannya pelatihan desain grafis ini tidak lain adalah untuk memperkenalkan kepada anggota Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Pekalongan agar lebih mengerti tentang membuat desain grafis yang baik dan menarik karena pada era sekarang justru yang sangat dibutuhkan adalah media visual seperti desain grafis yang kegunaanya sangat banyak sekali. Adapun tak lain tujuan utama diadakan pelatihan ini adalah karena sekarang sudah era teknologi dan kita sebagai calon guru Madrasah Ibtidaiyah pasti kedepannya lebih ditekankan menggunakan ke kreativitasan kita dalam hal desain grafis untuk memaparkan materi didalam kelas untuk membuat anak didik kita nantinya lebih cepat memahami materi yang kita jelaskan dan  tidak merasa bosan  ketika menerima materi dari kita.


——————————————————————————————————

Reporter  : Anhar Khafid

Editor       : Aan Fadia Annur, M.Pd.

Redaktur : Departemen Jaringan, Komunikasi dan Informasi

Share:

Cari Blog Ini

Arsip Blog

Kritik & Saran

Nama

Email *

Pesan *